bukamata.id – Pemerintah kembali menyalurkan tiga program bantuan sosial (bansos) pada bulan November 2025. Melalui Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan ini akan diterima oleh 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hasil pembaruan Badan Pusat Statistik (BPS).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa bansos ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
“Penyaluran bansos November ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan atau sembako, serta Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) atau BLT Kesra,” ujar Gus Ipul dalam keterangan resmi Kemensos, Jumat (31/10/2025).
Jenis dan Besaran Bansos November 2025
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Diterima oleh keluarga prasejahtera dengan kriteria tertentu, seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
- Pencairan dilakukan secara tahap keempat (Oktober–Desember 2025).
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Sembako
- Diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang bisa digunakan untuk membeli bahan pokok di e-warung.
- Penyaluran telah dimulai untuk sekitar 14 juta KPM reguler.
- Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) / BLT Kesra
- Diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan (Oktober–Desember 2025).
- Total bantuan mencapai Rp900 ribu per KPM.
- Pencairan mulai dilakukan minggu pertama November bagi 14 juta KPM tambahan yang baru terdaftar.
Saluran Penyaluran Bansos
Kemensos menggunakan dua jalur utama dalam proses distribusi dana bansos:
- Bank Himbara
Penyaluran dilakukan melalui bank-bank milik negara seperti BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Penerima dapat menarik bantuan melalui ATM atau agen bank sesuai jadwal pencairan di wilayah masing-masing. - PT Pos Indonesia
Digunakan untuk daerah yang belum memiliki akses perbankan.
Gus Ipul menyebut, “Penyaluran lewat PT Pos akan dimulai akhir pekan ini hingga awal pekan depan. Saat ini kami sedang melakukan konsolidasi data sekitar 700 ribu penerima baru.”
Cara Cek Status Penerima Bansos November 2025
Pemerintah menyediakan dua cara mudah bagi masyarakat untuk memeriksa apakah mereka termasuk penerima bansos:
1. Melalui Situs Resmi Kemensos
Langkah-langkah:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai domisili
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha untuk verifikasi
- Klik tombol “Cari Data”
Jika hasilnya menampilkan “YA”, berarti Anda terdaftar sebagai penerima bantuan.
Apabila muncul “TIDAK”, berarti data Anda belum masuk dalam daftar penerima periode ini.
2. Melalui Aplikasi “Cek Bansos” di HP
Langkah-langkah:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buat akun dengan mengisi NIK, nama lengkap, dan alamat email aktif
- Unggah foto KTP dan swafoto sambil memegang KTP untuk verifikasi
- Setelah akun aktif, buka menu “Cek Bansos”
- Masukkan data diri dan tekan “Cari Data” untuk mengetahui status penerimaan
Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk memantau penyaluran bansos terbaru dan mengajukan keluhan jika ada data yang belum sesuai.
Pesan dari Kemensos
Kemensos mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan kanal resmi untuk mengecek informasi bansos, baik melalui situs web maupun aplikasi.
“Pastikan data diri sesuai dengan yang ada di Dukcapil dan jangan percaya pada pesan berantai atau tautan tidak resmi yang mengatasnamakan Kemensos,” tegas Gus Ipul.
Kesimpulan
Tiga jenis bantuan sosial—PKH, sembako, dan BLT Kesra—mulai cair pada November 2025 untuk lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat. Dengan kemudahan akses digital, masyarakat kini dapat memeriksa status pencairan langsung melalui HP, tanpa harus datang ke kantor desa atau kelurahan.
Pantau terus situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos agar tidak ketinggalan jadwal pencairan terbaru.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









