Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Kamis, 2 April 2026 21:44 WIB

Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga

Kamis, 2 April 2026 21:38 WIB

Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini

Kamis, 2 April 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya
  • Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo, Pelatih Klub Spanyol Jadi Korban

By SusanaMinggu, 28 Desember 2025 13:46 WIB2 Mins Read
Pelatih Valencia Femenino B, Fernando Martin. Foto: Dok. Valencia.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Insiden tenggelamnya kapal wisata di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (27/12/2025), menimbulkan duka mendalam.

Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan laut tersebut adalah pelatih sepak bola asal Spanyol, Fernando Martin, yang dikenal sebagai pelatih Tim B Wanita Valencia Femenino.

Tak hanya Fernando Martin, tiga anaknya yang masih berusia di bawah umur juga turut menjadi korban jiwa dalam tragedi kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di kawasan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal wisata tersebut mengangkut total 11 penumpang saat insiden terjadi. Kapal mengalami gangguan mesin di tengah pelayaran sebelum akhirnya dihantam gelombang tinggi. Kondisi laut yang tiba-tiba memburuk membuat kapal tak mampu bertahan hingga akhirnya tenggelam.

Sementara itu, istri Fernando Martin, Andrea Ortuno, bersama putrinya yang berusia tujuh tahun dilaporkan selamat. Keduanya termasuk dalam tujuh penumpang yang berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup oleh tim penyelamat.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo memastikan bahwa penyebab utama kecelakaan kapal wisata tersebut adalah gelombang laut tinggi yang datang secara mendadak.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa ombak besar menjadi faktor krusial yang menyulitkan proses evakuasi awal.

“Ketinggian gelombang di lokasi kejadian berupa swell atau gelombang tinggi yang datang tiba-tiba dengan ketinggian sekitar 2 hingga 3 meter. Kondisi ini berlangsung singkat, hanya sekitar setengah hingga satu jam, namun cukup menyulitkan upaya penanganan awal,” ujar Stephanus.

Tragedi kapal wisata di Labuan Bajo ini kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan pelayaran, terutama di kawasan wisata laut yang rawan perubahan cuaca ekstrem.

Aparat terkait kini terus melakukan evaluasi serta pendalaman untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, mengingat Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan nasional dan internasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Fernando Martin Valencia Femenino kapal wisata Putri Sakinah kapal wisata tenggelam Labuan Bajo kecelakaan kapal Pulau Padar kecelakaan laut Taman Nasional Komodo Labuan Bajo NTT tragedi kapal pinisi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.