Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 15:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tolak Kezaliman, Kesatuan Aksi Masyarakat Jabar Desak Pemerintah Batalkan Proyek Eco City Rempang

By Fahlevi MercedesSelasa, 26 September 2023 20:12 WIB2 Mins Read
Warga Rempang
Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau. (Foto: Google Maps)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kesatuan Aksi Masyarakat Jabar Bela Rempang menggelar aksi di Gedung Sate hingga Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (26/9/2023). Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan yang salah satunya mendesak pemerintah membatalkan proyek Eco City.

Mereka yang turun aksi tersebut berasal dari sejumlah komponen masyarakat. Ada kalangan ulama, purnawirawan, akademisi, dan juga aktivis.

Peserta aksi, Asep Syaripudin menerangkan, demonstrasi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pada masyarakat Rempang yang kini tengah menghadapi konflik penggusuran tanah untuk proyek Eco City.

“Kita mendukung perjuangan masyarakat rempang untuk mengusir investor, kerena mereka tidak memberdayakan warga, kita menolak kezaliman, rempang itu Indonesia,” ujar Asep.

Baca Juga:  Sterilkan Kawasan KCJB, Security Diimbau Perketat Akses Masuk ke Area Kereta Cepat

Asep menuturkan, unjuk rasa tersebut tak luput dari sejumlah tuntutan yang dibawa. Satu di antaranya mendesak pemerintah pusat untuk mencabut atau membatalkan proyek yang akan menggusur lahan-lahan masyarakat Rempang, Batam.

“Mendesak pemerintah batalkan proyek rempang Eco City. Mengembalikan hak warga rempang, mereka tinggal ratusan tahun kalau belum ada sertifikat ya permudah,” kata Ketua Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar itu.

Baca Juga:  Pincang, Persib Bandung Incar Poin Penuh Perdana di Kandang

Kemudian, lanjut Asep, pemerintah pusat dalam melakukan pendekatan pada warga Rempang juga harus mengedepankan sopan santun. Asep menilai, saat ini yang terjadi di lapangan justru pendekatan yang berakhir pada kericuhan.

“Penanganan harus humanis, mereka bukan penumpang, ini penduduk yang sudah ada sejak Indonesia merdeka. Kita warga Indonesia menyikapi kebijakan pemerintah,” ungkapnya.

Menurut Asep, aksi yang digelar di Gedung Sate dan Gedung Merdeka memiliki arti yang mendalam. Dua gedung ini sangat bersejarah dan sangat tepat untuk menyuarakan dukungan pada warga Rempang yang saat ini menghadapi konflik agraria.

Baca Juga:  Belum Puas dengan Pencapaian Tim, Bojan Ingin Pemain Tambahan untuk Persib

“Ini kan simbol pemerintah pusat di Bandung dan spirit gedung merdeka adalah perlawanan penjajahan. Kita akan terus berupaya agar tidak terjadi pembangunan,” tandasnya.

Untuk diketahui, aksi ini turut dihadiri oleh Letjen TNI Purn. Yayat Sudrajat, SE (Koord . Pejuang & Purnawirawan Siliwangi/ PPS), Mayjen TNI Purn. Deddy S Budiman (Ketum APP- TNI), Brigjen TNI Purn. Hidayat Poernomo (Ketum Gerakan Bela Negara), Dindin S Maolani, SH (Presidium FKP2B/ Inisiator PETISI 100), serta beberapa lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Asep Syaripudin Eco City Featured Kesatuan Aksi Masyarakat Jabar Bela Rempang Rempang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.