Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Jumat, 2 Oktober 2026 22:18 WIB

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Jumat, 2 Oktober 2026 21:53 WIB

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Jumat, 2 Oktober 2026 20:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi
  • Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas
  • Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara
  • Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027
  • Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung
  • Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2
  • Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut
  • Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

32 Tahun Tak Diangkat, Tumpukan Sampah Ditemukan di Saluran Air Bandung

By Mulki AlbarSenin, 17 Agustus 2026 16:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap temuan tumpukan sampah yang disebut telah berada selama puluhan tahun di salah satu saluran air di Kota Bandung.

Dedi mengatakan, sampah tersebut ditemukan di saluran air yang berada di depan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, tumpukan sampah telah mengendap dan menumpuk dalam waktu yang sangat lama.

“Di Bandung ini, ada satu saluran air yang sampahnya 32 tahun baru diangkat,” kata Dedi saat ditemui seusai upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

Saat ditanya lokasi saluran tersebut, Dedi menyebut berada di depan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:  Ribut Makan Siang Gratis, Dedi Mulyadi Berikan Rp15 Ribu pada Orang Tua untuk Olah Bekal Siswa

“Di depan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, di saluran airnya,” ujarnya.

Sampah Menumpuk Akibat Saluran Tak Terawat

Dedi memperkirakan tumpukan sampah tersebut terbentuk karena terjadi penumpukan secara terus-menerus selama bertahun-tahun.

“32 tahun hitungan saya. Karena itu bertumpuk, bertumpuk, bertumpuk,” katanya.

Menurut Dedi, persoalan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dan saluran air tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga fasilitas umum.

Baca Juga:  Ini 4 Tempat Wisata di Jabar yang Disegel Dedi Mulyadi

Ia menilai kondisi saluran air di sejumlah kawasan Bandung turut dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat yang menggunakan saluran untuk berdagang maupun membuang sampah.

“Bandung ini kan terjadi karena itu. Saluran airnya digunakan untuk dagang, sampahnya tidak diperhatikan, bertumpuk,” ucapnya.

Dedi: Kota Harus “Dimerdekakan” dari Sampah

Dedi mengaitkan persoalan sampah tersebut dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan terbebas dari penjajahan, tetapi juga kemampuan masyarakat menjaga lingkungan dan menjalankan kewajibannya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ingatkan Penggunaan APBD Harus Penuhi Kebutuhan Masyarakat

“Coba lihat sekarang. Nah ini problem, ya itu menurut saya 32 tahun ada deh itu sampah di situ. Gitu loh. Nah artinya ini harus dimerdekakan,” tuturnya.

Ia menegaskan, hak masyarakat atas lingkungan yang bersih harus berjalan beriringan dengan kewajiban untuk menjaga fasilitas umum.

“Artinya setiap orang harus memiliki hak dan memiliki kewajiban,” pungkas Dedi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027

Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung

BSU Kemnaker

Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.