Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Disparbud Jabar Genjot Kunjungan Wisata 2025 Lewat Optimalisasi Data dan Event Daerah

By Aga GustianaSenin, 16 Juni 2025 13:48 WIB2 Mins Read
Pariwisata di Jabar. Foto: Humas Pemprov Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus mengintensifkan langkah strategis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata pada tahun 2025. Fokus utama diarahkan pada penyempurnaan sistem pendataan serta optimalisasi pelaksanaan event atau acara di berbagai daerah.

Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyusun mekanisme pengumpulan data kunjungan wisata yang lebih terstruktur dan menyeluruh. Ia menilai, selama ini, penghitungan jumlah wisatawan masih terlalu sempit karena hanya mengacu pada data kunjungan ke destinasi wisata konvensional yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS), seperti hotel dan restoran.

“Definisi pariwisata itu adalah berkunjung ke sebuah tujuan, baik untuk rekreasi, pengembangan pribadi maupun untuk tujuan unik lainnya. Itu yang sementara ini memang seringkali kami hanya mendatanya adalah dari destinasi wisata,” ujar Iendra pada Senin (16/6/2025).

Untuk itu, Disparbud Jabar akan memperluas cakupan definisi wisata dengan memasukkan kunjungan ke berbagai event sebagai bagian dari statistik pariwisata. Pendekatan ini diyakini dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai pergerakan wisatawan di wilayah Jawa Barat.

Baca Juga:  Menggali Potensi Wisata Kebun Kopi Arabika di Desa Tolajuk

Destinasi Diperkuat, Kalender Event Dioptimalkan

Selain pendataan, Iendra juga menegaskan pentingnya penguatan destinasi dan penyelenggaraan event melalui Calender of Event (CoE) yang dikelola oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas, hingga swasta.

“Kami terus berupaya destinasi yang ada terus didorong, diperbaiki, terus dipromosikan. Lalu untuk event, kami upayakan terus terselenggara, kemudian kami monitor pelaksanaannya dan pendataannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Selain Bandung dan Bogor, Destinasi Wisata di Cirebon Raya Bisa Jadi Pilihan Libur Lebaran 2024

Menurutnya, CoE yang kaya dan beragam dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, terutama sektor UMKM, serta meningkatkan jumlah wisatawan dari tingkat lokal hingga nasional.

“Insyaallah sampai dengan akhir tahun masih banyak event yang cukup besar yang skalanya paling tidak nasional,” tambahnya optimistis.

Event Lokal Jadi Magnet Baru Wisata

Beberapa event unggulan yang disebut berpotensi mendongkrak kunjungan antara lain Hari Jadi Provinsi dan Kabupaten/Kota, Karya Kreatif Jawa Barat, serta Nganjang Ka Warga. Khusus untuk Nganjang Ka Warga, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membuka ruang komunikasi langsung antara kepala daerah dan masyarakat.

Baca Juga:  Target 100 Juta Kunjungan Wisatawan di 2024, Sekda Jabar Tekankan Pentingnya Kolaborasi

“Nganjang Ka Warga ini bisa menjadi tujuan wisata masyarakat. Sebab, Nganjang Ka Warga juga diwarnai dengan komunikasi antara gubernur dengan masyarakat setempat,” jelas Iendra.

Disparbud Jabar juga tengah memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan pelaku pariwisata dan pemerintah daerah guna menciptakan ekosistem wisata yang tangguh dan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen dan berkolaborasi dengan kabupaten/kota dan para pelaku pariwisata ataupun event untuk membuat ekosistem wisata. Intinya kami berupaya mengoptimalkan destinasi dan event atau acara yang ada,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS Disparbud Jabar kunjungan wisatawan Parawisata Wisata Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.