Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lagi-Lagi Bikin Polemik! Doa HUT RI Menag Bikin Publik Curiga Ada Maksud Politik?

Senin, 17 Agustus 2026 20:02 WIB

Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer

Senin, 17 Agustus 2026 19:33 WIB

Dugaan Match Fixing di Piala AFF 2026: Federasi Laos Soroti Empat Pemain Usai Hancur Lebur di Grup B

Senin, 17 Agustus 2026 19:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lagi-Lagi Bikin Polemik! Doa HUT RI Menag Bikin Publik Curiga Ada Maksud Politik?
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
  • Dugaan Match Fixing di Piala AFF 2026: Federasi Laos Soroti Empat Pemain Usai Hancur Lebur di Grup B
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek PKH dan BPNT Tahap 3, Ini Data KPM Terbaru
  • Detik-detik ODGJ Terobos Upacara HUT ke-81 RI di Indramayu, Nyaris Peluk Bupati Lucky Hakim
  • Amunisi Lengkap! Persib Siap Tampil Full Team Hadapi Bali United di Final Dewata Challenge Series 2026
  • Putri KW Ngamuk di Kejuaraan Dunia 2026! De Guzman Dibuat Tak Berkutik
  • Eliano Reijnders Siap Main! Kabar Ini Bikin Igor Tolic Punya Senjata Tambahan Lawan Bali United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Ungkap Strategi di Balik Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat 5,20 Persen

By Aga GustianaSabtu, 8 November 2025 11:50 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat pada kuartal III tahun 2025 mencatat kinerja positif, mencapai 5,20 persen (year on year) — lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,04 persen.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, angka ini menempatkan Jabar di posisi kelima secara nasional dengan kontribusi 12,73 persen terhadap perekonomian Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah daerah serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Mobilitas masyarakat sepanjang Januari–September, produksi padi yang meningkat, dan juga capaian realisasi investasi PMA dan PMDN yang mendorong sektor konstruksi serta komponen PMTB,” terang Darwis.

Selama sembilan bulan kepemimpinannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disebut konsisten menjalankan lima kebijakan utama untuk menopang laju ekonomi daerah.

Salah satunya adalah pembangunan 666 kilometer jalan yang didanai dari pajak kendaraan.

“Mobilitas masyarakat bisa mendorong tumbuhnya perekonomian,” ujar Dedi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas infrastruktur, terutama jalan dan jaringan irigasi.

“Kalau jalannya cepat rusak, maka akibatnya pembangunan balik lagi ke jalan. Kita tidak punya kesempatan untuk berinvestasi di sumber daya manusia yang lebih besar ke depan,” tegasnya.

Selain memperkuat infrastruktur, Dedi juga mendorong transparansi pengelolaan keuangan daerah. Ia rutin melaporkan kondisi kas daerah setiap hari melalui akun media sosial pribadinya.

Di bidang investasi, pemerintah provinsi menerapkan sejumlah langkah strategis untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif — mulai dari pemberantasan premanisme melalui pembentukan satuan tugas, hingga peluncuran aplikasi “NyariGawe” untuk menghapus praktik percaloan tenaga kerja di sektor industri.

Selain itu, Pemprov Jabar juga aktif memfasilitasi dan menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi investor.

Data dari Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan, nilai investasi di Jawa Barat pada triwulan III 2025 mencapai Rp77,13 triliun, atau sekitar 15,7 persen dari total investasi nasional. Angka ini meningkat 36,34 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang tercatat Rp56,57 triliun.

“Investasi tidak hanya soal angka, tapi bagaimana memberikan dampak nyata bagi pembangunan manusia di Jawa Barat,” kata Dedi.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Provinsi akan tetap fokus menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita anggap berbagai sindiran, nyinyiran, atau kritik yang dialamatkan pada saya sebagai obat agar saya tidak jumawa, terus mawas diri, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS Jabar Dedi Mulyadi ekonomi jawa barat investasi jabar Pertumbuhan Ekonomi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lagi-Lagi Bikin Polemik! Doa HUT RI Menag Bikin Publik Curiga Ada Maksud Politik?

Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer

Bansos

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek PKH dan BPNT Tahap 3, Ini Data KPM Terbaru

Detik-detik ODGJ Terobos Upacara HUT ke-81 RI di Indramayu, Nyaris Peluk Bupati Lucky Hakim

Duka Gempa Flores M 7,7: Korban Meninggal Tembus 55 Orang, 132 Warga Luka-luka

32 Tahun Tak Diangkat, Tumpukan Sampah Ditemukan di Saluran Air Bandung

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.