Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

Jumat, 20 Februari 2026 02:00 WIB
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Teror Macan Tutul di Permukiman Pacet Berakhir, Tiga Warga Jadi Korban

By SusanaKamis, 5 Februari 2026 16:01 WIB2 Mins Read
Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat bersama Polsek Pacet, aparat Desa Maruyung dan warga mengevakuasi seekor macan tutul yang sempat berkeliaran di kawasan permukiman Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis (5/2/2026). Foto Agi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seekor macan tutul yang sempat masuk ke kawasan permukiman warga di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil ditangkap dalam kondisi hidup oleh pihak terkait. Penangkapan dilakukan setelah satwa liar tersebut sempat menyerang warga dan menimbulkan korban luka.

Kepala Desa Maruyung, Apen Supendi, mengatakan peristiwa kemunculan macan tutul terjadi pada Kamis pagi, 5 Februari 2026. Satwa buas tersebut diperkirakan berukuran kurang lebih sebesar kambing dan sempat berkeliaran di area permukiman warga.

“Macan tutul tersebut sempat menyerang warga sebelum akhirnya berhasil ditangkap. Saat ini sudah diamankan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Apen.

Akibat kejadian itu, tiga orang warga mengalami luka gigitan dan harus mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan data Puskesmas Pacet, korban pertama bernama Ujang Anis (42) mengalami luka gigitan di tangan kanan saat hendak membeli jajanan ke warung. Ia harus menjalani penjahitan sebanyak sembilan jahitan.

Baca Juga:  Macan Tutul Pacet Sehat dan Responsif, BBKSDA Jabar Siapkan Pelepasliaran Aman

Korban kedua, Dede Juheri (44), mengalami luka gigitan di tangan kanan ketika berusaha menolong korban pertama dan mendapatkan lima jahitan. Sementara korban ketiga, Imron Rosadi (38), juga mengalami gigitan di tangan kanan dengan luka yang memerlukan tiga jahitan.

Seluruh korban saat ini dilaporkan dalam kondisi stabil dan tidak mengalami keluhan lanjutan setelah mendapat perawatan medis. Petugas kesehatan telah melakukan penanganan berupa pembersihan luka menggunakan cairan NaCl, pemberian obat-obatan, serta tindakan penjahitan sesuai prosedur medis.

Baca Juga:  Heboh! Macan Tutul Muncul di Pasar Maruyung Pacet, Serang 2 Warga

Selain itu, pihak Puskesmas Pacet juga melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat, serta melaporkan kejadian tersebut ke Puskeswan Pacet sebagai bagian dari langkah antisipasi lanjutan.

Baca Juga:  Detik-detik Mencekam! Ujang Anis Lawan Macan Tutul Demi Lindungi Anak-anak

Sementara itu, macan tutul yang menyerang warga dilaporkan berhasil ditangkap hidup-hidup dan saat ini dalam penanganan pihak berwenang. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta mencegah kejadian serupa terulang kembali di wilayah tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Desa Maruyung Pacet korban gigitan macan tutul macan tutul ditangkap hidup macan tutul masuk permukiman macan tutul Pacet serangan satwa liar Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.