Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Uang! Ternyata Ini Alasan Kuat Sandy Walsh Mau Terima Kontrak 3 Tahun di Persib Bandung

Sabtu, 4 Juli 2026 13:47 WIB

Benarkah Persib ‘Hancurkan’ Karier Pemain Timnas? Menguliti Profil & Kredibilitas Arul El Pundit

Sabtu, 4 Juli 2026 13:04 WIB

Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal

Sabtu, 4 Juli 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Uang! Ternyata Ini Alasan Kuat Sandy Walsh Mau Terima Kontrak 3 Tahun di Persib Bandung
  • Benarkah Persib ‘Hancurkan’ Karier Pemain Timnas? Menguliti Profil & Kredibilitas Arul El Pundit
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling
  • Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Bentrokan Akbar Argentina vs Mesir di Atlanta
  • Sah! Lionel Messi Resmi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia
  • Dari SPG Jadi Mahasiswi Melbourne, Kisah Juang Kembar Anak Buruh Tani Tampar Balik Kritik Beasiswa Negara!
  • Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BPS Prediksi Luas Panen dan Produksi Padi di Jabar 2024 Menurun

By Putri Mutia RahmanJumat, 1 Maret 2024 18:43 WIB2 Mins Read
Ilustrasi padi. (Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat, luas panen padi di Jabar pada tahun 2023 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala BPS Jabar, Marsudijono mengatakan, hal yang sama juga diprediksi bakal terjadi di 2024 ini. Dalam periode Januari-April, produksi panen padi mengalami penurunan yang berakibat pada turunnya produksi beras di Jabar.

“Secara keseluruhan produksi padi di Jabar kita pada 2023 mengalami penurunan. Bagaimana di 2024? Sama pada 2024 bahwa produksi padi mengalami penurunan juga sebesar 33,73 persen ini yang didapat Februari, Maret, April 2024 meskipun sifatnya masih sementara,” ucap Marsudijono dalam keterangannya, Jumat (1/3/2024).

Marsudijono mengatakan, realisasi luas panen padi sepanjang Januari – Desember 2023 di Jabar mencapai 1,58 juta hektar. Angka itu menurun 79 hektar jika dibanding 2022 yang tembus 1,66 hektar.

Baca Juga:  BPS: Angka Pengangguran di Jabar Turun Signifikan Dalam Satu Tahun Terakhir

“Penurunannya sekitar 4,74 persen,” ujarnya.

Sedangkan untuk luas panen padi Januari 2024 berada di angka 42,5 ribu hektar. Pihaknya memprediksi, luas panen antara Januari-April 2024 di angka 399,8 ribu hektar.

Baca Juga:  Tunjang Kebutuhan Data Akademis, BPS Jabar Resmikan Pojok Statistik di UNPAR

“Angkanya masih turun jika dibanding subround Januari-April 2023 yang tembus 599,8 ribu hektar,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga mencatat jika produksi padi dari Januari-Desember 2023 berada di angka 5,28 juta ton. Angka itu turun 169,60 ribu ton jika dibanding 2022 yang tembus di angka 5,45 juta ton.

Menurutnya, bahwa pola penurunan produksi itu diprediksi masih akan terjadi pada periode Januari-April 2024 nanti. Tercatat, pada Januari 2024 produksi beras di angka 141 ribu ton beras, sedangkan prediksi subround Januari-April 2024 di angka 1,32 juta ton beras.

Baca Juga:  BPS: Angka Pengangguran di Jabar Turun Signifikan Dalam Satu Tahun Terakhir

Angka itu turun 672 ribu ton jika dibandingkan pola Januari-April 2023 yang tembus 1,99 juta ton.

“Penurunannya sekitar 33,73 persen,” jelasnnya.

Marsudijono menambahkan, jika dalam 2 tahun terakhir puncak panen terjadi pada Maret. Namun, pola itu berubah pada 2024 yang bergeser pada April.

“Ini jadi salah satu yang mengakibatkan harga beras naik. Karena posisinya belum ada pasok atau petani belum panen,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS Jabar Marsudijono Produksi panen
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.