bukamata.id – Media sosial ramai dengan unggahan terkait lift dan eskalator di Stasiun Rancaekek, Kabupaten Bandung yang tidak berfungsi.
Kondisi ini memaksa penumpang, termasuk lansia, untuk naik-turun tangga saat menyeberang peron sebelum dan sesudah naik kereta.
Video kejadian ini diunggah akun Instagram @purnam_suherman pada Sabtu, 7 Maret 2026. “TRANSPORTASI UMUM yg tidak ramah Anak, Lansia & penyandang disabilitas ????????????,” tulisnya.
Dalam rekaman tersebut terlihat seorang lansia berusia 73 tahun kelelahan karena harus menapaki tangga di Stasiun Rancaekek.
Pengunggah video menyoroti kondisi lift dan eskalator yang sudah lama rusak namun belum diperbaiki.
“Alasan klasiknya ‘RUSAK’. Dari tahun-tahun sebelumnya juga selalu dengan alasan yang sama ketika ditanya ke petugas. Rusaknya setiap hari??” tulisnya.
Ia menambahkan bahwa meski tiket kereta relatif murah, fasilitas publik seperti lift dan eskalator tetap harus diperhatikan demi kenyamanan penumpang.
Klarifikasi dari PT KAI
Menanggapi unggahan viral, PT KAI melalui akun Instagram resminya memberikan klarifikasi. Pihak BUMN ini menyebut bahwa perbaikan lift dan eskalator di Stasiun Rancaekek sedang menunggu tindak lanjut dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
“Selamat siang, Kak. Railmin mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami terkait belum berfungsinya eskalator dan lift di Stasiun Rancaekek. Railmin memahami bahwa fasilitas ini sangat penting bagi kenyamanan dan aksesibilitas penumpang. Saat ini perbaikan masih dalam proses dan menunggu tindak lanjut dari DJKA selaku penanggung jawab,” tulis akun @kai121_***.
Dampak Terhadap Penumpang
Tidak berfungsinya lift dan eskalator menimbulkan kesulitan bagi lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Warganet berharap pihak terkait segera mengambil tindakan agar transportasi umum lebih ramah bagi semua kalangan, khususnya pengguna yang membutuhkan akses mudah.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










