bukamata.id – Tim nasional Inggris harus puas berbagi poin setelah dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh Ghana pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di Stadion Boston, Amerika Serikat, pada Rabu (24/6/2026) menjadi panggung frustrasi bagi lini serang The Three Lions yang gagal membongkar taktik bertahan total wakil Afrika tersebut.
Hasil kacamata ini membuat peta persaingan di Grup L masih sangat cair. Inggris memang masih bertengger di puncak klasemen sementara dengan koleksi empat poin, namun Ghana terus menempel ketat di urutan kedua dengan raihan poin yang sama. Alhasil, penentuan dua tim yang berhak melaju ke babak 16 besar harus ditentukan hingga laga pamungkas grup.
Dominasi Semu The Three Lions
Sejak peluit pertama dibunyikan, Inggris langsung mengambil inisiatif serangan. Dimotori oleh kreativitas Jude Bellingham di lini tengah serta pergerakan Declan Rice dan Harry Kane, anak asuh Thomas Tuchel mengurung total area pertahanan Ghana.
Saking dominannya, Harry Kane dan kolega bahkan sempat mencatatkan penguasaan bola hingga 88 persen pada 18 menit pertama pertandingan. Di sisi lain, Ghana memilih bermain pragmatis dengan menumpuk hampir seluruh pemainnya di sepertiga lapangan sendiri demi menjaga kedisiplinan lini belakang.
Meski memegang kendali penuh, Inggris sangat minim kreativitas dalam menciptakan peluang bersih. Peluang terbaik di paruh pertama baru lahir pada menit ke-37 lewat skema umpan silang Noni Madueke yang disambut tandukan Declan Rice, namun bola masih melambung tipis di atas gawang Benjamin Asare. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Strategi Tuchel Mentok, Mistar Gawang Jadi Penyelamat Ghana
Memasuki paruh kedua, Thomas Tuchel belum mengubah komposisi pemainnya dan tetap mengandalkan intensitas serangan tinggi. Sayangnya, alur serangan Inggris cenderung monoton dan mudah dibaca oleh barisan bek The Black Stars.
Peluang beruntun sempat didapatkan oleh Madueke dan Anthony Gordon pada menit ke-58, tetapi penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat gol yang dinanti tak kunjung hadir. Demi memecah kebuntuan, Tuchel memasukkan darah segar termasuk Bukayo Saka, Marcus Rashford, hingga Nico O’Reilly.
Inggris nyaris saja memecah kebuntuan andai sepakan keras O’Reilly tidak membentur mistar gawang Ghana. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, papan skor tetap menunjukkan angka 0-0.
Pada laga penentu grup mendatang, Inggris dijadwalkan bersua Panama, sementara Ghana akan melakoni duel hidup-mati melawan Kroasia.
Susunan Pemain
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Djed Spence (Nico O’Reilly 66′), Ezri Konsa, Marc Guehi, Reece James; Declan Rice, Elliot Anderson; Jude Bellingham, Anthony Gordon (Bukayo Saka 65′), Noni Madueke (Marcus Rashford 83′); Harry Kane.
Ghana (4-3-3): Benjamin Asare; Jonas Adjetey, Gideon Mensah, Jerome Opoku, Marvin Senaya; Caleb Yirenkyi, Thomas Partey, Kwasi Sibo; Antoine Semenyo, Jordan Ayew (Adu 66′, Baba 90+5′), Inaki Williams (Abdul Fatawu 66′).
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








