Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Rabu, 12 Agustus 2026 16:33 WIB

Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung

Rabu, 12 Agustus 2026 16:07 WIB

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Rabu, 12 Agustus 2026 15:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
  • Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung
  • Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?
  • Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga
  • Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?
  • Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur
  • Kode Redeem FF 12 Agustus 2026 Terbaru, Ada Skin M1887 dan Diamond Gratis!
  • Jadwal PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026: Bentrok Juara, Tanpa Perpanjangan Waktu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

By SusanaMinggu, 21 Juni 2026 15:28 WIB2 Mins Read
Ilustrasi air keras. Foto: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua anak di bawah umur di Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, menjadi korban penyiraman air keras yang mengakibatkan luka bakar serius. Kedua korban kini harus menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Umar Wirahadikusumah.

Kasus ini langsung mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Hingga saat ini, Satreskrim Polres Sumedang belum menetapkan tersangka dan masih melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan alat bukti serta memeriksa lingkungan terdekat korban.

Identitas Korban Masih Anak di Bawah Umur

Dua korban diketahui berinisial RPF (9) dan adik kandungnya KSHZ (5). Keduanya mengalami luka serius akibat cairan kimia berbahaya yang diduga disiramkan oleh orang tak dikenal.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena korbannya merupakan anak-anak yang masih sangat kecil dan rentan.

Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansyah, menjelaskan bahwa kasus ini mulai terungkap setelah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menerima laporan adanya dua pasien anak dengan luka tidak wajar di rumah sakit pada Senin, 15 Juni 2026.

Setelah menerima laporan tersebut, tim penyidik langsung bergerak ke rumah sakit untuk meminta keterangan awal dari korban dan keluarga.

Dari hasil penyelidikan sementara, terungkap fakta bahwa dugaan penyiraman air keras ini terjadi dalam dua waktu berbeda, yakni pada 12 Mei 2026 dan kembali terjadi pada 15 Juni 2026.

Luka Serius dan Dampak Permanen pada Korban

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka yang sangat serius dan berdampak jangka panjang.

RPF, sang kakak, mengalami kerusakan permanen pada mata sebelah kiri yang menyebabkan gangguan penglihatan. Sementara adiknya, KSHZ, mengalami luka bakar serius di bagian kulit kepala belakang.

Kondisi ini membuat keduanya harus mendapatkan penanganan medis dan psikologis secara intensif.

Dievakuasi ke Rumah Aman

Demi keselamatan dan pemulihan trauma, kedua korban kini telah dipindahkan dari lingkungan tempat tinggalnya.

Keduanya saat ini berada di rumah aman (safe house) yang dikelola oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumedang.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan perlindungan maksimal sekaligus mendukung proses pemulihan korban.

Polisi Masih Dalami Pelaku

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman kasus. Dugaan keterlibatan pelaku dari lingkungan terdekat masih menjadi fokus utama penyelidikan.

Polisi juga memastikan akan mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku dapat segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak yang menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus kekerasan anak kasus penyiraman air keras Sumedang korban anak Sumedang Polres Sumedang RSUD Umar Wirahadikusumah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga

Presiden Prabowo Subianto.

Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?

Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur

Sumur Perkampungan Kering Total, Ratusan KK di Tasikmalaya Menjerit Krisis Air Bersih

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.