Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Senin, 18 Mei 2026 22:03 WIB

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Senin, 18 Mei 2026 21:38 WIB

Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Senin, 18 Mei 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
  • Catat dan Simpan! Inilah Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Dari A Sampai L
  • GILA! Striker Persija Ini Bisa Pindah ke Persib, Transfer Rival Panas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 18 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Ungkap Strategi di Balik Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat 5,20 Persen

By Aga GustianaSabtu, 8 November 2025 11:50 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat pada kuartal III tahun 2025 mencatat kinerja positif, mencapai 5,20 persen (year on year) — lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,04 persen.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, angka ini menempatkan Jabar di posisi kelima secara nasional dengan kontribusi 12,73 persen terhadap perekonomian Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah daerah serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Mobilitas masyarakat sepanjang Januari–September, produksi padi yang meningkat, dan juga capaian realisasi investasi PMA dan PMDN yang mendorong sektor konstruksi serta komponen PMTB,” terang Darwis.

Baca Juga:  Dedi-Erwan Ungkap Strategi Sejahterakan Nelayan di Jabar

Selama sembilan bulan kepemimpinannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disebut konsisten menjalankan lima kebijakan utama untuk menopang laju ekonomi daerah.

Salah satunya adalah pembangunan 666 kilometer jalan yang didanai dari pajak kendaraan.

“Mobilitas masyarakat bisa mendorong tumbuhnya perekonomian,” ujar Dedi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas infrastruktur, terutama jalan dan jaringan irigasi.

“Kalau jalannya cepat rusak, maka akibatnya pembangunan balik lagi ke jalan. Kita tidak punya kesempatan untuk berinvestasi di sumber daya manusia yang lebih besar ke depan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Klarifikasi Isu Vasektomi, Tegaskan Program KB Tak Hanya Satu Cara

Selain memperkuat infrastruktur, Dedi juga mendorong transparansi pengelolaan keuangan daerah. Ia rutin melaporkan kondisi kas daerah setiap hari melalui akun media sosial pribadinya.

Di bidang investasi, pemerintah provinsi menerapkan sejumlah langkah strategis untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif — mulai dari pemberantasan premanisme melalui pembentukan satuan tugas, hingga peluncuran aplikasi “NyariGawe” untuk menghapus praktik percaloan tenaga kerja di sektor industri.

Selain itu, Pemprov Jabar juga aktif memfasilitasi dan menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi investor.

Data dari Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan, nilai investasi di Jawa Barat pada triwulan III 2025 mencapai Rp77,13 triliun, atau sekitar 15,7 persen dari total investasi nasional. Angka ini meningkat 36,34 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang tercatat Rp56,57 triliun.

Baca Juga:  Jamkrida Jabar Klaim Laba 2025 Meroket, Dewan: Tunggu Hasil Audit!

“Investasi tidak hanya soal angka, tapi bagaimana memberikan dampak nyata bagi pembangunan manusia di Jawa Barat,” kata Dedi.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Provinsi akan tetap fokus menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita anggap berbagai sindiran, nyinyiran, atau kritik yang dialamatkan pada saya sebagai obat agar saya tidak jumawa, terus mawas diri, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS Jabar Dedi Mulyadi ekonomi jawa barat investasi jabar Pertumbuhan Ekonomi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Terpopuler
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Bocoran 11 Pemain Mewah Incaran Persib Bandung: Ada Patrick Robson hingga Bomber Timnas Irak
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.