Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rekonstruksi Kasus YTR Digelar Tertutup, Libatkan Enam Lokasi Kejadian

Kamis, 2 Juli 2026 12:32 WIB

Tanpa Jaminan! Ini Syarat Terbaru dan Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta

Kamis, 2 Juli 2026 12:25 WIB

Skenario Gila 16 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Ditantang Sang Pembunuh Raksasa, Maroko Kepung Tuan Rumah

Kamis, 2 Juli 2026 12:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekonstruksi Kasus YTR Digelar Tertutup, Libatkan Enam Lokasi Kejadian
  • Tanpa Jaminan! Ini Syarat Terbaru dan Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta
  • Skenario Gila 16 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Ditantang Sang Pembunuh Raksasa, Maroko Kepung Tuan Rumah
  • Link Jadwal Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026, Simak Prediksi Skor dan Susunan Pemain
  • Rumor Persib Rekrut Osmar Loss Vieira Menguat, Nasib Igor Tolic Jadi Tanda Tanya
  • Update Harga Emas Galeri24 2 Juli 2026, Cek Harga Jual dan Buyback Terbaru Lengkap
  • Ada yang Cair Rp600 Ribu Sekaligus, Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Cair Juli 2026
  • Ini 10 Negara yang Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tolak Kenaikan Pajak UMKM, Rafael Situmorang: Negara Harus Beri Stimulus Bukan Beban!

By Putra JuangMinggu, 7 Juni 2026 08:54 WIB3 Mins Read
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang, mengkritik kebijakan kenaikan pajak yang dinilai berpotensi membebani pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan. Menurutnya, kebijakan perpajakan seharusnya berpihak pada kelompok usaha kecil yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Rafael saat membahas implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dalam wawancara pada Jumat (5/6/2026).

Menurut Rafael, kondisi ekonomi saat ini sedang menghadapi berbagai tekanan, mulai dari menguatnya nilai tukar dolar hingga menyempitnya lapangan kerja di sektor formal. Di tengah situasi tersebut, sektor informal dan UMKM justru menjadi ruang bertahan bagi banyak masyarakat untuk memperoleh penghasilan.

“Ketika sektor formal lapangan kerjanya terbatas, sektor informal justru membesar. Ini tantangan yang luar biasa. Karena itu negara seharusnya memberikan stimulus, bukan malah menambah beban,” ujarnya.

Baca Juga:  Pengawasan APBD 2026, Rafael Situmorang Pastikan Manfaat Belanja Sosial Tepat Sasaran

Rafael menilai kebijakan yang meningkatkan beban pajak bagi UMKM bertentangan dengan semangat keadilan sosial yang menjadi salah satu tujuan utama Pancasila. Menurutnya, pelaku usaha kecil memiliki kapasitas ekonomi yang berbeda dengan kelompok usaha besar sehingga tidak tepat apabila diberlakukan pendekatan yang sama.

“Kalau berbicara keadilan sosial, bukan berarti semua diperlakukan sama rata. UMKM penghasilannya tidak sebesar konglomerat. Justru mereka harus mendapatkan dukungan dan insentif dari negara,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa konsep keadilan sosial dalam Pancasila tidak hanya berbicara mengenai pemerataan, tetapi juga keberpihakan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan agar memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Baca Juga:  Soroti Isu Stunting hingga Anggaran Sampah yang Minim, DPRD Jabar Beri 83 Catatan untuk KDM

Menurut Rafael, pemerintah perlu mempertimbangkan kebijakan yang lebih mendorong pertumbuhan usaha kecil dibandingkan menambah beban fiskal yang berpotensi menghambat perkembangan sektor tersebut.

Selain itu, Rafael juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih terjadi di Indonesia. Ia menilai sebagian besar aset ekonomi masih terkonsentrasi pada kelompok kecil masyarakat, sehingga kebijakan perpajakan seharusnya lebih diarahkan kepada kelompok yang memiliki kemampuan ekonomi lebih besar.

“Saya lebih setuju jika yang diperbesar adalah pajak kekayaan. Karena persoalan kita hari ini adalah ketimpangan ekonomi yang masih cukup tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  Digelar Kementerian BUMN, 16 UMKM Binaan BSI Meriahkan Festival Jelajah Kuliner Nusantara di Bandung

Menurutnya, penerapan kebijakan ekonomi yang selaras dengan nilai Pancasila harus mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial. Negara, kata dia, perlu hadir untuk memastikan kelompok usaha kecil mendapatkan ruang berkembang sehingga tidak semakin tertinggal.

Rafael menegaskan bahwa sila kelima Pancasila harus menjadi acuan dalam setiap kebijakan publik, termasuk kebijakan perpajakan. Dengan demikian, pembangunan ekonomi tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan negara, tetapi juga memperhatikan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kita berbicara Pancasila, maka keadilan sosial harus menjadi pertimbangan utama. Negara harus memastikan kebijakan yang dibuat tidak memberatkan masyarakat kecil, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat pajak Rafael Situmorang UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rekonstruksi Kasus YTR Digelar Tertutup, Libatkan Enam Lokasi Kejadian

Benarkah Agen LGBT Sudah Masuk Kampus Negeri? Menjawab Tuduhan yang Sedang Viral

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Juli 2026 Cair! PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Masuk Tahap 3

Kasus TH Makin Panjang! Usai Sekap YTR, Kini Dilaporkan Rampas Motor saat Jadi DC

Kuliti Profil Bupati Purwakarta Om Zein: Mantan Aktivis HMI dan Sarjana Agama yang Kini Diamuk Publik!

Buntut Lirik Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejat’, Bupati Purwakarta Om Zein Diancam UU ITE Hingga UU TPKS!

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Viral di TikTok! Ini Fakta Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Bikin Warganet Penasaran
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.