Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Saling Lapor! Tak Hanya Jadi Korban, Bro Ron Kini Dituduh Lakukan Rasisme dan Penganiayaan

Rabu, 6 Mei 2026 17:20 WIB

Viral! Modus Baru Pencurian Motor di Lembang, Pura-Pura Jadi Pembeli

Rabu, 6 Mei 2026 17:00 WIB

Geger Aksi SPPG Ujungberung Bandung Merokok Saat Live TikTok, Netizen Pertanyakan Kebersihan Menu MBG

Rabu, 6 Mei 2026 16:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saling Lapor! Tak Hanya Jadi Korban, Bro Ron Kini Dituduh Lakukan Rasisme dan Penganiayaan
  • Viral! Modus Baru Pencurian Motor di Lembang, Pura-Pura Jadi Pembeli
  • Geger Aksi SPPG Ujungberung Bandung Merokok Saat Live TikTok, Netizen Pertanyakan Kebersihan Menu MBG
  • Kabar Gembira! Gaji ke-13 ASN & Pensiunan 2026 Cair Juni, Cek Rincian Nominal Terbarunya
  • Bursa Transfer Memanas! Pemain Timnas Abroad Disebut Beri Sinyal ke Persib
  • Dedi Mulyadi Pasang Badan, Temui Orang Tua Siswi Korban Cukur Paksa di Garut
  • Peringatan Keras! Bobotoh Dilarang Nyetadion di Laga Persija vs Persib di Samarinda
  • Tekan Penyakit Kronis di Bandung, Farhan Tekankan Gaya Hidup Besih dan Sehat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 6 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

1,9 Juta Keluarga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos: Pemerintah Perketat Penyaluran PKH dan BPNT

By Aga GustianaKamis, 26 Juni 2025 09:30 WIB3 Mins Read
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos. (Foto: Hasil AI/ChatGPT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah mencoret sekitar 1,9 juta keluarga dari daftar penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada triwulan II tahun ini. Keputusan ini diambil setelah dilakukan validasi data secara menyeluruh oleh Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menggunakan basis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa pencoretan ini menyasar kelompok “inclusion error” — yaitu warga yang tidak seharusnya menerima bantuan, namun selama ini masih tercatat sebagai penerima aktif.

“Hasil verifikasi lapangan menunjukkan lebih dari 1,9 juta penerima tidak lagi memenuhi syarat. Mereka seharusnya tidak menerima bansos, namun telah terdata selama bertahun-tahun,” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Senin (2/6/2025).

Baca Juga:  Bansos Cair September 2025: Jadwal dan Besaran Terbaru untuk PKH, BPNT, PIP, dan KIP Kuliah

Data Lebih Akurat, Anggaran Lebih Efisien

Kepala BPS Amalia Adininggar menjelaskan bahwa dari total 6,9 juta keluarga yang diverifikasi ulang, sekitar 27% dinyatakan tidak layak. Langkah pembersihan data ini dinilai penting untuk memastikan bahwa bansos benar-benar menjadi stimulus ekonomi yang tepat sasaran.

“Dengan menghapus inclusion error, kami ingin menjadikan bantuan sosial lebih akurat dan menghindari pemborosan anggaran negara,” tegas Amalia.

Setelah penyisiran ini, jumlah penerima aktif PKH dan BPNT kini berada di angka 16,5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang dianggap lebih representatif dan terkendali.

Masalah Gagal Salur Masih Jadi Tantangan

Selain persoalan data, penyaluran bansos juga terkendala kendala teknis. Tercatat sebanyak 768.381 KPM mengalami gagal salur akibat masalah rekening, seperti ketidaksesuaian data dan rekening tidak aktif. Hingga akhir Juni, 405.232 KPM telah berhasil menerima dana bantuan, sedangkan sisanya masih dalam proses penyelesaian dengan pihak bank dan otoritas terkait.

Baca Juga:  Cara Cek Penerima Bansos Oktober Lewat NIK KTP, Mudah dan Cepat

Warga Tak Terdata Tapi Berhak? Gunakan Aplikasi Cek Bansos

Bagi masyarakat yang merasa layak menerima bantuan namun belum terdaftar, pemerintah menyediakan fitur “Daftar Usulan” melalui aplikasi Cek Bansos. Masyarakat cukup mengunduh aplikasi, masuk ke menu usulan, mengisi data, dan memilih jenis bantuan yang diinginkan.

Jika lolos proses verifikasi dan validasi, bantuan akan dicairkan pada periode berikutnya.

Penebalan Bansos Rp200 Ribu per Bulan

Dalam upaya memperkuat daya beli masyarakat, pemerintah juga menambahkan penyaluran bansos sebesar Rp200 ribu per bulan selama Juni dan Juli. Tambahan ini diberikan kepada 18,3 juta KPM penerima BPNT/Sembako, sehingga total bantuan yang diterima bisa mencapai Rp1 juta per KPM bila digabung dengan PKH.

Baca Juga:  Lengkap! Simak Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Via HP Terbaru Bulan Ini

Realisasi Hingga Saat Ini:

  • PKH telah tersalurkan ke 8,04 juta KPM (80,43%)
  • BPNT/Sembako tersalurkan ke 15,15 juta KPM (82,95%)
  • Dalam proses: 1,94 juta KPM untuk PKH dan 2,72 juta KPM untuk BPNT

Penyaluran Lebih Tepat, Tapi PR Masih Panjang

Pemerintah menegaskan bahwa penghapusan penerima yang tidak layak adalah bagian dari upaya memperbaiki sistem bantuan sosial agar lebih adil dan tepat sasaran. Meski demikian, tantangan validasi data dan penyelesaian teknis penyaluran masih menjadi pekerjaan rumah besar di lapangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aplikasi cek bansos bansos 2025 BPNT pencabutan penerima bantuan PKH validasi data bansos
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Saling Lapor! Tak Hanya Jadi Korban, Bro Ron Kini Dituduh Lakukan Rasisme dan Penganiayaan

Viral! Modus Baru Pencurian Motor di Lembang, Pura-Pura Jadi Pembeli

Geger Aksi SPPG Ujungberung Bandung Merokok Saat Live TikTok, Netizen Pertanyakan Kebersihan Menu MBG

Dedi Mulyadi Pasang Badan, Temui Orang Tua Siswi Korban Cukur Paksa di Garut

Tekan Penyakit Kronis di Bandung, Farhan Tekankan Gaya Hidup Besih dan Sehat

Langkah Baru Wali Kota Bandung: Siswa Wajib Aktif Bergerak 3 Kali Sepekan

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Buru Link Video Batang Membara Viral ‘Rp250 Juta’, Polisi Bongkar Modus Telegram Misterius
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.