Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rahasia Persib Bandung Kokoh di Puncak: Barba Targetkan Clean Sheet dan Ukir Sejarah Baru

Kamis, 16 April 2026 06:00 WIB

Jangan Sampai Ketinggalan! Kode FF Hari Ini Bisa Bikin Akun Auto Sultan

Kamis, 16 April 2026 05:00 WIB
Persib

Jelang Lawan Dewa United, Persib Dihantui Jadwal Padat

Kamis, 16 April 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rahasia Persib Bandung Kokoh di Puncak: Barba Targetkan Clean Sheet dan Ukir Sejarah Baru
  • Jangan Sampai Ketinggalan! Kode FF Hari Ini Bisa Bikin Akun Auto Sultan
  • Jelang Lawan Dewa United, Persib Dihantui Jadwal Padat
  • Banyak Dicari! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Versi Beredar, Ini Faktanya
  • Banjir Reward! Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026: Klaim Pack Pemain Bintang dan Ribuan Gems Gratis!
  • Edisi Terbatas! Kode Redeem FF 16 April 2026: Amankan Skin Weapon dan Emote Langka Sekarang
  • Viral! Guru Besar Unpad Diduga Minta Foto Tak Senonoh ke Mahasiswi Exchange
  • Heboh! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor 7 Menit Beredar di Telegram
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Khamenei Wafat, Iran Masuki Kekosongan Kekuasaan, Siapa Penerusnya?

By SusanaMinggu, 1 Maret 2026 14:10 WIB3 Mins Read
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia internasional dikejutkan oleh kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu lalu.
‎
‎Insiden yang terjadi di kantor pusat Khamenei di Teheran ini menandai berakhirnya era kepemimpinan tokoh garis keras berusia 86 tahun tersebut, yang memegang kendali penuh atas Republik Islam Iran sejak 1989.
‎
‎Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kabar dramatis ini melalui pernyataan resmi pada Sabtu malam waktu setempat.
‎
‎Dalam pidato yang disiarkan secara global, Trump menyebut Khamenei sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah” dan menyerukan warga Iran untuk memanfaatkan momen ini guna “merebut kembali negara mereka.”
‎
‎Kematian Khamenei menciptakan kekosongan kekuasaan (power vacuum) yang signifikan dan memicu spekulasi luas mengenai siapa yang akan menjadi penerusnya.
‎
‎Dinamika Suksesi: Antara Keturunan dan Meritokrasi
‎
‎Tradisi penentuan Pemimpin Tertinggi Iran berada di tangan Majelis Ahli (Assembly of Experts). Namun, situasi saat ini memunculkan debat antara kelanjutan garis keturunan dan pemilihan tokoh yang dianggap paling kompeten menurut hukum Islam.
‎
‎Salah satu nama yang mencuat adalah putra kedua Khamenei, Mojtaba Khamenei, seorang ulama dengan pengaruh besar di belakang layar, yang memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Pengalaman militernya dalam perang Iran-Irak menambah legitimasi di mata faksi militer.
‎
‎Meski demikian, transisi kekuasaan ke Mojtaba diprediksi tidak mudah. Menurut laporan New York Times, Khamenei semasa hidup menegaskan bahwa jabatan Pemimpin Tertinggi tidak boleh bersifat turun-temurun.
‎
‎Ia bahkan menyoroti tiga kandidat yang dianggap layak: Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i, Ali Asghar Hejazi, dan Hassan Khomeini.
‎
‎Para Kandidat Utama
‎
‎Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i: Antara Otoritas dan Ketidakpastian

Mohseni-Eje’i, Ketua Mahkamah Agung Iran sejak 2021, dikenal karena ketegasannya dalam sistem peradilan, termasuk penjatuhan hukuman mati kepada demonstran. Beberapa laporan menyebut ia kemungkinan turut menjadi korban dalam serangan, namun konfirmasi resmi masih dinantikan.
‎
‎Ali Asghar Hejazi: Strategi dan Intelijen

Hejazi adalah Wakil Kepala Staf untuk Pemimpin Tertinggi dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri di Kementerian Intelijen. Posisi strategisnya membuat ia memahami seluk-beluk keamanan nasional dan diplomasi rahasia Iran.
‎
‎Hassan Khomeini: Wajah Reformis dan Warisan Keluarga

Cucu Ruhollah Khomeini ini dikenal moderat dan pernah menolak pencalonan presiden pada 2021. Sebagai simbol garis keturunan pendiri Republik Islam, ia tetap diperhitungkan untuk menyatukan faksi yang bertikai.
‎
‎Reaksi Oposisi: Kesempatan Emas untuk Perubahan
‎
‎Di luar lingkaran kekuasaan, kematian Khamenei disambut sebagai peluang perubahan oleh tokoh oposisi. Maryam Rajavi, Presiden terpilih Dewan Perlawanan Nasional Iran (NCRI), menyerukan penggulingan rezim ulama dan pembentukan republik demokratis.

Baca Juga:  Presiden Iran Ancam Balasan Keras Jika Israel Lanjutkan Serangan

Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang diasingkan, juga mengimbau rakyat bersatu menentukan masa depan negara tanpa tekanan otoriter.
‎
‎Saat ini, situasi Teheran masih mencekam dengan patroli keamanan diperketat dan sinyal komunikasi yang fluktuatif.

Dunia menunggu apakah transisi kekuasaan akan menghasilkan stabilitas baru atau memicu gelombang revolusi kedua yang akan mengubah peta politik Timur Tengah.

Baca Juga:  Netanyahu dan Pejabat Israel Berlindung di Bunker Saat Tel Aviv Diserang Iran

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ali Asghar Hejazi Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i Hassan Khomeini Kematian Khamenei Konflik Timur Tengah Mojtaba Khamenei Oposisi Iran Power Vacuum Iran Revolusi Iran 2026 Suksesi Pemimpin Tertinggi Iran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Guru Besar Unpad Diduga Minta Foto Tak Senonoh ke Mahasiswi Exchange

Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet

Kirim Uang Lebih Murah, Nasabah Bank BJB Bisa Dapat Voucher Rp500 Ribu

Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak

Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat

Mencekam! Warga Ikut Terseret Arus saat Evakuasi di Sungai Cibanjaran

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.