Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung

Jumat, 1 Mei 2026 18:15 WIB

Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api

Jumat, 1 Mei 2026 17:54 WIB
Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Jumat, 1 Mei 2026 16:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • PANAS! 1 Sudah Deal, Ini Daftar Lengkap Target Transfer Persib Bandung
  • Rumah Anisa Rahma Eks Cherybelle Kebakaran, 3.500 Al-Qur’an Tak Tersentuh Api
  • Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox
  • Persib di Puncak, Marc Klok Ingatkan Bahaya Euforia
  • Teka-teki Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 Terjawab, Trump Serahkan Keputusan ke FIFA
  • Banyak Dicari, Link Video Bandar Membara Bergetar Kini Diselidiki Polisi
  • Jangan Asal Titip! Panduan Cerdas Memilih Daycare agar Si Kecil Aman dan Tetap Happy
  • Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 1 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ini 4 Tempat Wisata di Jabar yang Disegel Dedi Mulyadi

By Aga GustianaRabu, 12 Maret 2025 01:00 WIB2 Mins Read
Hibisc Fantasy
Hibisc Fantasy Puncak. (Foto: Isc)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah resmi menyegel empat tempat wisata di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, karena dianggap melanggar aturan lingkungan. Penyegelan ini dilakukan pada Kamis (6/3/2025) dan dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Dalam proses penyegelan, Dedi Mulyadi bersama Hanif Faisol memasang plang peringatan dan garis kuning sebagai tanda larangan aktivitas di area tersebut. Keempat lokasi wisata ini dinilai berpotensi merusak ekosistem dan sumber daya alam di kawasan Puncak.

Daftar Tempat Wisata yang Disegel

  1. Perusahaan Perkebunan Sumber Sari Bumi Pakuan (PPSSBP)

Perkebunan teh ini terletak di kawasan resapan air Telaga Saat, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Pemerintah menilai aktivitas perkebunan ini dapat mengancam ketersediaan air dan merusak lingkungan, sehingga harus dihentikan.

  1. PTPN I Regional 2 Gunung Mas
Baca Juga:  Skala Institute dan Ragaplasma Rilis Temuan Survei Pilkada 2024 di Jabar, Siapa Unggul?

Penyegelan kawasan ini dikaitkan dengan banjir parah yang terjadi di Bekasi dan Bogor beberapa waktu lalu. Meski pada Januari 2025 pihak pengelola telah menanam 2.500 pohon untuk meningkatkan daya serap air, hal tersebut dianggap belum cukup untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan.

  1. PT Jaswita Jabar (Hibisc Fantasy)

Taman hiburan yang diresmikan pada 11 Desember 2023 ini awalnya mendapatkan izin pembangunan untuk lahan seluas 4.800 meter persegi. Namun, dalam praktiknya, pengelola memperluas area hingga 15.000 meter persegi, melebihi batas izin yang diberikan. Karena pelanggaran ini, pemerintah kembali menyegelnya setelah sebelumnya juga pernah memberi teguran serupa.

  1. Jembatan Gantung Eiger Adventure Land, Megamendung
Baca Juga:  Tanggapi Demo Penutupan Tambang Ilegal, Dedi Mulyadi: yang Unjuk Rasa Siapa?

Tempat wisata ini berlokasi di*Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dan terkenal dengan jembatan gantung sepanjang 530 meter, yang digadang-gadang sebagai jembatan gantung terpanjang di dunia. Meski pengelola mengklaim telah mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), proyek ini tetap disegel karena dianggap melanggar regulasi lingkungan dan berpotensi merusak ekosistem.

Baca Juga:  Jejak Ramalan Hard Gumay di Balik Tragedi Longsor Pasirlangu Bandung Barat

Pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penyegelan ini dilakukan **demi menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Puncak. Ia menilai pengelolaan tempat-tempat wisata tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dan berisiko menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.

“Kami tidak ingin pembangunan wisata mengorbankan lingkungan. Setiap tempat wisata harus mematuhi regulasi agar tidak merusak keseimbangan ekosistem,” ujar Dedi.

Dengan adanya tindakan tegas ini, pemerintah berharap agar pelaku usaha wisata lebih memperhatikan aspek lingkungan dalam pengelolaan destinasi wisata di Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor Dedi Mulyadi Hibisc Fantasy jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Ngeri! Detik-detik Pemotor dan Pejalan Kaki di Cimahi Nyaris Tertemper Kereta, Petugas Sampai Lari

Dorong Transparansi, bank bjb Terapkan bjb CLEAN di Lingkungan Kerja

Promosi Haji Ilegal Terbongkar, 7 WNI Diamankan Aparat Saudi

3.144 Guru Honorer di Bandung Terancam PHK Massal 2027

200 Ribu Buruh Serbu Monas! Ini 11 Tuntutan Besar May Day 2026

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.