bukamata.id – Perselisihan antara pedangdut Lesti Kejora dan Izara Aishah, menantu penyanyi Malaysia Siti Nurhaliza, menjadi perbincangan di media sosial. Polemik ini bermula dari keluhan Izara mengenai sikap rombongan yang mendampingi putra Lesti saat konser Siti Nurhaliza di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 17 Oktober 2026.
Melalui akun Threads pribadinya, Izara mengungkapkan pengalaman yang menurutnya kurang menyenangkan. Ia menilai sejumlah orang yang mendampingi anak Lesti bersikap tidak ramah kepadanya, meskipun dirinya dan keluarga telah membantu menjaga anak tersebut selama konser berlangsung.
Unggahan itu kemudian memicu perhatian warganet Indonesia dan Malaysia. Nama Lesti ikut terseret karena Izara mengira rombongan yang dimaksud merupakan bagian dari tim sang pedangdut.
Lesti pun memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf. Sementara itu, suaminya, Rizky Billar, turut buka suara dengan mempertanyakan identitas orang-orang yang dikeluhkan Izara serta menyoroti cara petugas keamanan menegur anak mereka.
Izara Aishah Keluhkan Sikap Rombongan Lesti Kejora
Polemik ini bermula ketika Izara menyampaikan keluhannya melalui Threads. Ia menilai rombongan yang dianggap sebagai tim Lesti menunjukkan sikap berbeda ketika berinteraksi dengan orang lain, bergantung pada status atau popularitas orang yang mereka temui.
Izara secara langsung menyebut nama Lesti dalam unggahannya.
“Lesti Kejora. Your team was rude dan jenis memilih nak bertegur dengan siapa. Kalau orang tu famous atau VIP baru nak baik,” tulis Izara.
Dalam bahasa Indonesia, pernyataan tersebut berarti Izara menilai rombongan itu bersikap tidak sopan dan memilih-milih orang untuk diajak berinteraksi. Menurutnya, keramahan seolah hanya diberikan kepada orang yang terkenal atau berstatus VIP.
Keluhan tersebut kemudian menjadi sorotan karena berkaitan dengan peristiwa di belakang panggung konser yang melibatkan anak Lesti Kejora dan Rizky Billar.
Izara Ceritakan Bantu Jaga Anak Lesti Selama Konser
Dalam unggahannya, Izara juga menjelaskan bahwa ruangannya berada di area yang sama dengan ruangan ibu mertuanya, Siti Nurhaliza. Area tersebut memiliki pembatasan akses, tetapi ia mengaku memperbolehkan putra Lesti masuk bersama para pendampingnya.
Izara mengatakan dirinya ingin memastikan anak tersebut berada dalam pengawasan yang baik dan tidak merasa bosan selama menunggu ibunya tampil di atas panggung.
Ia bahkan menyebut anak-anaknya turut menemani putra Lesti selama berada di ruangan tersebut.
“My daughter, Afiyah, Afwa and Ara was there to entertain him,” tulis Izara.
Pernyataan itu menjelaskan bahwa anak-anak Izara, yakni Afiyah, Afwa, dan Ara, ikut menemani serta menghibur putra Lesti selama berada di ruangan mereka.
Menurut Izara, setelah konser selesai, ia sempat menanyakan kondisi anak Lesti kepada rombongan yang ditemuinya. Namun, ia mengaku mendapat respons yang kurang menyenangkan dari sebagian orang.
Izara menyebut hanya seorang laki-laki yang menjawab pertanyaannya dengan baik, sedangkan orang lainnya dinilai menunjukkan tatapan sinis.
Pengalaman tersebut membuat Izara mempertanyakan sikap rombongan yang menurutnya telah menerima bantuan dari dirinya dan keluarga.
Lesti Kejora Minta Maaf dan Berikan Klarifikasi
Menanggapi keluhan Izara, Lesti Kejora menyampaikan permintaan maaf melalui akun Threads miliknya. Ia terlebih dahulu mengucapkan terima kasih atas perhatian Izara terhadap anaknya selama konser berlangsung.
“Pertama-tama saya ingin berterima kasih atas ketulusan dan kebaikan Kakak, yang sudah memperhatikan anak saya dengan begitu baik selama konser berlangsung,” tulis Lesti.
Lesti kemudian memberikan penjelasan mengenai identitas orang-orang yang dimaksud Izara. Ia mengatakan tidak berada di lokasi ketika peristiwa tersebut terjadi sehingga penjelasannya didasarkan pada informasi yang diterimanya.
“Sejauh yang saya pahami dan saya dengar, kejadian yang dimaksud bukan melibatkan tim saya, melainkan salah satu kerabat yang saya undang untuk hadir dan ikut memberikan dukungan saat saya mendapat kesempatan menjadi bintang tamu di konser tersebut,” jelasnya.
Dengan demikian, Lesti menegaskan bahwa orang yang dikeluhkan Izara bukan anggota tim profesionalnya, melainkan kerabat yang datang untuk memberikan dukungan.
Lesti juga memaparkan kejadian yang menurutnya menjadi salah satu pemicu kesalahpahaman. Ia mengatakan anaknya sedang digendong oleh kerabatnya ketika hendak berfoto bersama Siti Nurhaliza.
Saat rombongan tersebut hendak masuk, seorang petugas keamanan disebut melarang anaknya menyentuh Izara dengan nada yang dinilai cukup keras. Lesti menduga teguran itu muncul karena ketidakpahaman dalam situasi tersebut.
Ia menyebut kerabatnya terkejut mendengar ucapan petugas keamanan itu.
Meski memberikan penjelasan tersebut, Lesti tetap menyampaikan permohonan maaf kepada Izara apabila kejadian di belakang panggung membuatnya merasa tidak nyaman.
“Saya secara pribadi ingin memohon maaf apabila kejadian tersebut membuat kurang nyaman. Sungguh, tidak pernah ada niat dari saya maupun orang-orang yang hadir mendukung saya bersikap tidak sopan atau tidak menghargai siapa pun,” tulis Lesti.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena mendapat kesempatan tampil dalam konser Siti Nurhaliza. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan momen istimewa dalam perjalanan kariernya.
Rizky Billar Bela Lesti dan Pertanyakan Tudingan terhadap Timnya
Persoalan ini semakin ramai setelah Rizky Billar ikut memberikan tanggapan melalui akun Threads miliknya.
Rizky mempertanyakan tudingan bahwa tim Lesti tidak memiliki etika. Ia meminta Izara memastikan terlebih dahulu identitas orang-orang yang dimaksud sebelum menyebut mereka sebagai bagian dari tim sang pedangdut.
“Mengatakan tim kami tidak punya etika atau adab? Anda bisa verifikasi bahwa itu benar tim saya atau teman saya yang saya invite? Sebelum Anda men-judge tim orang lain,” tulis Rizky.
Pernyataan tersebut mempertegas klarifikasi Lesti yang sebelumnya menyebut bahwa rombongan yang dikeluhkan Izara merupakan kerabat, bukan tim profesionalnya.
Rizky juga menyoroti cara petugas keamanan menegur anaknya. Ia menyampaikan keberatan atas ucapan “Don’t touch!” yang menurut penjelasannya ditujukan kepada anak tersebut ketika mendekati Izara.
“Tolong beri tahu tim Anda, bodyguard Anda, lain kali kalau ada anak kecil mendekat ke Anda tidak perlu menegur dengan kasar terhadap anak kecil dengan ketus sambil bilang ‘Don’t touch!’,” tulis Rizky.
Ia menduga teguran tersebut mungkin menjadi salah satu penyebab kerabatnya bereaksi kurang menyenangkan setelah kejadian itu. Namun, Rizky mengakui dirinya tidak berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.
Dalam unggahannya, Rizky juga menjelaskan bahwa anaknya telah mendapat pengawalan sejak kecil demi keamanan. Ia mengaku selalu menekankan kepada orang-orang yang mendampingi keluarganya agar tetap bersikap baik kepada siapa pun.
Pernyataan Rizky pun menambah dimensi baru dalam polemik tersebut. Persoalan yang awalnya berpusat pada keluhan Izara mengenai sikap rombongan Lesti berkembang menjadi perbedaan penjelasan mengenai identitas orang yang terlibat dan cara anak Lesti ditegur.
Kesalahpahaman di Belakang Panggung Jadi Sorotan
Jika merunut keterangan yang disampaikan masing-masing pihak, terdapat perbedaan pemahaman mengenai identitas rombongan yang hadir bersama putra Lesti.
Izara awalnya mengira rombongan tersebut merupakan bagian dari tim Lesti. Sementara itu, Lesti dan Rizky menjelaskan bahwa orang-orang yang dimaksud adalah kerabat atau teman yang diundang untuk hadir di konser.
Dari sisi Izara, persoalan berawal dari pengalaman yang ia nilai tidak menyenangkan setelah dirinya dan keluarga membantu menjaga anak Lesti. Sementara dari sisi Lesti dan Rizky, terdapat persoalan lain yang disoroti, yakni teguran petugas keamanan kepada anak mereka.
Perbedaan penjelasan itu membuat persoalan yang terjadi di belakang panggung berkembang menjadi perdebatan di media sosial. Sebagian warganet menyoroti pentingnya etika saat menghadiri acara di negara lain, sedangkan sebagian lainnya meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan kejadian tersebut.
Hingga polemik ini ramai diperbincangkan, keterangan yang tersedia berasal dari unggahan dan klarifikasi pihak-pihak terkait. Karena itu, setiap pernyataan perlu dipahami sebagai penjelasan dari pihak yang menyampaikannya, bukan sebagai keseluruhan kejadian yang telah terverifikasi secara independen.
Profil Izara Aishah, Menantu Siti Nurhaliza yang Jadi Sorotan
Di tengah polemik tersebut, sosok Izara Aishah ikut menjadi perhatian publik Indonesia.
Izara Aishah Hisham lahir di Johor Bahru, Johor, Malaysia, pada 28 September 1992. Ia dikenal sebagai aktris dan model yang berkarier di industri hiburan Malaysia.
Namanya semakin dikenal setelah mengikuti ajang pencarian bakat Dewi Remaja edisi 2009/2010 dan meraih posisi runner-up. Setelah itu, Izara terlibat dalam berbagai produksi drama televisi dan film layar lebar.
Sejumlah film yang pernah dibintanginya antara lain KL Zombi (2013), Sejoli: Misi Cantas Cinta (2014), Pilot Cafe (2015), Sinaran (2015), J Revolusi (2017), dan Kau Yang Satu (2017).
Kehidupan pribadinya juga menjadi perhatian setelah menikah dengan Muhammad Adib Jiwa atau Adib Khalid pada 17 November 2017. Adib merupakan putra tiri Siti Nurhaliza dari pernikahan penyanyi tersebut dengan Dato’ Sri Khalid bin Mohamad Jiwa.
Pernikahan Izara dan Adib menjadikannya bagian dari keluarga Siti Nurhaliza. Keduanya dikaruniai tiga anak perempuan.
Selain berkarier di dunia hiburan, Izara juga mengembangkan bisnis fesyen melalui merek Izara World yang menawarkan produk busana muslimah dan pakaian bergaya modest. Ia juga diketahui mengembangkan usaha produk perawatan kewanitaan.
Polemik dengan Lesti Kejora membuat nama Izara semakin ramai diperbincangkan di Indonesia. Namun, persoalan tersebut berawal dari kejadian spesifik di belakang panggung konser dan masih memuat penjelasan berbeda dari pihak-pihak yang terlibat.
Pada akhirnya, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa komunikasi yang kurang jelas, perbedaan pemahaman, dan situasi keamanan di acara besar dapat memicu kesalahpahaman. Publik pun perlu menyikapinya secara proporsional tanpa memperluas persoalan pribadi menjadi pertentangan antara masyarakat Indonesia dan Malaysia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










