Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Vidi Aldiano

Tuntas Sudah Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker, Selamat Jalan Sang Penenun Harmoni

Sabtu, 7 Maret 2026 18:18 WIB

Dunia Musik Berduka: Vidi Aldiano Tutup Usia, Ucapan Belasungkawa Mengalir Deras

Sabtu, 7 Maret 2026 17:59 WIB
Saefudin Fajar Putra

Rahasia di Balik Titik Timbul: Bagaimana Seorang Disabilitas Netra di Bandung ‘Melihat’ Ayat Suci

Sabtu, 7 Maret 2026 17:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tuntas Sudah Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker, Selamat Jalan Sang Penenun Harmoni
  • Dunia Musik Berduka: Vidi Aldiano Tutup Usia, Ucapan Belasungkawa Mengalir Deras
  • Rahasia di Balik Titik Timbul: Bagaimana Seorang Disabilitas Netra di Bandung ‘Melihat’ Ayat Suci
  • Maung Bandung Full Senyum! Skuad Persib Kian Mewah Jelang Duel Lawan Persik Kediri di GBLA
  • Profil Zendhy dan Evi, Pasutri yang Bikin Nabilah O’Brien Ketakutan!
  • bank bjb syariah Gelar Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan, Perkuat Kepedulian Sosial
  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Maret 2026: Galeri 24 dan UBS Stabil, Cek Daftar Lengkapnya
  • Endingnya Bikin Nangis! Nenek di Magetan Bayar Utang Pakai Beras, Akhirnya Dilunasi Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Khamenei Wafat, Iran Masuki Kekosongan Kekuasaan, Siapa Penerusnya?

By SusanaMinggu, 1 Maret 2026 14:10 WIB3 Mins Read
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia internasional dikejutkan oleh kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu lalu.
‎
‎Insiden yang terjadi di kantor pusat Khamenei di Teheran ini menandai berakhirnya era kepemimpinan tokoh garis keras berusia 86 tahun tersebut, yang memegang kendali penuh atas Republik Islam Iran sejak 1989.
‎
‎Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kabar dramatis ini melalui pernyataan resmi pada Sabtu malam waktu setempat.
‎
‎Dalam pidato yang disiarkan secara global, Trump menyebut Khamenei sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah” dan menyerukan warga Iran untuk memanfaatkan momen ini guna “merebut kembali negara mereka.”
‎
‎Kematian Khamenei menciptakan kekosongan kekuasaan (power vacuum) yang signifikan dan memicu spekulasi luas mengenai siapa yang akan menjadi penerusnya.
‎
‎Dinamika Suksesi: Antara Keturunan dan Meritokrasi
‎
‎Tradisi penentuan Pemimpin Tertinggi Iran berada di tangan Majelis Ahli (Assembly of Experts). Namun, situasi saat ini memunculkan debat antara kelanjutan garis keturunan dan pemilihan tokoh yang dianggap paling kompeten menurut hukum Islam.
‎
‎Salah satu nama yang mencuat adalah putra kedua Khamenei, Mojtaba Khamenei, seorang ulama dengan pengaruh besar di belakang layar, yang memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Pengalaman militernya dalam perang Iran-Irak menambah legitimasi di mata faksi militer.
‎
‎Meski demikian, transisi kekuasaan ke Mojtaba diprediksi tidak mudah. Menurut laporan New York Times, Khamenei semasa hidup menegaskan bahwa jabatan Pemimpin Tertinggi tidak boleh bersifat turun-temurun.
‎
‎Ia bahkan menyoroti tiga kandidat yang dianggap layak: Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i, Ali Asghar Hejazi, dan Hassan Khomeini.
‎
‎Para Kandidat Utama
‎
‎Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i: Antara Otoritas dan Ketidakpastian

Baca Juga:  Inggris Tegaskan Dukungan untuk Israel, Tapi Peringatkan Bahaya Solusi Militer terhadap Iran

Mohseni-Eje’i, Ketua Mahkamah Agung Iran sejak 2021, dikenal karena ketegasannya dalam sistem peradilan, termasuk penjatuhan hukuman mati kepada demonstran. Beberapa laporan menyebut ia kemungkinan turut menjadi korban dalam serangan, namun konfirmasi resmi masih dinantikan.
‎
‎Ali Asghar Hejazi: Strategi dan Intelijen

Hejazi adalah Wakil Kepala Staf untuk Pemimpin Tertinggi dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri di Kementerian Intelijen. Posisi strategisnya membuat ia memahami seluk-beluk keamanan nasional dan diplomasi rahasia Iran.
‎
‎Hassan Khomeini: Wajah Reformis dan Warisan Keluarga

Cucu Ruhollah Khomeini ini dikenal moderat dan pernah menolak pencalonan presiden pada 2021. Sebagai simbol garis keturunan pendiri Republik Islam, ia tetap diperhitungkan untuk menyatukan faksi yang bertikai.
‎
‎Reaksi Oposisi: Kesempatan Emas untuk Perubahan
‎
‎Di luar lingkaran kekuasaan, kematian Khamenei disambut sebagai peluang perubahan oleh tokoh oposisi. Maryam Rajavi, Presiden terpilih Dewan Perlawanan Nasional Iran (NCRI), menyerukan penggulingan rezim ulama dan pembentukan republik demokratis.

Baca Juga:  PBB Tegang, Israel Tegaskan Tak Akan Henti Serang Iran

Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang diasingkan, juga mengimbau rakyat bersatu menentukan masa depan negara tanpa tekanan otoriter.
‎
‎Saat ini, situasi Teheran masih mencekam dengan patroli keamanan diperketat dan sinyal komunikasi yang fluktuatif.

Dunia menunggu apakah transisi kekuasaan akan menghasilkan stabilitas baru atau memicu gelombang revolusi kedua yang akan mengubah peta politik Timur Tengah.

Baca Juga:  Presiden Iran Ancam Balasan Keras Jika Israel Lanjutkan Serangan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ali Asghar Hejazi Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i Hassan Khomeini Kematian Khamenei Konflik Timur Tengah Mojtaba Khamenei Oposisi Iran Power Vacuum Iran Revolusi Iran 2026 Suksesi Pemimpin Tertinggi Iran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Saefudin Fajar Putra

Rahasia di Balik Titik Timbul: Bagaimana Seorang Disabilitas Netra di Bandung ‘Melihat’ Ayat Suci

bank bjb syariah Gelar Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan, Perkuat Kepedulian Sosial

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Blak-blakan Soal Ramai THR Swasta Kena Pajak Tapi ASN Tidak

Cek Aturan THR PNS 2026: Cair Sebelum atau Setelah Lebaran?

Hari ke-17 Ramadhan 1447 H: Jadwal Imsak di Bandung Hari Ini!

Persis Ramadan Expo 2026: Ajang UMKM Lokal Tembus Pasar Lebaran di Bandung!

Terpopuler
  • Link Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Netizen Ramai Cari Versi Asli
  • Jadwal Penukaran Uang Baru di Bandung 2026 Resmi Dibuka, Ini 4 Lokasi Program SERAMBI BI
  • ‘Mukena Pink’ Viral di TikTok: Pencarian Link Video Tanpa Sensor Ramai Jadi Sorotan
  • ‎Jangan Sampai Terlewat! Ini Waktu Adzan Maghrib Bandung Minggu 1 Maret 2026
  • Link Video No Sensor Ukhti Mukena Pink Viral, Versi Panjang Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.