bukamata.id – Putri Kusuma Wardani mengawali perjuangannya di Kejuaraan Dunia 2026 dengan hasil positif. Tunggal putri Indonesia yang menempati peringkat keenam dunia itu menang meyakinkan atas wakil Filipina, Mikaela Joy De Guzman, di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Senin (17/8/2026).
Putri KW mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-6. Hasil tersebut mengantarkan pemain berusia 24 tahun itu melaju ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Meski berhasil menang dengan skor cukup telak, Putri KW tidak menganggap pertandingan pembuka sebagai laga yang mudah. Ia menilai De Guzman tetap mampu memberikan perlawanan dan membuatnya harus menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Putri KW Akui Lawan Tetap Beri Perlawanan
Putri KW mengaku cukup puas dengan penampilannya pada pertandingan pertama di Kejuaraan Dunia 2026.
Menurutnya, kondisi lapangan turut memengaruhi jalannya pertandingan. Perbedaan arah dan laju kok membuat pemain harus mampu melakukan penyesuaian dengan cepat.
“Saya cukup puas dengan penampilan hari ini. Lawan juga memberikan perlawanan yang bagus dan cukup ulet. Yang penting saya bersyukur pertandingan berjalan tanpa cedera,” ujar Putri.
Setelah mampu melewati pertandingan pembuka dengan kemenangan, Putri KW kini memiliki modal kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Namun, ia tidak ingin terlena dengan kemenangan tersebut.
Baginya, setiap pertandingan di Kejuaraan Dunia memiliki tekanan dan tingkat kesulitan berbeda. Karena itu, fokus harus tetap dijaga sejak pertandingan pertama hingga babak-babak berikutnya.
Target Medali Kejuaraan Dunia Jadi Motivasi Putri KW
Keikutsertaan Putri KW di Kejuaraan Dunia 2026 juga membawa ambisi untuk memperbaiki pencapaiannya tahun lalu.
Pada Kejuaraan Dunia 2025, Putri berhasil meraih medali perunggu. Prestasi tersebut menjadi modal sekaligus motivasi untuk mengejar hasil yang lebih baik di tahun ini.
Putri mengaku ingin mendapatkan medali dengan warna berbeda.
Namun, target tersebut tidak ingin dijadikannya sebagai beban selama bertanding.
“Saya ingin mencoba mendapatkan hasil yang lebih baik dari tahun lalu. Namun, saya tidak mau menjadikan target itu sebagai beban. Saya ingin bermain lepas seperti ketika mendapatkan medali tahun lalu,” jelasnya.
Pendekatan tersebut menjadi penting bagi Putri. Alih-alih terlalu memikirkan hasil akhir, ia ingin fokus menjalani pertandingan demi pertandingan.
Lolos ke 32 Besar, Putri KW Hadapi Wakil Ceko
Kemenangan atas De Guzman membuat Putri KW memastikan tiket ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Pada babak berikutnya, Putri akan menghadapi wakil Ceko, Petra Maixnerova.
Maixnerova sebelumnya berhasil mengalahkan wakil Italia, Yasmine Hamza, untuk mengamankan tempat di babak 32 besar.
Pertandingan tersebut akan menjadi tantangan berikutnya bagi Putri KW dalam perjalanannya di turnamen bergengsi tersebut.
Secara peringkat dan pengalaman, Putri datang dengan status unggulan keenam dunia. Namun, situasi di lapangan tetap harus dihadapi dengan fokus karena sistem pertandingan tunggal putri tidak memberikan ruang untuk lengah.
Putri KW Ingin Melangkah Lebih Jauh
Keberhasilan melewati babak pertama menjadi langkah awal bagi Putri KW untuk mewujudkan ambisinya di New Delhi.
Medali perunggu tahun lalu telah membuktikan bahwa Putri mampu bersaing di level tertinggi dunia. Kini, tantangannya adalah menjaga konsistensi sekaligus meningkatkan performa ketika menghadapi lawan yang semakin berat.
Kemenangan 21-12, 21-6 atas De Guzman menjadi pembuka yang menjanjikan.
Putri KW pun memilih untuk tidak terbebani target. Ia ingin menikmati setiap pertandingan, bermain lebih lepas, menjaga kondisi fisik, dan perlahan mengejar target yang lebih tinggi.
Jika mampu mempertahankan performanya, perjalanan Putri KW di Kejuaraan Dunia 2026 masih berpotensi menjadi cerita yang lebih besar bagi bulu tangkis Indonesia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










