Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran

Minggu, 5 Juli 2026 19:34 WIB

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Minggu, 5 Juli 2026 18:15 WIB

Argentina vs Cape Verde: Juara Bertahan Berhadapan dengan Tim yang Paling Mengejutkan

Minggu, 5 Juli 2026 17:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gabriel Mutombo Pilih Nomor 3 di Persib, Ini Alasannya Bikin Penasaran
  • Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa
  • Argentina vs Cape Verde: Juara Bertahan Berhadapan dengan Tim yang Paling Mengejutkan
  • Sengit! Inggris vs Meksiko, Duel Klasik yang Bisa Ubah Nasib di Piala Dunia 2026
  • Tak Terbendung! Irfan Hakim Borong 14 Penghargaan di Bogor Koi Show 2026
  • Belum Tutup Bursa Transfer, Bos Persib Bocorkan Masih Ada Kejutan Pemain Baru
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terdampak Kekeringan, Kabupaten Bogor Paling Parah Krisis Air Bersih

By Fahlevi MercedesSelasa, 26 September 2023 17:36 WIB2 Mins Read
Kabupaten Bogor
BPBD Jabar menyebut Kabupaten Bogor paling parah terdampak kekeringan. Foto ilustrasi: Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyatakan dampak kekeringan akibat kemarau paling parah terdapat di Kabupaten Bogor. Di mana kekeringan yang membuat krisis air bersih dirasakan di 155 desa.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar, Hadi Rahmat mengatakan, bukan hanya Kabupaten Bogor yang paling terdampak kekeringan. Krisis air bersih cukup parah pun dirasakan di Bekasi, Garut dan Cianjur.

“Di Kabupaten Bekasi juga ada 25 Desa, Kabupaten Cianjur dan Garut 23 desa yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau tahun ini,” kata Hadi, Selasa (26/9/2023).

Menurut Hadi, kekeringan yang mengakibatkan krisis air ini hampir merata di seluruh Jabar. Dari 18 daerah, kini kekerangan telah dirasakan 21 kabupaten/kota.

Baca Juga:  Ini Daftar Kendaraan yang Terlibat Kecelakaan Maut Truk di Exit Tol Bawen

Data kekeringan di kabupaten/kota itu dihimpun hingga 24 September 2024. Krisis air bersih dari 21 kabupaten/kota tersebar di 155 kecamatan dan 393 desa.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyaluran bersih itu tetap kita lakukan dengan menggunakan tanki-tanki air. Kita juga telah melibatkan semua stakeholder terkait (untuk ikut memberikan bantuan),” ujar Hadi.

Hadi menyebut, BPBD sudah mendistribusikan 7.379.980 liter air kepada masyarakat terdampak. Mengingat belum ada tanda-tanda perubahan cuaca, distribusi air pun terus dilakukan BPBD.

Baca Juga:  Pemprov Jabar dan 11 Pemda Jalin Kerjasama Terkait Potensi Daerah dan Peningkatan Pelayanan Publik

Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan penanganan kekeringan dari musim kemarau saat ini. Paling utama yang bakal dilakukan yaitu terus menyediakan air bersih untuk wilayah terdampak.

“Pemerintah akan terus berupaya agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tutur Hadi.

Sebelumnya, Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin mengatakan, wilayah kesulitan air bersih di Jabar ada 18. Jumlah ini mengalami peningkatan dari sebelumnya yang hanya 16 kabupaten dan kota saja.

Baca Juga:  Pegawai BUMN Disergap Densus 88, Begini Sosoknya di Mata Ketua RT

“Ada 18 kabupaten dan kota (terdampak kekeringan), pling terdampak ada di Kabupaten Indramayu, Bekasi, dan Sukabumi,” ujar Bey di Gedung Sate, Senin (18/9/2023).

Bey mengatakan, Pemprov Jabar tengah melakukan penanganan dengan memberikan bantuan air bersih di 18 kabupaten dan kota yang terdampak. Bantuan itu dipastikan sebagaian sudah disalurkan sejak beberapa hari kemarin.

“BPBD sudah menyalurkan 5,7 juta liter air (bersih) sampai saat ini ke berbagai kabupaten/kota. Jadi untuk kekurangan air dan sebagainya sudah dilakukan oleh BPBD,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPBD Jabar Featured Hadi Rahmat Kabupaten Bogor Kekeringan krisis air bersih
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gempar! Siapa Basri Kajang? Sosok Konsultan Politik yang Terseret Isu Hubungan dengan Bupati Gowa

Padam Listrik

PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari

Detik-Detik Mencekam! Pekerja 20 Tahun Tersetrum di Rigging Videotron Konser Bandung

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.