bukamata.id – Sebuah video yang kini viral di media sosial menampilkan momen unik seorang siswa yang tengah mengadu ke guru BK setelah dijailin temannya.
Alih-alih menggunakan bahasa Indonesia, siswa itu spontan bercerita menggunakan bahasa Inggris karena merasa kurang lancar berbahasa Indonesia.
Video yang diunggah di akun Instagram @rumpi_gosip pada Minggu (3/1/2026) menampilkan siswa tersebut di hadapan guru sambil menjelaskan kronologi peristiwa.
“Kita semua bingung artinya, akhirnya dia cerita ke guru, B. Inggrisnya langsung,” tulis caption dalam unggahan tersebut.
Kronologi Aduan Siswa
Menurut video, siswa itu pertama kali mencoba mengadu ke guru BK dengan bahasa Indonesia. Namun, karena merasa tidak bisa menyampaikan maksudnya dengan lancar, ia kemudian alih bahasa ke bahasa Inggris.
“I just wanna say thank you,” ucap siswa itu setelah mendapat pujian dari waragnet.
Aksi spontan siswa ini langsung mendapatkan perhatian warganet. Banyak yang memuji keberanian dan kreativitasnya dalam menyampaikan keluhan.
Pujian dan Komentar Warganet
Kolom komentar di akun Instagram @rumpi_gosip dipenuhi tanggapan positif hingga kritis dari warganet:
@tik* menulis: “Sebagai lulusan guru SD, bukannya kita di perkuliahan diharuskan bisa bhs Inggris paling enggak yg basic? Hmmmm…. Kasian muridnya sih kalau cuma ngandelin guru bhs Inggris aja.”
@hen* menyarankan: “Pindah sekolah dek… Kamu layak sekolah di tempat yg sesuai dengan value kamu. Semangat nak!”
@waw* menyoroti kondisi guru: “Ternyata nggak semua guru bisa bahasa Inggris, SD sampai SMA pun kayaknya nggak ada yg bisa BHS Inggris.”
Hal ini menunjukkan bagaimana seorang siswa harus kreatif untuk menyampaikan keluhannya, sekaligus menyoroti tantangan sistem pendidikan terkait kemampuan bahasa guru di sekolah.
Reaksi Netizen terhadap Keberanian Siswa
Warganet yang menonton video ini banyak yang memberikan apresiasi:
Pujian atas keberanian siswa yang tidak malu mencoba bahasa asing.
Rasa kagum karena siswa mampu mengkomunikasikan masalahnya secara jelas meski terbatas bahasa.
Kritik terselubung terhadap kualitas guru yang dianggap belum cukup kompeten dalam bahasa Inggris.
Beberapa komentar bahkan menyebut tindakan siswa tersebut “inspiratif” dan layak dijadikan contoh bagi teman-teman sebayanya yang menghadapi situasi serupa.
Kesimpulan
Peristiwa unik ini menjadi viral bukan hanya karena siswa bisa menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga karena mencerminkan kreativitas, keberanian, dan kesadaran diri dalam menyampaikan masalah.
Momen ini sekaligus membuka diskusi publik tentang kesiapan guru dalam penguasaan bahasa asing, serta perlunya dukungan pendidikan yang lebih adaptif.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











