Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Senin, 16 Maret 2026 19:01 WIB

Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!

Senin, 16 Maret 2026 18:59 WIB

Video VCS 21 Detik Mirip Maureen Worth Bareng Pria Dewasa Tersebar, Link Diburu Netizen

Senin, 16 Maret 2026 18:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
  • Video VCS 21 Detik Mirip Maureen Worth Bareng Pria Dewasa Tersebar, Link Diburu Netizen
  • Ramadan Heboh! Netizen Berebut Link Video Mukena Pink Tanpa Sensor
  • Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026
  • Persib di Jalur Juara! Bojan Ingatkan Ancaman Borneo FC dan Persija
  • Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung
  • Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi MBG di Cianjur Meluas: Puluhan Siswa SMP Ikut Jadi Korban Keracunan Massal

By Aga GustianaSelasa, 22 April 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Keracunan Makanan
Ilustrasi keracunan makanan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan massal di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah. Setelah puluhan siswa MAN 1 Cianjur dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan, kini giliran siswa SMP PGRI 1 Cianjur yang mengalami gejala serupa setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga Selasa (22/4/2025), tercatat sedikitnya 78 orang dari dua sekolah berbeda mengalami gejala keracunan seperti pusing, muntah, dan diare. Mereka diduga mengonsumsi makanan yang berasal dari program MBG yang digulirkan untuk mendukung asupan gizi pelajar.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas MAN 1 Cianjur, Rahman Jaenudin, menyampaikan bahwa jumlah korban terus bertambah. “Data terakhir ada 55 siswa yang mengalami gejala keracunan. Kami terus mendata, termasuk mereka yang hanya dirawat di rumah atau di puskesmas,” ujarnya.

Sebagian besar siswa yang sebelumnya dirawat di rumah sakit sudah dipulangkan. Namun, lima orang masih menjalani perawatan intensif.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong Anak Sekolah Jalan Kaki, Larang Orang Tua Menunggu di Sekolah

Sementara itu, kasus serupa juga terjadi di SMP PGRI 1 Cianjur. Kepala sekolah Rika Mustikawati mengungkapkan bahwa sebanyak 23 siswa mengalami gejala keracunan, dan tiga di antaranya harus dirawat di rumah sakit.

“Gejala umumnya sama, mual, muntah, dan diare. Ada juga tiga guru yang ikut menyantap makanan MBG dan mengalami gejala ringan, tapi bisa ditangani di rumah,” jelas Rika.

Baca Juga:  Sumedang Pecahkan Rekor ORI Minum Susu dan Makan Ikan dengan Peserta Terbanyak

Insiden keracunan ini bermula dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan bagi siswa. Program ini seharusnya menjadi solusi pemenuhan gizi pelajar, namun kini justru menjadi sorotan karena diduga menjadi penyebab keracunan massal.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Otoritas kesehatan dan kepolisian setempat tengah mengambil sampel makanan untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

Baca Juga:  Catat! Ini Jadwal dan Syarat PPDB 2024 Jenjang SMP Kabupaten Bandung

Pihak sekolah bekerja sama dengan orangtua siswa dan dinas kesehatan untuk memastikan semua korban mendapatkan perawatan memadai. Pemantauan dilakukan secara berkala, baik untuk siswa yang dirawat di fasilitas medis maupun yang dirawat di rumah.

Sementara itu, masyarakat diminta tetap waspada dan menunggu hasil resmi dari investigasi tim medis dan pemerintah daerah terkait penyebab pasti insiden ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur MAN MBG siswa SMP
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Guncang Pertahanan Israel, Iran Terjunkan Rudal Sejjil dalam Operasi Balasan Masif

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.