Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim

Rabu, 21 Oktober 2026 18:07 WIB

Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 18:02 WIB

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Rabu, 21 Oktober 2026 17:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim
  • Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan
  • Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
  • Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
  • Lawan Persib, Presiden Madura United Ajak Suporter Pakai Sarung dan Kopiah
  • Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Ungkap Strategi di Balik Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat 5,20 Persen

By Aga GustianaSabtu, 8 November 2025 11:50 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat pada kuartal III tahun 2025 mencatat kinerja positif, mencapai 5,20 persen (year on year) — lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,04 persen.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, angka ini menempatkan Jabar di posisi kelima secara nasional dengan kontribusi 12,73 persen terhadap perekonomian Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah daerah serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Mobilitas masyarakat sepanjang Januari–September, produksi padi yang meningkat, dan juga capaian realisasi investasi PMA dan PMDN yang mendorong sektor konstruksi serta komponen PMTB,” terang Darwis.

Baca Juga:  Habis Viral Jadi Korban, Holis Kini Tuai Kritikan Karena Sikap di Hadapan Dedi Mulyadi

Selama sembilan bulan kepemimpinannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disebut konsisten menjalankan lima kebijakan utama untuk menopang laju ekonomi daerah.

Salah satunya adalah pembangunan 666 kilometer jalan yang didanai dari pajak kendaraan.

“Mobilitas masyarakat bisa mendorong tumbuhnya perekonomian,” ujar Dedi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas infrastruktur, terutama jalan dan jaringan irigasi.

“Kalau jalannya cepat rusak, maka akibatnya pembangunan balik lagi ke jalan. Kita tidak punya kesempatan untuk berinvestasi di sumber daya manusia yang lebih besar ke depan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ajak Kepala Daerah Terpilih di Jabar Sejahterakan Warga

Selain memperkuat infrastruktur, Dedi juga mendorong transparansi pengelolaan keuangan daerah. Ia rutin melaporkan kondisi kas daerah setiap hari melalui akun media sosial pribadinya.

Di bidang investasi, pemerintah provinsi menerapkan sejumlah langkah strategis untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif — mulai dari pemberantasan premanisme melalui pembentukan satuan tugas, hingga peluncuran aplikasi “NyariGawe” untuk menghapus praktik percaloan tenaga kerja di sektor industri.

Selain itu, Pemprov Jabar juga aktif memfasilitasi dan menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi investor.

Data dari Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan, nilai investasi di Jawa Barat pada triwulan III 2025 mencapai Rp77,13 triliun, atau sekitar 15,7 persen dari total investasi nasional. Angka ini meningkat 36,34 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang tercatat Rp56,57 triliun.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Larangan Truk ODOL Berlaku Mulai 2 Januari 2026

“Investasi tidak hanya soal angka, tapi bagaimana memberikan dampak nyata bagi pembangunan manusia di Jawa Barat,” kata Dedi.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Provinsi akan tetap fokus menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita anggap berbagai sindiran, nyinyiran, atau kritik yang dialamatkan pada saya sebagai obat agar saya tidak jumawa, terus mawas diri, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi ekonomi jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

program MBG

Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan

kekerasan

Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.