Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh! Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Ada Link Asli?

Jumat, 20 Februari 2026 19:30 WIB

Bos Persib Meledak! Wasit FIFA Asia Dinilai Paling Parah di Indonesia

Jumat, 20 Februari 2026 19:01 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita

Jumat, 20 Februari 2026 18:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh! Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Ada Link Asli?
  • Bos Persib Meledak! Wasit FIFA Asia Dinilai Paling Parah di Indonesia
  • Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita
  • Haid saat Ramadhan? Ini 5 Amalan yang Tetap Berpahala Besar
  • Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?
  • Misi Balas Dendam Maung Bandung: Menanti Duel Panas Persib vs Persita di GBLA!
  • Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!
  • Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026 Lengkap dengan Waktu Salat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Harus Bersabar! Pembangunan BRT Bandung Raya Bikin Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran

By SusanaSelasa, 3 Februari 2026 15:20 WIB2 Mins Read
Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. (Foto: Ilustrasi/Jabarprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pembangunan jalur khusus atau on corridor serta halte Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya di Kota Bandung segera memasuki tahap pengerjaan fisik.

Proyek transportasi massal ini akan mulai dikerjakan secara bertahap pada Februari 2026 dan mencakup sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandung.

BRT Bandung Raya yang kini dikenal sebagai Metro Jabar Trans (MJT) dirancang memiliki jalur khusus dengan separator atau pembatas jalan, mirip konsep TransJakarta. Namun, lebar jalurnya disesuaikan dengan kondisi jalan di Kota Bandung yang relatif lebih sempit.

Total 21 Kilometer Jalur BRT di 18 Koridor

Pemerintah merencanakan pembangunan jalur on corridor BRT Bandung Raya dengan total panjang sekitar 21 kilometer untuk melayani 18 koridor rute layanan. Jalur tersebut akan melintasi berbagai kawasan strategis dan padat aktivitas.

Adapun ruas jalan di Kota Bandung yang masuk dalam rencana pembangunan jalur khusus dan halte BRT antara lain:

  • Jalan Sudirman
  • Jalan Rajawali
  • Jalan Pasirkoja
  • Kawasan Tegallega
  • Jalan Otista
  • Jalan Dewi Sartika
  • Jalan Banceuy
  • Jalan Naripan
  • Jalan Ahmad Yani
  • Jalan Jakarta
Baca Juga:  Wali Kota Bandung soal Angkot Pintar: Konsep Belum Matang, Masih Kertas

Serta beberapa ruas lainnya yang akan diumumkan secara bertahap.

Dishub Bandung: Menunggu Rampung Kontrak Kemenhub

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik jalur khusus BRT dan halte akan dimulai setelah proses kontrak dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI selesai.

Baca Juga:  BRT Bandung Raya Mulai Bergerak, Juru Parkir dan Penyewa Kios Dapat Dana Kompensasi

“Yang on corridor saat ini masih menunggu kontrak. Rencananya kontrak selesai Februari ini, termasuk pembangunan halte dan separator jalannya,” ujar Rasdian, Selasa (3/2/2026).

Jalan Menyempit, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Rasdian mengakui, pembangunan jalur khusus BRT akan berdampak pada penyempitan sejumlah ruas jalan. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, Dishub Kota Bandung telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas bersama pihak kepolisian.

“Pembuatan on corridor dan halte pasti berdampak pada arus lalu lintas. Karena itu kami siapkan rekayasa lalu lintas dan penempatan petugas di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga:  Ini Cara Naik, Jadwal, dan Rute Bus Metro Jabar Trans

Koordinasi intensif dengan kepolisian akan dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas warga selama masa pembangunan berlangsung.

Transportasi Massal Modern untuk Bandung Raya

Pembangunan BRT Bandung Raya diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas transportasi publik di kawasan metropolitan Bandung Raya.

Dengan jalur khusus dan halte modern, Metro Jabar Trans ditargetkan mampu menjadi moda transportasi yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mengikuti informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya halte BRT Bandung jalur khusus BRT Bandung Metro Jabar Trans on corridor BRT pembangunan BRT Bandung 2026 transportasi massal Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras Ilegal di Bojongsoang, Puluhan Ribu Butir Disita

Demi Redam Perang Tarif, Indonesia ‘Terpaksa’ Belanja Migas AS Rp253 Triliun?

Adzan Maghrib Bandung Hari Ini 20 Februari 2026, Catat Waktu Buka Puasa!

Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa

Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa

Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.