Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

Senin, 21 September 2026 01:00 WIB

Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1

Minggu, 20 September 2026 21:24 WIB

Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay

Minggu, 20 September 2026 20:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan
  • Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1
  • Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay
  • 1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan
  • Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk
  • Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tolak Polri di Bawah Kementerian, Kapolri Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani

By Aga GustianaSelasa, 27 Januari 2026 09:52 WIB3 Mins Read
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (dok Polri)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka menyatakan sikap tegas menolak gagasan yang mengusulkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ditempatkan di bawah kendali sebuah kementerian. Pernyataan keras itu disampaikannya saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI pada Senin (21/1).

Dalam forum resmi tersebut, Listyo menegaskan bahwa posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan struktur paling ideal agar kepolisian dapat menjalankan perannya sebagai alat negara yang melayani masyarakat secara maksimal.

“Mohon maaf, bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, kami tentunya institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus,” kata Listyo.

Ucapan tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan dari para anggota Komisi III DPR yang hadir dalam rapat.

Menurut Kapolri, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi Polri justru berpotensi melemahkan sendi-sendi institusi kepolisian. Bahkan, ia menilai langkah tersebut bisa berdampak langsung pada kekuatan negara dan posisi Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi pemerintahan.

Saking tegasnya sikap tersebut, Listyo menyatakan lebih memilih mundur dari jabatannya dibanding melihat Polri ditempatkan di bawah struktur kementerian.

“Oleh karena itu, apabila ada pilihan apakah polisi tetap di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, Kapolri tetap memimpin, saya memilih Kapolri saja yang dicopot,” kata Listyo.

Ia bahkan meminta seluruh jajaran Polri untuk memegang teguh prinsip tersebut dan tidak ragu memperjuangkannya.

“Dan saya minta seluruh jajaran laksanakan ini, perjuangkan sampai titik darah penghabisan,” imbuhnya.

Kapolri Tegas Tolak Jabatan Menteri Kepolisian

Dalam kesempatan yang sama, Listyo juga mengungkap bahwa dirinya sempat menerima pesan pribadi yang menawarkan posisi sebagai Menteri Kepolisian. Tawaran tersebut langsung ia tolak tanpa ragu.

“Kalau saya harus memilih, kemarin sudah saya sampaikan, bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WA, ‘mau ndak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?’,” ujar Listyo.

Ia menegaskan penolakannya secara terbuka di hadapan DPR dan seluruh jajaran Polri, sembari menyampaikan pernyataan yang menjadi sorotan publik.

“Dalam hal ini saya tegaskan di hadapan bapak-ibuk sekalian, dan seluruh jajaran bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian, dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” kata Listyo.

Lebih lanjut, Kapolri menilai sistem yang menempatkan Polri langsung di bawah Presiden memberikan ruang gerak yang lebih cepat dan efektif, terutama ketika negara membutuhkan tindakan segera dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum.

“Di satu sisi kita betul-betul bisa berada langsung di bawah bapak presiden, sehingga pada saat presiden membutuhkan kami, maka kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian-kementerian yang kemudian ini menimbulkan potensi matahari kembar,” ujarnya.

Listyo kembali menegaskan keyakinannya bahwa menempatkan Polri di bawah kementerian bukanlah solusi, melainkan langkah yang justru melemahkan fondasi negara.

“Oleh karena itu, apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • gempa
    Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.