Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Minggu, 1 November 2026 10:33 WIB

Tolic Dihukum, Persib Tetap Ganas Hadapi Kalteng FC di Si Jalak Harupat

Minggu, 1 November 2026 10:07 WIB

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Minggu, 1 November 2026 09:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah
  • Tolic Dihukum, Persib Tetap Ganas Hadapi Kalteng FC di Si Jalak Harupat
  • Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI
  • Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?
  • Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK
  • Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair
  • Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Vonis Dirut PT CIFO di Kasus Bandung Smart City Lebih Ringan dari Tuntutan

By Fahlevi MercedesSenin, 11 September 2023 15:53 WIB3 Mins Read
PT CIFO
Direktur Utama PT CIFO, Sonny Setiadi saat menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Bandung. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Direktur Utama PT CIFO, Sonny Setiadi divonis 1,5 tahun penjara dalam perkara suap terhadap sejumlah pejabat di Pemkot Bandung termasuk Wali Kota Bandung non-aktif, Yana Mulyana. Vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa Sonny ini lebih ringan dibanding tuntutan Penuntut Umum KPK.

Tak hanya itu, Sonny pun diharuskan membayar denda Rp100 juta, subsidair 3 bulan penjara. Terdakwa dinilai bersalah lantaran sudah memberikan uang suap kepada Yana Mulyana sebesar Rp186 juta.

Uang itu diberikan Sonny kepada Yana agar perusahaanya mendapatkan proyek pengerjaan Internet Service Provider (ISP) di Kota Bandung.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Sonny Setiadi bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut sebagaimana dakwaan alternatif. Menjatuhkan hukuman selama satu tahun enam bulan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Hera Kartiningsih dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (11/9/2023).

Baca Juga:  Eks Gedung Bioskop Rio dan Gereja Santo Ignatius Tambah Deretan Cagar Budaya di Cimahi

Majelis Hakim pun menyampaikan beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Hal memberatkan, perbuatan Sonny Setiadi dinilai tak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi.

“Tidak memberikan contoh baik sebagai seorang pengusaha,” ujar Hera

Sementara hal yang meringankan, lanjut Hera, terdakwa Sonny memiliki tanggungan keluarga dan belum pernah dihukum.

Vonis yang diterima Sonny Setiadi tersebut lebih ringan dari tuntutan Penuntut Umum KPK. Dalam sidang beberapa waktu lalu, terdakwa dituntut pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan penjara

Dalam perkara itu, Sonny dinyatakan terbukti bersalah sudah melanggar ketentuan yang tertera dalam dakwaan alternatif pertama yakni Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Baca Juga:  Palsukan Dokumen PPDB 2023, Ridwan Kamil Akan Laporkan 80 Oknum Orangtua Murid ke Polisi

Sonny Setiadi dalam perkara ini dianggap memberikan suap kepada Yana Mulyana lewat perantara Khairur Rijal, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Rijal mengajak Sonny menemui Yana Mulyana supaya mendapatkan proyek ISP. Khairur Rijal meminta Sonny membawa uang Rp150 juta untuk Yana Mulyana, yang kemudian hanya disanggupi Rp100 juta.

Atas peran Rijal, Sonny pun bertemu dengan Yana Mulyana di Pendopo Wali Kota Bandung pada Desember 2022 dan menyampaikan keinginan supaya mendapatkan proyek ISP. Di Pendopo itu lah Sonny menyerahkan uang haram sebesar Rp100 juta kepada Yana Mulyana.

Usai menerima uang haram, Yana lalu menggolkan perusahaan Sony sebagai pelaksana proyek.

“Terdakwa memberikan uang kepada Yana Mulyana Rp100 juta. Setelah pertemuan itu, terdakwa menghubungi Yana Mulyana melalui pesan singkat terkait keinginan mendapatkan proyek dan disetujui oleh Yana dengan mengatakan Bismillah,” ungkap Majelis Hakim.

Baca Juga:  Ingin Polda Jabar Miliki Gedung Keren, Ridwan Kamil Beri Dana Hibah Rp100 Miliar

Usai pertemuan, Khairur Rijal kemudian meminta pegawai harian lepas Anisa untuk mengurus pengadaan ISP spesifikasi fiber optik internasional 150 Mbps sebanyak 12 unit pada E-Catalogue dengan penyedia jasa PT CIFO.

Total harga Rp1.130.160.000 dengan pembayaran tiga termin yang akhirnya direvisi menjadi empat termin sesuai permintaan terdakwa.

Khairur Rijal juga meminta lagi uang kepada terdakwa Sonny Setiadi untuk bantuan THR. Terdakwa memberikan uang Rp86 juta kepada Khairur Rijal melalui stafnya Asep Gunawan di parkiran Balai Kota setelah menerima pembayaran termin pertama mencapai Rp500 juta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Smart City Featured suap
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.