bukamata.id – Insiden yang melibatkan seorang dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM), Dr. Ir. Amal Said (AS), viral di media sosial setelah terekam meludahi seorang kasir swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, pada Rabu (24/12/2025).
Video tersebut menyebar luas, memicu perhatian publik dan menimbulkan kontroversi mengenai etika perilaku seorang akademisi.
Kronologi Peristiwa
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi saat toko sedang padat pengunjung. Amal Said awalnya berada di antrean kasir nomor 11. Namun, ia memutuskan pindah ke kasir lain yang kosong, dengan alasan mempersingkat waktu transaksi.
Teguran yang disampaikan oleh staf swalayan terkait antrean sebelumnya memicu emosinya. Dalam momen tersebut, Amal Said kehilangan kendali hingga meludahi kasir wanita berinisial N (21).
“Awalnya saya ikut antrean, kemudian melihat ada kasir yang kosong, jadi saya berpindah supaya lebih cepat dan tidak merepotkan orang di belakang saya. Namun teguran yang diberikan membuat saya merasa dihina, akhirnya saya lepas kontrol,” ujar Amal pada Minggu (28/12/2025).
Amal menegaskan, ia tidak menyerobot antrean secara sengaja. Ia juga menyampaikan penyesalan mendalam atas tindakannya.
“Setelah sadar, saya menyesal dan meminta maaf atas kejadian itu. Harapan saya, kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” tambahnya.
Dampak dan Tanggapan Publik
Viralnya video ini telah memengaruhi nama baik Amal Said sebagai dosen berpengalaman. Ia telah mengajar selama 33 tahun dan menuntaskan pendidikan ribuan mahasiswa.
“Satu detik saya berbuat itu, nama baik saya yang dibangun puluhan tahun jadi tercoreng. Saya harap bisa diselesaikan baik-baik,” ungkapnya.
Amal juga berharap kasir wanita terkait mengakui kesalahan bila ada kekhilafan yang terjadi. Ia menekankan pentingnya penyelesaian secara kekeluargaan agar masalah tidak berlarut-larut.
Pihak kepolisian Polsek Tamalanrea telah menerima laporan resmi dan melakukan proses penyelidikan, termasuk pemanggilan Amal untuk dimintai keterangan.
Sampai berita ini diturunkan, pihak manajemen swalayan belum memberikan pernyataan resmi terkait tindak lanjut insiden tersebut.
Reaksi Kampus dan Status Akademisi
Rektor UIM, Prof. Dr. Muammar Bakry, membenarkan bahwa sosok dalam video adalah dosen di Fakultas Pertanian berinisial Dr. Ir AS.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Tindakan tersebut jelas tidak pantas bagi seorang akademisi,” kata Muammar saat dikonfirmasi.
Muammar menegaskan, pihak kampus tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
“Oknum tersebut berstatus dosen diperbantukan (DPK) dari pemerintah, atau ASN, bukan dosen tetap yayasan. Kami akan melakukan klarifikasi internal dan menilai sanksi akademik sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.
Perspektif Sosial dan Etika
Kasus ini memunculkan perdebatan di masyarakat tentang perilaku etis akademisi dan pentingnya kontrol diri.
Insiden yang terjadi di ruang publik menekankan perlunya kesadaran akan etika sosial, meskipun dalam situasi pribadi atau emosional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










