Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB

GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija

Sabtu, 12 September 2026 04:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Sabtu, 12 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
  • September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan
  • Pernah Bobol Persija, Balsa Sekulic Kini Bidik Gol Lagi di SUGBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tinjau Bendungan Cipanas, Dedi Taufik Pastikan Pemanfaatan Optimal untuk Pertanian Indramayu

By SusanaSenin, 14 Oktober 2024 09:30 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bendungan Cipanas, yang terletak di Kabupaten Sumedang, diresmikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada 9 Juli 2024. Keberadaan proyek infrastruktur ini menjadi harapan baru bagi sektor pertanian di Kabupaten Indramayu.

Dengan kapasitas maksimal 250 juta kubik, bendungan ini berfungsi untuk mengairi lahan pertanian seluas 6.000 hektar, terutama di Kecamatan Terisi, Losarang, dan Kandanghaur, serta berpotensi untuk menambah 3.000 hektar lahan lainnya.

Saat ini, pengisian bendungan ditargetkan akan selesai pada awal tahun 2026.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Indramayu, Dedi Taufik, telah meninjau lokasi untuk memantau kondisi terkini dan melanjutkan koordinasi dengan pengelola Bendungan Cipanas.

Baca Juga:  Warga Indramayu Tumpah Ruah Hadiri Konser Jabar Bahagia

Selain itu, ia juga mengunjungi Bendungan Salam Darma dan Waduk Cipancuh.

“Pertengahan pekan lalu, saya meninjau lokasi dan berkoordinasi dengan pihak pengelola. Kami ingin memastikan lahan pertanian yang memanfaatkan bendungan ini tidak menghadapi kendala,” ujar Dedi Taufik.

Dedi menjelaskan, lahan pertanian di wilayah Tengah, terutama di Kecamatan Terisi, Losarang, dan Kandanghaur, saat ini bergantung pada saluran dari Cipelang.

Kehadiran Bendungan Cipanas diharapkan dapat memberikan manfaat hingga ke hilir.

Baca Juga:  Kembangkan Pertanian Modern, Pemkab Indramayu Siapkan Lahan 10 ribu Hektare di Lima Kecamatan

“Kami ingin memastikan lahan pertanian tetap produktif, sehingga para petani tidak mengalami gagal panen atau gagal tanam di masa depan,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa kondisi pertanian Indramayu untuk musim tanam I (rendeng) saat ini masih aman berkat musim hujan.

Namun, perhatian khusus diarahkan pada musim tanam II (gadu) yang akan datang setelah hujan berakhir.

“Kita akan memaksimalkan sumber air dari saluran Cipelang, Cipanas, Cipancuh, dan Salam Darma,” tegas Dedi Taufik.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto menegaskan bahwa pemerintah daerah segera menuntaskan semua kebutuhan pengairan untuk lahan pertanian.

Baca Juga:  Samsat Digital, Inovasi Pemprov Jabar yang Dipuji Jokowi hingga Jadi Inspirasi di Sejumlah Provinsi

Program Rentang Irrigation Modern System (RIMS) masih dalam tahap penyelesaian untuk saluran Cipelang dan saluran lainnya.

“Beberapa hari lalu, kami mengunjungi Bendungan Cipanas untuk berkoordinasi dan mendapatkan penjelasan langsung dari pengelola. Kami berharap ada percepatan dalam penanganan irigasi ini agar kasus gagal panen dan gagal tanam dapat dihindari,” kata Sugeng.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Taufik Indramayu pertanian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.