Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Uang! Ternyata Ini Alasan Kuat Sandy Walsh Mau Terima Kontrak 3 Tahun di Persib Bandung

Sabtu, 4 Juli 2026 13:47 WIB

Benarkah Persib ‘Hancurkan’ Karier Pemain Timnas? Menguliti Profil & Kredibilitas Arul El Pundit

Sabtu, 4 Juli 2026 13:04 WIB

Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal

Sabtu, 4 Juli 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Uang! Ternyata Ini Alasan Kuat Sandy Walsh Mau Terima Kontrak 3 Tahun di Persib Bandung
  • Benarkah Persib ‘Hancurkan’ Karier Pemain Timnas? Menguliti Profil & Kredibilitas Arul El Pundit
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling
  • Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Bentrokan Akbar Argentina vs Mesir di Atlanta
  • Sah! Lionel Messi Resmi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia
  • Dari SPG Jadi Mahasiswi Melbourne, Kisah Juang Kembar Anak Buruh Tani Tampar Balik Kritik Beasiswa Negara!
  • Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tunjang Kebutuhan Data Akademis, BPS Jabar Resmikan Pojok Statistik di UNPAR

By Putra JuangKamis, 7 Maret 2024 17:24 WIB3 Mins Read
BPS Jabar Resmikan Pojok Statistik di UNPAR. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pusat Statisik (BPS) Jawa Barat bersama Universitas Parahyangan (UNPAR) Bandung meresmikan Pojok Statistik UNPAR yang berlokasi di Perpustakaan UNPAR, Gedung 9 Lantai 2, Jl. Ciumbuleuit No. 94, Kota Bandung, Kamis (7/3/2024).

Kepala BPS Jabar, Marsudijono mengatakan, kehadiran Pojok Statistik ini sebagai pusat layanan dan promosi statistik di Perguruan Tinggi dengan mengusung prinsip kolaborasi, sinergi dan kebermanfaatan.

“Jadi data di BPS cukup banyak ya, setiap tanggal satu kita rilis, kita kumpulkan, terkadang hanya sekedar dikumpulkan tetapi tidak ada yang memanfaatkan,” ucap Marsudijono ditemui usai peresmian.

Marsudijono mengungkapkan, dengan hadirnya Pojok Statistik ini diharapkan akan adanya penguatan pemanfaatan dalam hal mengambil kebijakan untuk menjawab tantangan dan perubahan yang tidak dapat diprediksi.

“Karena kebijakan pada dasarnya, salah satunya mensejahterakan masyarakat apalagi kemarin inflasi kita naik, sekarang sudah 0,45 ditopang dengan harga beras, kemarin sudah diskusi panjang lebar, nah itu bisa langsung ngambil langkah, kira-kira memberikan masukan apa saja ke pemerintah daerah supaya nanti inflasi kita bisa berkurang, dengan tim TPID yang dikawal pemerintah daerah,” tuturnya.

Baca Juga:  Disparbud Jabar Genjot Kunjungan Wisata 2025 Lewat Optimalisasi Data dan Event Daerah

Marsudijono menyebut, Pojok Statistik ini memiliki beberapa layanan yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya adalah permintaan data mikro yang variabelnya itu bisa dipilih sendiri.

“Cuma masih kita batasi, tapi kalau mau dikembangkan lagi ya tinggal kita ajukan lagi ke pusat, karena yang kita khawatirkan adalah kebocoran datanya, itu yang harus kita jaga, data itu kan rahasia, kalau itu dipegang orang lain untuk dianalisa lebih lanjut, itu akan berbahaya,” paparnya.

Marsudijono mengatakan, pihaknya pun telah menggadeng sejumlah perguruan tinggi dalam mendirikan Pojok Statistik ini.

“Kalau tahun 2024 ini baru di UNPAR, tapi sebelumnya kami di UNPAD, lalu yang kedua ada di UI, terus IPB, terus kemarin UNISBA,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap Strategi di Balik Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat 5,20 Persen

Menurutnya, UNPAR merupakn satu-satunya universitas swasta yang tidak memiliki data statistiknya.

“Yang lain kan ada semua, karena apa? karena penelitian kan menggunakan data, nah disinilah kami dengan para profesor sudah bercerita dari data yang kami punya. Ya mudah-mudahan dimulai dari UNPAR ini, banyak pengembangan penelitian-penelitian yang lebih substansi khususnya yang memajukan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Rektor UNPAR, Prof Tri Basuki Joewono mengatakan, UNPAR sebagai perguruan tinggi itu harus menghasilkan generasi muda yang sadar tentang data.

“Kalau sekarang kita lihat fenomenanya anak muda itu kalau berbicara, menulis sesuatu gak pakai data, pakai perasaan atau pemikiran, nah dengan Pojok Statistik kita berusaha mendekatkan data,” ucap Tri.

Sehingga nantinya, para mahasiswa UNPAR jika berpendapat sesuatu itu berdasarkan data tidak asal-asalan.

“Dan kami ingin generasi mudanya itu akan sadar dengan data dan informasi,” ujarnya.

Baca Juga:  IKA Unpar, IKA Angela dan PAKJ Gelar Donor Darah Serentak

Dengan adanya kolaborasi ini, kata Tri, UNPAR juga bisa belajar bagaimana mengakumulasi data dari BPS.

“UNPAR itu punya 10 ribu mahasiswa, dengan belajar kita bisa kolaborasikan. Kemudian ujungnya kita gak perlu lagi survei, tadi saya coba explore beberapa data di luar dan bisa, begitu juga di perguruan tinggi kita punya data ya kita diskusikan kita sampaikan ini loh yang dibutuhkan maka BPS akan bergerak secara sistematik lewat negara lewat pemerintahan,” tuturnya.

Tri mengatakan, UNPAR bersama DPR tengah membahas rencana Undang-udang terkait base data.

“UNPAR bersama DPR kita lagi diskusi tentang undang-undang, jadi memang sebagai perguruan tinggi kami berusaha lebih berdampak menggunakan data dan informasi. Dengan kuliah umum mahasiswa bisa melihat dari sisi yang berbeda,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS BPS Jabar Pojok Statistik Unpar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.