Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persiapan Mepet, Igor Tolic Ungkap Tantangan Persib Jelang Kontra Persijap

Minggu, 20 September 2026 09:47 WIB

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB

Lebih dari Sekadar Dodol: 11 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Garut yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persiapan Mepet, Igor Tolic Ungkap Tantangan Persib Jelang Kontra Persijap
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Lebih dari Sekadar Dodol: 11 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Garut yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BPS Prediksi Luas Panen dan Produksi Padi di Jabar 2024 Menurun

By Putri Mutia RahmanJumat, 1 Maret 2024 18:43 WIB2 Mins Read
Ilustrasi padi. (Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat, luas panen padi di Jabar pada tahun 2023 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala BPS Jabar, Marsudijono mengatakan, hal yang sama juga diprediksi bakal terjadi di 2024 ini. Dalam periode Januari-April, produksi panen padi mengalami penurunan yang berakibat pada turunnya produksi beras di Jabar.

“Secara keseluruhan produksi padi di Jabar kita pada 2023 mengalami penurunan. Bagaimana di 2024? Sama pada 2024 bahwa produksi padi mengalami penurunan juga sebesar 33,73 persen ini yang didapat Februari, Maret, April 2024 meskipun sifatnya masih sementara,” ucap Marsudijono dalam keterangannya, Jumat (1/3/2024).

Marsudijono mengatakan, realisasi luas panen padi sepanjang Januari – Desember 2023 di Jabar mencapai 1,58 juta hektar. Angka itu menurun 79 hektar jika dibanding 2022 yang tembus 1,66 hektar.

“Penurunannya sekitar 4,74 persen,” ujarnya.

Sedangkan untuk luas panen padi Januari 2024 berada di angka 42,5 ribu hektar. Pihaknya memprediksi, luas panen antara Januari-April 2024 di angka 399,8 ribu hektar.

“Angkanya masih turun jika dibanding subround Januari-April 2023 yang tembus 599,8 ribu hektar,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga mencatat jika produksi padi dari Januari-Desember 2023 berada di angka 5,28 juta ton. Angka itu turun 169,60 ribu ton jika dibanding 2022 yang tembus di angka 5,45 juta ton.

Menurutnya, bahwa pola penurunan produksi itu diprediksi masih akan terjadi pada periode Januari-April 2024 nanti. Tercatat, pada Januari 2024 produksi beras di angka 141 ribu ton beras, sedangkan prediksi subround Januari-April 2024 di angka 1,32 juta ton beras.

Angka itu turun 672 ribu ton jika dibandingkan pola Januari-April 2023 yang tembus 1,99 juta ton.

“Penurunannya sekitar 33,73 persen,” jelasnnya.

Marsudijono menambahkan, jika dalam 2 tahun terakhir puncak panen terjadi pada Maret. Namun, pola itu berubah pada 2024 yang bergeser pada April.

“Ini jadi salah satu yang mengakibatkan harga beras naik. Karena posisinya belum ada pasok atau petani belum panen,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.