Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ di TikTok, Warganet Diingatkan Waspada Link Berbahaya

Rabu, 11 Maret 2026 05:00 WIB
Persib

Rekor Bersih Persib di Kandang dan Tantangan Zona Juara Menuju Laga Selanjutnya

Rabu, 11 Maret 2026 04:00 WIB

Masuk 21 Ramadhan! Cek Jadwal Imsakiyah Bandung Raya Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ di TikTok, Warganet Diingatkan Waspada Link Berbahaya
  • Rekor Bersih Persib di Kandang dan Tantangan Zona Juara Menuju Laga Selanjutnya
  • Masuk 21 Ramadhan! Cek Jadwal Imsakiyah Bandung Raya Hari Ini
  • H-3 Lebaran Jadi Puncak Arus Mudik, 8,9 Juta Warga Jabar Diperkirakan Berangkat
  • Jelajahi Jawa Lewat Lari! bank bjb Hadirkan “The Ultimate10K Series” di 4 Kota Besar Sepanjang 2026
  • Investor Serbu Sustainability Bond bank bjb, Permintaan Tembus Rp932,4 Miliar
  • Demi Anak! Desta Tutup Pintu untuk Wanita Lain, Isyarat Bakal Rujuk dengan Natasha Rizky?
  • bank bjb Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Lomba Lari Trail Semarang Mountain Race 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 11 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terkuak! Motif Pembunuhan Pelajar di Bandung, Sakit Hati Ibunya Dihina

By SusanaSenin, 22 Januari 2024 19:36 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bunuh diri. (Foto/Ilustrasi/istockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Motif pembunuhan pelajar oleh penjual cilor di Kabupaten Bandung akhirnya terkuak, dilatarbelakangi karena sakit hati ibunya dihina korban.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung bersama Unit Reskrim Polsek Pameungpeuk menangkap penjual cilor atas nama Parid Harja yang menganiaya Rizky Riadi (17) hingga tewas di Kabupaten Bandung.

Sebelumnya, geger mayat korban yang ditemukan di sodetan Sungai Cisangkuy, Desa Bojongkunci, Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan pada Sabtu sore oleh masyarakat setempat.

Warga mencium aroma menyengat di sodetan Sungai Cisangkuy hingga akhirnya menemukan mayat korban yang sudah membusuk.

Warga pun melaporkan penemuan jasad ini ke Polsek Pameungpeuk.

Baca Juga:  Ngigau Sebut Nama Istri, Ini Dugaan Motif Pembunuhan dan Mutilasi di Ciamis

“Jenazah sudah 7 hari dilihat dari historical riwayat dokter, setelah mengetahui identitas korban dilakukan penyelidikan dan bisa terungkap. Tanggal 21 pukul 03.00 pagi, sehingga tidak sampai 12 jam pelaku ditangkap dan didalami motifnya,” kata Kusworo di Mapolresta Bandung, Senin (22/1/2024).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ia mengatakan motif tersangka menganiaya korban hingga tewas dikarenakan sakit hati oleh omongannya terhadap ibu pelaku.

Tersangka yang emosi kemudian mencekik leher korban hingga tewas dan melakukan pemukulan.

Baca Juga:  Motif Penusukan di Gading Tutuka Soreang: Cemburu, Korban Selingkuh dengan Pacar Pelaku

“Motifnya tersangka sakit hati atas perkataan korban ketika korban mengatakan kata-kata tidak senonoh kepada ibu tersangka, maka tersangka emosi dan melakukan pencekikan ke korban,” jelasnya.

Korban yang sudah tidak bernapas, kemudian lanjut dipukuli oleh pelaku. Mengetahui korban meninggal dunia, pelaku lalu menunggu malam hari dan membawa jasadnya ke semak-semak yang berada tak jauh dari kediamannya.

“Mayat ditutupi semak belukar dari situ ditinggal, selang 7 hari kemudian diketahui jasadnya di sana dan setelah itu diketahui keluarga ada beberapa barang korban yang hilang,” ucapnya.

Baca Juga:  Tersangka Pembunuhan di Pacet Diringkus Polisi, Motif karena Sakit Hati

Adapun ponsel milik korban dijual tersangka, sehingga penadahnya pun ditangkap.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dan 365 tentang pencurian dengan kekerasan.

Pelaku juga dijerat pasal berlapis yakni pasal 80 ayat 3 tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

Sementara itu, kata Kusworo, antara korban dan pelaku ini saling mengenal. Dalam empat tahun terakhir, tersangka merupakan penjual cilor dan korban adalah pelanggannya.

“Teman sejak empat tahun lalu,” ungkapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

motif pembunuhan pelajar penjual cilor Sungai Cisangkuy
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Masuk 21 Ramadhan! Cek Jadwal Imsakiyah Bandung Raya Hari Ini

H-3 Lebaran Jadi Puncak Arus Mudik, 8,9 Juta Warga Jabar Diperkirakan Berangkat

The Ultimate10K Series Powered by bank bjb

Jelajahi Jawa Lewat Lari! bank bjb Hadirkan “The Ultimate10K Series” di 4 Kota Besar Sepanjang 2026

Investor Serbu Sustainability Bond bank bjb, Permintaan Tembus Rp932,4 Miliar

bank bjb Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Lomba Lari Trail Semarang Mountain Race 2026

bank bjb cirebon

Perkuat Ekonomi Pesisir, bank bjb Bekali Nelayan Cirebon Strategi Cerdas Kelola Keuangan

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
  • Viral Video ‘Chindo Adidas’, Ada Link Full 17 Menit?
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Ukhti Mukena Pink No Sensor Jadi Trending, Tapi Ini Risiko Serius di Balik Klik Link
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.