Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kode Redeem FF

Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang

Kamis, 30 April 2026 08:14 WIB
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi

Kamis, 30 April 2026 06:00 WIB

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Kamis, 30 April 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang
  • Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi
  • Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?
  • Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan
  • Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru
  • Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 29 April 2026: Ada Bundle Langka dan Skin Senjata Permanen
  • Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Disparbud Jabar Genjot Kunjungan Wisata 2025 Lewat Optimalisasi Data dan Event Daerah

By Aga GustianaSenin, 16 Juni 2025 13:48 WIB2 Mins Read
Pariwisata di Jabar. Foto: Humas Pemprov Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus mengintensifkan langkah strategis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata pada tahun 2025. Fokus utama diarahkan pada penyempurnaan sistem pendataan serta optimalisasi pelaksanaan event atau acara di berbagai daerah.

Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyusun mekanisme pengumpulan data kunjungan wisata yang lebih terstruktur dan menyeluruh. Ia menilai, selama ini, penghitungan jumlah wisatawan masih terlalu sempit karena hanya mengacu pada data kunjungan ke destinasi wisata konvensional yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS), seperti hotel dan restoran.

“Definisi pariwisata itu adalah berkunjung ke sebuah tujuan, baik untuk rekreasi, pengembangan pribadi maupun untuk tujuan unik lainnya. Itu yang sementara ini memang seringkali kami hanya mendatanya adalah dari destinasi wisata,” ujar Iendra pada Senin (16/6/2025).

Untuk itu, Disparbud Jabar akan memperluas cakupan definisi wisata dengan memasukkan kunjungan ke berbagai event sebagai bagian dari statistik pariwisata. Pendekatan ini diyakini dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai pergerakan wisatawan di wilayah Jawa Barat.

Baca Juga:  Kunjungan Wisatawan ke Jawa Barat Meningkat Signifikan Sepanjang 2024

Destinasi Diperkuat, Kalender Event Dioptimalkan

Selain pendataan, Iendra juga menegaskan pentingnya penguatan destinasi dan penyelenggaraan event melalui Calender of Event (CoE) yang dikelola oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas, hingga swasta.

“Kami terus berupaya destinasi yang ada terus didorong, diperbaiki, terus dipromosikan. Lalu untuk event, kami upayakan terus terselenggara, kemudian kami monitor pelaksanaannya dan pendataannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Tunjang Kebutuhan Data Akademis, BPS Jabar Resmikan Pojok Statistik di UNPAR

Menurutnya, CoE yang kaya dan beragam dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, terutama sektor UMKM, serta meningkatkan jumlah wisatawan dari tingkat lokal hingga nasional.

“Insyaallah sampai dengan akhir tahun masih banyak event yang cukup besar yang skalanya paling tidak nasional,” tambahnya optimistis.

Event Lokal Jadi Magnet Baru Wisata

Beberapa event unggulan yang disebut berpotensi mendongkrak kunjungan antara lain Hari Jadi Provinsi dan Kabupaten/Kota, Karya Kreatif Jawa Barat, serta Nganjang Ka Warga. Khusus untuk Nganjang Ka Warga, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membuka ruang komunikasi langsung antara kepala daerah dan masyarakat.

Baca Juga:  Sukabumi Catat Inflasi Tertinggi se-Jawa Barat, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

“Nganjang Ka Warga ini bisa menjadi tujuan wisata masyarakat. Sebab, Nganjang Ka Warga juga diwarnai dengan komunikasi antara gubernur dengan masyarakat setempat,” jelas Iendra.

Disparbud Jabar juga tengah memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan pelaku pariwisata dan pemerintah daerah guna menciptakan ekosistem wisata yang tangguh dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen dan berkolaborasi dengan kabupaten/kota dan para pelaku pariwisata ataupun event untuk membuat ekosistem wisata. Intinya kami berupaya mengoptimalkan destinasi dan event atau acara yang ada,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS Disparbud Jabar kunjungan wisatawan Parawisata Wisata Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Wanita di KBB Ditemukan Tewas Misterius, Polisi Kuatkan Dugaan Pembunuhan

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.