Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Davina Karamoy

Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan

Kamis, 19 Februari 2026 11:02 WIB
Ilustrasi emas antam

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24

Kamis, 19 Februari 2026 10:54 WIB

Bukan Akhir Segalanya! Marc Klok Janji Persib Bakal Kembali Lebih Kuat

Kamis, 19 Februari 2026 10:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan
  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24
  • Bukan Akhir Segalanya! Marc Klok Janji Persib Bakal Kembali Lebih Kuat
  • Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati
  • Dramatis! Persib Menang 1-0 tapi Gagal Lolos, Ratchaburi FC Hentikan Mimpi di ACL 2
  • 7 Ide Menu Buka Puasa Rumahan yang Bikin Nagih, Sehat dan Gak Pake Ribet!
  • Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa
  • THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ternyata Ini yang Bikin Bunga Bangkai Keluarkan Bau Menyengat

By Aga GustianaMinggu, 29 Desember 2024 22:59 WIB2 Mins Read
Bunga Bangkai. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para ahli akhirnya menemukan tentang bagaimana secara kimiawi Bunga Titan Arum (Amorphophallus titanium) alias Bunga Bangkai mengeluarkan bau menyengat.

Sebelumnya para ahli kebingungan tentang hal tersebut. Namun misteri itu sekarang dilaporkan terpecahkan berkat penelitian baru dari tim di Dartmouth College di New Hampshire, Amerika Serikat.

Diketahui, sesuai julukannya, Bunga Bangkai asli hutan hujan Sumatra di Indonesia. Tanaman tropis raksasa ini hidup selama beberapa dekade dan tumbuh lebih dari 3 meter.

Dari hasil penelitian yang diterbitkan 4 November di PNAS Nexus, bau busuk dari Bunga Bangkai berasal dari senyawa organik, dikombinasikan dengan proses biologis yang biasanya hanya ditemukan pada hewan.

Baca Juga:  Simbol Penghargaan dan Solidaritas, Suporter Madura United Persembahkan Bunga Mawar untuk Steward

Siklus mekar Bunga Bangkai ini setiap lima hingga tujuh tahun sekali. Dalam beberapa hari, lapisan kelopak merah tua yang berjumbai terbuka.

Secara teknis, Bunga Bangkai tidak tunggal, ia mengandung beberapa bunga lebih kecil dalam tangkai yang dikenal sebagai spadix.

Spadix akan menghangat hingga 6,6 derajat celcius lebih tinggi dari suhu sekitar usai terpapar penyerbuk potensial, proses ini disebut termogenesis.

Setelah itu, Bunga Bangkai mulai mengeluarkan zat kimia sulfur yang dimaksudkan untuk menarik lalat dan serangga lainnya.

Baca Juga:  Tahun 2023, Laba Bank BJB Turun Hampir 30 Persen

Termogenesis ini umumnya terjadi pada hewan dan sangat jarang terjadi pada tumbuhan. Hal inilah yang membuat para ahli sempat kebingungan misteri bau menyengat Bunga Bangkai.

Untuk memecahkannya, ilmuwan pun meneliti Bunga Bangkai berusia 21 tahun Dartmouth, dijuluki Morphy, terakhir mekar di 2016 dan 2022.

Di kedua kesempatan itu, peneliti yang dipimpin profesor ilmu biologi G. Eric Schaller mengumpulkan sampel jaringan dan daun untuk analisis urutan RNA.

“Ini membantu kita melihat gen mana yang aktif secara spesifik saat apendiks memanas dan mengeluarkan bau,” jelasnya.

Baca Juga:  5 Toko Bunga di Bandung, Cocok Untuk Rayakan Hari Spesial

Mereka mengidentifikasi apa yang memicu termogenesis bunga bangkai serta penyebab kimia spesifik di balik baunya.

Saat bunga mulai mekar, rupanya ada ekspresi gen lebih besar yang terlibat dalam transportasi dan metabolisme sulfur, serta gen yang mengkodekan pembentukan protein yang terlibat dalam termogenesis tanaman, disebut oksidase alternatif.

Para peneliti juga menemukan kadar tinggi asam amino yang disebut metionina yang baunya sangat tidak sedap.

“Studi kami menyoroti perubahan dinamis yang terjadi dalam ekspresi gen hanya dalam beberapa hari selama bunga bangkai berbunga,” tulis para peneliti.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bau Bunga bunga bangkai tumbuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Davina Karamoy

Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan

Ilustrasi emas antam

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24

7 Ide Menu Buka Puasa Rumahan yang Bikin Nagih, Sehat dan Gak Pake Ribet!

Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa

Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit

Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.