Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two

Minggu, 23 Agustus 2026 10:32 WIB

Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis

Minggu, 23 Agustus 2026 10:02 WIB

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Minggu, 23 Agustus 2026 09:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two
  • Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis
  • Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!
  • Naik Lagi! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 23 Agustus 2026
  • Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Khamenei Wafat, Iran Masuki Kekosongan Kekuasaan, Siapa Penerusnya?

By SusanaMinggu, 1 Maret 2026 14:10 WIB3 Mins Read
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia internasional dikejutkan oleh kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu lalu.
‎
‎Insiden yang terjadi di kantor pusat Khamenei di Teheran ini menandai berakhirnya era kepemimpinan tokoh garis keras berusia 86 tahun tersebut, yang memegang kendali penuh atas Republik Islam Iran sejak 1989.
‎
‎Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kabar dramatis ini melalui pernyataan resmi pada Sabtu malam waktu setempat.
‎
‎Dalam pidato yang disiarkan secara global, Trump menyebut Khamenei sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah” dan menyerukan warga Iran untuk memanfaatkan momen ini guna “merebut kembali negara mereka.”
‎
‎Kematian Khamenei menciptakan kekosongan kekuasaan (power vacuum) yang signifikan dan memicu spekulasi luas mengenai siapa yang akan menjadi penerusnya.
‎
‎Dinamika Suksesi: Antara Keturunan dan Meritokrasi
‎
‎Tradisi penentuan Pemimpin Tertinggi Iran berada di tangan Majelis Ahli (Assembly of Experts). Namun, situasi saat ini memunculkan debat antara kelanjutan garis keturunan dan pemilihan tokoh yang dianggap paling kompeten menurut hukum Islam.
‎
‎Salah satu nama yang mencuat adalah putra kedua Khamenei, Mojtaba Khamenei, seorang ulama dengan pengaruh besar di belakang layar, yang memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Pengalaman militernya dalam perang Iran-Irak menambah legitimasi di mata faksi militer.
‎
‎Meski demikian, transisi kekuasaan ke Mojtaba diprediksi tidak mudah. Menurut laporan New York Times, Khamenei semasa hidup menegaskan bahwa jabatan Pemimpin Tertinggi tidak boleh bersifat turun-temurun.
‎
‎Ia bahkan menyoroti tiga kandidat yang dianggap layak: Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i, Ali Asghar Hejazi, dan Hassan Khomeini.
‎
‎Para Kandidat Utama
‎
‎Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i: Antara Otoritas dan Ketidakpastian

Baca Juga:  Iran Gempur Israel dengan Tiga Gelombang Rudal, Korban Jiwa dan Kerusakan Meluas

Mohseni-Eje’i, Ketua Mahkamah Agung Iran sejak 2021, dikenal karena ketegasannya dalam sistem peradilan, termasuk penjatuhan hukuman mati kepada demonstran. Beberapa laporan menyebut ia kemungkinan turut menjadi korban dalam serangan, namun konfirmasi resmi masih dinantikan.
‎
‎Ali Asghar Hejazi: Strategi dan Intelijen

Hejazi adalah Wakil Kepala Staf untuk Pemimpin Tertinggi dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri di Kementerian Intelijen. Posisi strategisnya membuat ia memahami seluk-beluk keamanan nasional dan diplomasi rahasia Iran.
‎
‎Hassan Khomeini: Wajah Reformis dan Warisan Keluarga

Cucu Ruhollah Khomeini ini dikenal moderat dan pernah menolak pencalonan presiden pada 2021. Sebagai simbol garis keturunan pendiri Republik Islam, ia tetap diperhitungkan untuk menyatukan faksi yang bertikai.
‎
‎Reaksi Oposisi: Kesempatan Emas untuk Perubahan
‎
‎Di luar lingkaran kekuasaan, kematian Khamenei disambut sebagai peluang perubahan oleh tokoh oposisi. Maryam Rajavi, Presiden terpilih Dewan Perlawanan Nasional Iran (NCRI), menyerukan penggulingan rezim ulama dan pembentukan republik demokratis.

Baca Juga:  Inggris Tegaskan Dukungan untuk Israel, Tapi Peringatkan Bahaya Solusi Militer terhadap Iran

Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang diasingkan, juga mengimbau rakyat bersatu menentukan masa depan negara tanpa tekanan otoriter.
‎
‎Saat ini, situasi Teheran masih mencekam dengan patroli keamanan diperketat dan sinyal komunikasi yang fluktuatif.

Baca Juga:  Israel Larang Peliputan Lokasi Serangan Iran: Siapa Pun yang Membocorkan Akan Diburu

Dunia menunggu apakah transisi kekuasaan akan menghasilkan stabilitas baru atau memicu gelombang revolusi kedua yang akan mengubah peta politik Timur Tengah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Konflik Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.