Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
kekerasan

Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 15:17 WIB

Madura United vs Persib Bandung: Catatan Kelam Sapeh Kerrab Jadi Modal Maung Bandung

Rabu, 21 Oktober 2026 15:02 WIB

Siapa Izara Aishah? Viral Menantu Siti Nurhaliza Labrak Lesti, Respons Rizky Billar Jadi Sorotan!

Rabu, 21 Oktober 2026 14:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas
  • Madura United vs Persib Bandung: Catatan Kelam Sapeh Kerrab Jadi Modal Maung Bandung
  • Siapa Izara Aishah? Viral Menantu Siti Nurhaliza Labrak Lesti, Respons Rizky Billar Jadi Sorotan!
  • Geger Kepulan Asap Hitam di SPBE Kuningan, Berawal dari Ambruknya Tumpukan Tabung Gas
  • Modus Baru Pengedar Narkoba di Cimahi, Pil Ekstasi Dibungkus Mirip Coran Semen
  • ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa
  • Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi
  • BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekolah Harus Jadi Zona Aman! Ledia Hanifa Ajak Semua Pihak Bersatu Lawan Perundungan

By SusanaKamis, 13 November 2025 17:33 WIB3 Mins Read
Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mencegah kasus perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, guru, orangtua, siswa, hingga masyarakat harus saling berperan dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan bebas dari kekerasan.

“Perundungan memang tidak bisa dihilangkan 100 persen karena dinamika sosial antara individu dan lingkungan. Namun tetap bisa dicegah dan diminimalisir, terutama di dunia pendidikan,” ujar Ledia.

Ia menjelaskan, perundungan merupakan bagian dari interaksi sosial yang bisa muncul karena ketimpangan relasi antarindividu.

Oleh sebab itu, guru dan orangtua perlu memahami akar masalah perundungan bukan untuk membenarkan, tetapi untuk mencegah dan mengatasinya secara empatik.

Peran Penting Guru BK dalam Pencegahan Perundungan

Sekretaris Fraksi PKS ini menekankan bahwa guru bimbingan konseling (BK) memiliki peran sentral dalam memantau perkembangan non-akademik siswa. Menurutnya, guru BK harus memiliki program sistematis untuk mengamati perilaku, minat, dan bakat peserta didik.

“Guru BK semestinya bisa memberi bimbingan, baik saat diminta siswa maupun ketika melihat perubahan sikap atau perilaku. Karena itu, guru BK harus ada di setiap sekolah, termasuk di tingkat SD,” tegasnya.

Ledia juga menyoroti persepsi negatif terhadap guru BK yang sering dianggap sebagai “polisi sekolah”. Padahal, fungsi utama mereka adalah mendampingi dan memberikan solusi, bukan menghukum.

Contoh Kasus dan Pentingnya Respons Cepat Guru

Ledia menuturkan, pernah ada kasus di salah satu sekolah di daerah pemilihannya di mana seorang siswa sering diejek teman-temannya karena dianggap “lemot”. Beruntung, guru di sekolah tersebut sigap memperhatikan perubahan perilaku siswa dan menemukan bahwa anak itu ternyata memiliki gangguan kelambatan belajar.

“Guru yang peka bisa membantu anak itu mendapatkan pembelajaran khusus sekaligus menghentikan olok-olok dari siswa lain. Guru perlu mendampingi korban dan pelaku, agar keduanya memahami dampak perilaku mereka,” jelas Ledia.

Bullying Bukan Hal Wajar, Harus Ditindak Tegas

Meski menekankan pendekatan empati, Ledia menegaskan perundungan tidak boleh dianggap wajar. Tindakan kekerasan, baik verbal maupun fisik, tetap harus diproses sesuai aturan.

“Kalau sudah masuk ranah kekerasan, itu bukan lagi sekadar perundungan, tapi pelanggaran yang bisa masuk pidana. Sekolah dan pihak berwenang harus menindaklanjuti secara serius,” tegasnya.

Peran Orang Dewasa dan Lingkungan Sekitar

Legislator asal Kota Bandung dan Kota Cimahi ini juga menyoroti pentingnya peran orang dewasa, baik guru, orang tua, maupun masyarakat dalam mencontohkan perilaku positif. Menurutnya, anak-anak belajar dari lingkungan sekitar, termasuk dari tontonan dan perilaku orang dewasa.

“Anak-anak itu meniru apa yang mereka lihat. Kalau orang dewasa bisa mencontohkan empati, menghargai perbedaan, dan bercanda tanpa menyakiti, anak-anak pun akan belajar hal yang sama,” ujarnya.

Ajakan Membangun Sekolah yang Aman dan Inklusif

Sebagai penutup, Ledia Hanifa Amaliah mengajak seluruh pihak untuk bersatu membangun ruang belajar yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan.

“Sekolah harus menjadi tempat bertumbuh tanpa kekerasan. Keluarga memberi teladan, masyarakat menumbuhkan empati, dan pemerintah memastikan regulasi berjalan dengan baik,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

kekerasan

Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas

Geger Kepulan Asap Hitam di SPBE Kuningan, Berawal dari Ambruknya Tumpukan Tabung Gas

peredaran narkoba

Modus Baru Pengedar Narkoba di Cimahi, Pil Ekstasi Dibungkus Mirip Coran Semen

PENUSUKAN

ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Dokter IS Ditangkap Polisi

El Nino

Ciamis Dilanda Kekeringan: 66 Ribu Jiwa Krisis Air, Antrean Tangki Mengular hingga 29 Titik

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.