Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur

Selasa, 17 Maret 2026 01:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh

Senin, 16 Maret 2026 20:34 WIB

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Senin, 16 Maret 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
  • Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu
  • Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor
  • Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?
  • Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
  • Video VCS 21 Detik Mirip Maureen Worth Bareng Pria Dewasa Tersebar, Link Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tergilas Arus Sungai Cipaganti, Bangunan PAUD di Ciumbuleuit Roboh

By SusanaJumat, 23 Mei 2025 18:40 WIB2 Mins Read
Bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hadi runtuh setelah tebing di tepi Sungai Cipaganti terkikis arus. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Jumat siang (23/5/2025), memicu bencana longsor di kawasan padat penduduk, tepatnya di Gang Sukarisi, Jalan Ciumbuleuit, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap.

Insiden ini menyebabkan bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hadi runtuh setelah tebing di tepi Sungai Cipaganti terkikis arus.

Sebuah video amatir yang tersebar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik dramatis saat bangunan tersebut ambruk ke dalam sungai.

Terlihat dalam rekaman, kirmir atau dinding penahan tanah di bawah bangunan terkikis air sebelum akhirnya seluruh struktur bangunan runtuh dan hanyut oleh derasnya arus.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi, 1 Orang Tewas dan 7 Hilang

“Sekitar pukul 2 siang saat hujan sangat deras, tiba-tiba terdengar suara runtuhan yang sangat keras. Bangunan langsung ambruk,” ungkap Tety Kurniawati, pengelola PAUD Al-Hadi, yang saat itu berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada aktivitas belajar mengajar saat kejadian berlangsung. Tety menjelaskan bahwa seluruh perlengkapan PAUD telah diamankan ke dalam masjid yang berada di dekat lokasi.

“Tidak ada anak-anak atau guru di dalam bangunan. Kami sudah antisipasi dengan memindahkan kegiatan ke masjid untuk sementara,” tambahnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Kirim Utusan, Bantu Keluarga Korban Longsor di Garut

Menurut penuturan warga, longsor terjadi akibat tingginya debit air Sungai Cipaganti yang menerima limpahan air dari kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Air sungai yang tiba-tiba meluap menyebabkan tanah di bawah bangunan terkikis habis.

“Sudah ada retakan sebelumnya. Tapi air datang dari belakang masjid begitu besar, akhirnya tanahnya enggak kuat menahan bangunan,” jelas Tety.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung telah mengeluarkan peringatan dini terkait hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Mei.

Baca Juga:  Hujan Deras Picu Longsor Amblas Rumah Warga dan Banjir di Lembang

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan longsor.

Menanggapi kejadian ini, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa Pemkot akan meningkatkan pengawasan terhadap bangunan yang berada di kawasan rawan seperti bantaran sungai.

Ia menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk segera mendata dan menertibkan bangunan yang berdiri di atas aliran sungai.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Ini bukan semata-mata soal legalitas bangunan, tetapi menyangkut nyawa dan keselamatan bersama,” tegas Erwin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ambruk bangunan Ciumbuleuit hujan deras longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.