Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Peringati Harlah KPU RI ke-73, KPU Kota Bandung Gelar Dialog Buku Bersama Anas Urbaningrum

Kamis, 15 Oktober 2026 13:52 WIB

Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat, Hakim Segera Bacakan Putusan Sela

Kamis, 15 Oktober 2026 13:37 WIB

5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong

Kamis, 15 Oktober 2026 13:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Peringati Harlah KPU RI ke-73, KPU Kota Bandung Gelar Dialog Buku Bersama Anas Urbaningrum
  • Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat, Hakim Segera Bacakan Putusan Sela
  • 5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong
  • Viral Wanita Bawa Golok Intimidasi Gadis di Garut, Korban Lapor Polisi
  • Jadi Player of the Match, Mariano Peralta Siap Tempati Posisi Mana Pun di Persib
  • Diduga Begal di Bandung Barat Ditangkap Warga, Motor Dibakar hingga Rekannya Kabur
  • 7 Wisata Alam Purwakarta Paling Hits: Dari Curug Cipurut Hingga Tebing Parang yang Menguji Adrenalin
  • Harga Emas Antam Hari Ini 15 Oktober 2026 Anjlok Rp13.000, Segini Daftar Lengkapnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Khamenei Wafat, Iran Masuki Kekosongan Kekuasaan, Siapa Penerusnya?

By SusanaMinggu, 1 Maret 2026 14:10 WIB3 Mins Read
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia internasional dikejutkan oleh kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu lalu.
‎
‎Insiden yang terjadi di kantor pusat Khamenei di Teheran ini menandai berakhirnya era kepemimpinan tokoh garis keras berusia 86 tahun tersebut, yang memegang kendali penuh atas Republik Islam Iran sejak 1989.
‎
‎Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kabar dramatis ini melalui pernyataan resmi pada Sabtu malam waktu setempat.
‎
‎Dalam pidato yang disiarkan secara global, Trump menyebut Khamenei sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah” dan menyerukan warga Iran untuk memanfaatkan momen ini guna “merebut kembali negara mereka.”
‎
‎Kematian Khamenei menciptakan kekosongan kekuasaan (power vacuum) yang signifikan dan memicu spekulasi luas mengenai siapa yang akan menjadi penerusnya.
‎
‎Dinamika Suksesi: Antara Keturunan dan Meritokrasi
‎
‎Tradisi penentuan Pemimpin Tertinggi Iran berada di tangan Majelis Ahli (Assembly of Experts). Namun, situasi saat ini memunculkan debat antara kelanjutan garis keturunan dan pemilihan tokoh yang dianggap paling kompeten menurut hukum Islam.
‎
‎Salah satu nama yang mencuat adalah putra kedua Khamenei, Mojtaba Khamenei, seorang ulama dengan pengaruh besar di belakang layar, yang memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Pengalaman militernya dalam perang Iran-Irak menambah legitimasi di mata faksi militer.
‎
‎Meski demikian, transisi kekuasaan ke Mojtaba diprediksi tidak mudah. Menurut laporan New York Times, Khamenei semasa hidup menegaskan bahwa jabatan Pemimpin Tertinggi tidak boleh bersifat turun-temurun.
‎
‎Ia bahkan menyoroti tiga kandidat yang dianggap layak: Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i, Ali Asghar Hejazi, dan Hassan Khomeini.
‎
‎Para Kandidat Utama
‎
‎Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i: Antara Otoritas dan Ketidakpastian

Baca Juga:  PBB Tegang, Israel Tegaskan Tak Akan Henti Serang Iran

Mohseni-Eje’i, Ketua Mahkamah Agung Iran sejak 2021, dikenal karena ketegasannya dalam sistem peradilan, termasuk penjatuhan hukuman mati kepada demonstran. Beberapa laporan menyebut ia kemungkinan turut menjadi korban dalam serangan, namun konfirmasi resmi masih dinantikan.
‎
‎Ali Asghar Hejazi: Strategi dan Intelijen

Hejazi adalah Wakil Kepala Staf untuk Pemimpin Tertinggi dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri di Kementerian Intelijen. Posisi strategisnya membuat ia memahami seluk-beluk keamanan nasional dan diplomasi rahasia Iran.
‎
‎Hassan Khomeini: Wajah Reformis dan Warisan Keluarga

Cucu Ruhollah Khomeini ini dikenal moderat dan pernah menolak pencalonan presiden pada 2021. Sebagai simbol garis keturunan pendiri Republik Islam, ia tetap diperhitungkan untuk menyatukan faksi yang bertikai.
‎
‎Reaksi Oposisi: Kesempatan Emas untuk Perubahan
‎
‎Di luar lingkaran kekuasaan, kematian Khamenei disambut sebagai peluang perubahan oleh tokoh oposisi. Maryam Rajavi, Presiden terpilih Dewan Perlawanan Nasional Iran (NCRI), menyerukan penggulingan rezim ulama dan pembentukan republik demokratis.

Baca Juga:  Tiga Rumah Sakit Iran Diserang, Ketegangan dengan Israel Semakin Meningkat

Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang diasingkan, juga mengimbau rakyat bersatu menentukan masa depan negara tanpa tekanan otoriter.
‎
‎Saat ini, situasi Teheran masih mencekam dengan patroli keamanan diperketat dan sinyal komunikasi yang fluktuatif.

Baca Juga:  Mengenal Rudal Sejjil: Kekuatan Balistik Iran yang Bisa Capai Tel Aviv

Dunia menunggu apakah transisi kekuasaan akan menghasilkan stabilitas baru atau memicu gelombang revolusi kedua yang akan mengubah peta politik Timur Tengah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Konflik Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Peringati Harlah KPU RI ke-73, KPU Kota Bandung Gelar Dialog Buku Bersama Anas Urbaningrum

Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat, Hakim Segera Bacakan Putusan Sela

Viral Wanita Bawa Golok Intimidasi Gadis di Garut, Korban Lapor Polisi

Ilustrasi begal

Diduga Begal di Bandung Barat Ditangkap Warga, Motor Dibakar hingga Rekannya Kabur

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos BPNT Tahap 4 Oktober 2026, Simak Cara Cek Penerima dan Status Pencairan

Bansos

BPNT Tahap 4 Oktober 2026, Ini Cara Cek Penerima dan Informasi Pencairannya

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.