bukamata.id – Polsek Cileunyi menggelar operasi razia minuman keras (miras) ilegal di wilayah hukumnya pada Sabtu (11/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian berhasil menyita ratusan botol dan jeriken miras dari tiga lokasi berbeda di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Razia ini dilakukan melalui penyisiran di sejumlah warung yang diduga menjual minuman keras tanpa izin. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan berbagai jenis miras yang disimpan dan diperjualbelikan secara ilegal.
Ratusan Botol Miras Diamankan dari Tiga Lokasi
Pada lokasi pertama, sebuah warung milik seorang berinisial IS (50) di Jalan Cinunuk Sadang, Desa Cinunuk, petugas mengamankan 19 botol ciu rasa leci, 6 botol arak Bali, serta 16 botol minuman keras dari berbagai merek.
Di lokasi kedua, warung milik WA (24) di Kampung Sindangsari, Desa Cileunyi Wetan, petugas menemukan 6 jeriken tuak, 15 botol ciu, dan 6 botol arak Bali.
Sementara itu, di titik ketiga milik AL (39) di kawasan yang sama, polisi menyita 13 plastik tuak dan 15 botol ciu rasa leci.
Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan meliputi 6 jeriken tuak, 13 plastik tuak atau ciu, 49 botol ciu rasa leci, 12 botol arak Bali, serta 16 botol minuman keras dari berbagai merek.
Komitmen Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif
Kapolsek Polsek Cileunyi, AKP Anggy Prasetiyo, menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah hukum setempat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cileunyi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya kepolisian, terutama dalam mencegah peredaran minuman keras ilegal yang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sosial.
Ajak Masyarakat Berperan Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Selain penindakan, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Kolaborasi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan kepolisian untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










