Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

Minggu, 29 Maret 2026 19:34 WIB

Bojan Hodak Beri Tugas Spesial ke Jupe di Persib, Bukan Sekadar Pemain

Minggu, 29 Maret 2026 18:48 WIB

Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget

Minggu, 29 Maret 2026 17:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!
  • Bojan Hodak Beri Tugas Spesial ke Jupe di Persib, Bukan Sekadar Pemain
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan
  • Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026
  • Gila! Persib Siapkan ‘Skuad Monster’ 2026/2027, 4 Pos Krusial Langsung Disikat
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘7 Menit’ Ramai Dicara, Ada Link Telegram?
  • Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tunjang Kebutuhan Data Akademis, BPS Jabar Resmikan Pojok Statistik di UNPAR

By Putra JuangKamis, 7 Maret 2024 17:24 WIB3 Mins Read
BPS Jabar Resmikan Pojok Statistik di UNPAR. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pusat Statisik (BPS) Jawa Barat bersama Universitas Parahyangan (UNPAR) Bandung meresmikan Pojok Statistik UNPAR yang berlokasi di Perpustakaan UNPAR, Gedung 9 Lantai 2, Jl. Ciumbuleuit No. 94, Kota Bandung, Kamis (7/3/2024).

Kepala BPS Jabar, Marsudijono mengatakan, kehadiran Pojok Statistik ini sebagai pusat layanan dan promosi statistik di Perguruan Tinggi dengan mengusung prinsip kolaborasi, sinergi dan kebermanfaatan.

“Jadi data di BPS cukup banyak ya, setiap tanggal satu kita rilis, kita kumpulkan, terkadang hanya sekedar dikumpulkan tetapi tidak ada yang memanfaatkan,” ucap Marsudijono ditemui usai peresmian.

Marsudijono mengungkapkan, dengan hadirnya Pojok Statistik ini diharapkan akan adanya penguatan pemanfaatan dalam hal mengambil kebijakan untuk menjawab tantangan dan perubahan yang tidak dapat diprediksi.

“Karena kebijakan pada dasarnya, salah satunya mensejahterakan masyarakat apalagi kemarin inflasi kita naik, sekarang sudah 0,45 ditopang dengan harga beras, kemarin sudah diskusi panjang lebar, nah itu bisa langsung ngambil langkah, kira-kira memberikan masukan apa saja ke pemerintah daerah supaya nanti inflasi kita bisa berkurang, dengan tim TPID yang dikawal pemerintah daerah,” tuturnya.

Marsudijono menyebut, Pojok Statistik ini memiliki beberapa layanan yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya adalah permintaan data mikro yang variabelnya itu bisa dipilih sendiri.

Baca Juga:  Inflasi Kota Bandung Januari 2025 Lebih Rendah Dibanding Nasional

“Cuma masih kita batasi, tapi kalau mau dikembangkan lagi ya tinggal kita ajukan lagi ke pusat, karena yang kita khawatirkan adalah kebocoran datanya, itu yang harus kita jaga, data itu kan rahasia, kalau itu dipegang orang lain untuk dianalisa lebih lanjut, itu akan berbahaya,” paparnya.

Marsudijono mengatakan, pihaknya pun telah menggadeng sejumlah perguruan tinggi dalam mendirikan Pojok Statistik ini.

“Kalau tahun 2024 ini baru di UNPAR, tapi sebelumnya kami di UNPAD, lalu yang kedua ada di UI, terus IPB, terus kemarin UNISBA,” imbuhnya.

Baca Juga:  Fenomena Sarjana Jadi Ojol, Data BPS Tunjukkan Gen Z Rentan Menganggur

Menurutnya, UNPAR merupakn satu-satunya universitas swasta yang tidak memiliki data statistiknya.

“Yang lain kan ada semua, karena apa? karena penelitian kan menggunakan data, nah disinilah kami dengan para profesor sudah bercerita dari data yang kami punya. Ya mudah-mudahan dimulai dari UNPAR ini, banyak pengembangan penelitian-penelitian yang lebih substansi khususnya yang memajukan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Rektor UNPAR, Prof Tri Basuki Joewono mengatakan, UNPAR sebagai perguruan tinggi itu harus menghasilkan generasi muda yang sadar tentang data.

“Kalau sekarang kita lihat fenomenanya anak muda itu kalau berbicara, menulis sesuatu gak pakai data, pakai perasaan atau pemikiran, nah dengan Pojok Statistik kita berusaha mendekatkan data,” ucap Tri.

Sehingga nantinya, para mahasiswa UNPAR jika berpendapat sesuatu itu berdasarkan data tidak asal-asalan.

Baca Juga:  BPS Prediksi Luas Panen dan Produksi Padi di Jabar 2024 Menurun

“Dan kami ingin generasi mudanya itu akan sadar dengan data dan informasi,” ujarnya.

Dengan adanya kolaborasi ini, kata Tri, UNPAR juga bisa belajar bagaimana mengakumulasi data dari BPS.

“UNPAR itu punya 10 ribu mahasiswa, dengan belajar kita bisa kolaborasikan. Kemudian ujungnya kita gak perlu lagi survei, tadi saya coba explore beberapa data di luar dan bisa, begitu juga di perguruan tinggi kita punya data ya kita diskusikan kita sampaikan ini loh yang dibutuhkan maka BPS akan bergerak secara sistematik lewat negara lewat pemerintahan,” tuturnya.

Tri mengatakan, UNPAR bersama DPR tengah membahas rencana Undang-udang terkait base data.

“UNPAR bersama DPR kita lagi diskusi tentang undang-undang, jadi memang sebagai perguruan tinggi kami berusaha lebih berdampak menggunakan data dan informasi. Dengan kuliah umum mahasiswa bisa melihat dari sisi yang berbeda,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS BPS Jabar Pojok Statistik Unpar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

CPNS

BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan

Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna

Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.