Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya: Jam Tayang dan Link Live Streaming

Kamis, 6 Agustus 2026 15:40 WIB
Ilustrasi bayi

Viral Penemuan Bayi 8 Bulan di Pangandaran, Sejumlah Warga Berebut Adopsi

Kamis, 6 Agustus 2026 15:21 WIB

Pria Asal Cimahi Diringkus Polisi Gara-gara Edit Video Prabowo Pakai AI

Kamis, 6 Agustus 2026 15:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya: Jam Tayang dan Link Live Streaming
  • Viral Penemuan Bayi 8 Bulan di Pangandaran, Sejumlah Warga Berebut Adopsi
  • Pria Asal Cimahi Diringkus Polisi Gara-gara Edit Video Prabowo Pakai AI
  • PT BDS Pastikan Hak Vendor Dibayar, Dana Pailit PT CFR Disalurkan 100 Persen
  • Persija vs Arema FC Berebut Juara 3 Piala Presiden 2026, Ada Hadiah Rp2,5 Miliar!
  • Bukan Cuma Tempat Wisata, Ini Deretan Kuliner Bandung yang Wajib Masuk Wishlist
  • The Real ‘Madura All Around The World’, Jualan Gado-gado Nyempil di Jabal Khandamah Arab Saudi!
  • Ngeri! Truk Batu Bara Patah As di Rancabali Bandung, 6 Kendaraan Saling Hantam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tahun 2023, Laba Bank BJB Turun Hampir 30 Persen

By SusanaRabu, 6 Maret 2024 10:00 WIB3 Mins Read
Ilustrasi penurunan pendapatan. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pada tahun 2023, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB mendapat tekanan dari beban bunga yang menyebabkan pendapatan bunga bersih perusahaan mengalami koreksi.

Bank BJB mencatat laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik senilai Rp 1,78 triliun, turun 29,58% secara tahunan (yoy).

Mengutip dari laporan keuangan, BJB mengantongi pendapatan bunga senilai Rp 14,26 triliun, naik 4,57% yoy. Namun, beban bunga BJB juga melesat 37,63% yoy menjadi Rp 7,19 triliun.

Alhasil pendapatan bunga bersih bank terkoreksi 15,98% yoy menjadi Rp 7,06 triliun.

Selain itu, di periode yang sama kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) juga naik tinggi, yakni lebih dari tiga kali lipat atau dari Rp 210,78 miliar menjadi Rp 745,66 miliar.

Tingginya beban dana perusahaan juga terlihat dari merosotnya margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) bank sebesar 97 basis poin (bps) menjadi 4,89%.

Mengenai hal ini, Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan, bahwa tahun lalu merupakan periode di mana bank harus berhadapan dengan kenaikan biaya dana. Selain itu, bank juga senantiasa berupaya menjalankan bisnis sembari menjaga tekanan terhadap provisioning.

“Tahun 2023 menjadi tahun konsolidasi di mana kami senantiasa berupaya menjalankan bisnis dan operasional bank dengan aktivitas yang pruden agar tidak memberikan tekanan terhadap provisioning yang harus dibukukan dan aktivitas yang efisien agar tidak memberikan tekanan terhadap OPEX, mengimbangi biaya dana yang tekanannya terasa sepanjang tahun 2023,” ujarnya melalui keterangan resminya, Selasa (5/3/2024).

Diketahui, Bank BJB saat ini tengah dalam upaya mengonsolidasikan sejumlah BPD ke dalam kelompok usaha bank (KUB). Dalam hal ini, BPD Bengkulu telah resmi masuk dalam kelompok Bank BJB.

Bank BJB juga telah menjalin komitmen KUB dengan Bank Jambi, Bank Maluku Malut dan Bank Sultra yang telah menandatangani Letter of Intent untuk bersinergi dalam kerangka KUB pada 29 September 2022.

Terbaru, Bank BJB sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Sultra untuk melangkah lebih lanjut dalam kerangka KUB pada 4 Maret 2024.

“Dengan bergabungnya keempat BPD tersebut, kami melihat Bank BJB secara grup akan lebih berperan dalam industri perbankan nasional dengan menjadi 10 besar perbankan berdasarkan total aset secara konsolidasi,” ucapnya.

Adapun per Desember 2023, Bank BJB mencatat dana pihak ketiga (DPK) naik 4,17% yoy menjadi Rp 136,61 triliun. Komponen giro mengalami kontraksi 10,88% yoy menjadi Rp 22,9 triliun.

Pada periode yang sama tabungan melesat 16% yoy menjadi Rp 33,64 triliun, sedangkan deposito tercatat Rp 80,06 triliun, naik 4,75% yoy.

Dari sisi fungsi intermediasi, BJB mencatat kredit Rp 125,08 triliun, naik 8,05% yoy. Capaian ini mendorong aset bank tumbuh 3,89% yoy menjadi Rp 188,29 triliun.

Pertumbuhan kredit masih diiringi dengan kualitas aset yang terjaga di bawah 2%. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross per Desember 2023 sebesar 1,35% dan NPL net 0,75%.

Bank juga tercatat memiliki rasio permodalan yang terbilang kuat atau 20,05%

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bank bjb bjb Bunga laba pendapatan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi bayi

Viral Penemuan Bayi 8 Bulan di Pangandaran, Sejumlah Warga Berebut Adopsi

Pria Asal Cimahi Diringkus Polisi Gara-gara Edit Video Prabowo Pakai AI

PT BDS Pastikan Hak Vendor Dibayar, Dana Pailit PT CFR Disalurkan 100 Persen

Ngeri! Truk Batu Bara Patah As di Rancabali Bandung, 6 Kendaraan Saling Hantam

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Nama Penerima PKH dan BPNT dengan NIK KTP

Sekolah Digembok, Ratusan Siswa SDN 026 Bojongloa Bandung Dipulangkan Paksa

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.