Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak

Kamis, 2 April 2026 15:08 WIB

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Kamis, 2 April 2026 14:20 WIB

Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026

Kamis, 2 April 2026 14:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak
  • KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi
  • Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
  • Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan
  • Waspada Motivasi Berlipat Kabau Sirah, Bojan Hodak Minta Persib Tak Remehkan Semen Padang
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Dunia Akui Kreativitas Indonesia! Alat Sederhana Ini Jadi Incaran Warga Asing
  • Fakta Mengejutkan KPK! CCTV Ono Surono Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan

By Aga GustianaKamis, 2 April 2026 14:12 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gempa
ilustrasi gempa bumi. (Foto: Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasca-guncangan hebat yang melanda wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa aktivitas tektonik di bawah laut kawasan tersebut masih sangat aktif, memicu rentetan gempa susulan yang diprediksi belum akan berhenti dalam waktu dekat.

Hingga Kamis (2/4/2026) pagi pukul 09.50 WIB, sensor BMKG telah menangkap setidaknya 48 kali aktivitas gempa susulan. Kekuatannya bervariasi di rentang magnitudo 3 hingga 5,5, di mana dua di antaranya dirasakan cukup kuat oleh warga setempat.

Dinamika Tektonik yang Masih Labil

Kepala BMKG, Teuku Faishal Fathani, menjelaskan bahwa durasi aktivitas seismik ini sangat bergantung pada proses pelepasan energi di lempeng tektonik.

“Jadi untuk gempa susulan ini tergantung dinamika yang ada, bisa jadi terjadi beberapa hari, ya. Beberapa hari ke depan,” ungkap Teuku dalam konferensi pers daring, Kamis.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah di Tol Cisumdawu KM 177 Memburuk, Badan Geologi Rekomendasikan Mitigasi Struktural Serius

Meskipun status peringatan dini tsunami telah resmi dicabut, BMKG tidak mengendurkan pengawasan. Fokus saat ini beralih pada mitigasi dampak gempa susulan dan koordinasi intensif dengan BNPB serta pemerintah daerah di lokasi terdampak.

Prosedur Darurat Tetap Berlaku

Pemerintah mengimbau warga untuk tidak langsung merasa aman sepenuhnya. Mengingat wilayah Maluku dan Sulawesi berada di zona tektonik yang sangat aktif, potensi munculnya guncangan baru yang memicu alarm peringatan dini tetap terbuka lebar.

Baca Juga:  Demo DPRD Jabar Memanas, Polisi Tembakan Gas Air Mata Pukul Mundur Massa

“Kemudian juga apabila ada gempa atau kondisi yang membahayakan juga kita akan kembali merilis, kembali lagi ke SOP untuk merilis peringatan dini berikutnya,” tegas Teuku.

Tren Peluruhan Gempa Masih Dipantau

Senada dengan hal tersebut, Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyebutkan bahwa tim ahli masih mengumpulkan data lebih lanjut untuk memetakan tren penurunan (peluruhan) kekuatan gempa. Secara teori, proses ini bisa memakan waktu satu hingga dua minggu.

Baca Juga:  Perkuat Mitigasi Bencana, Pemkot Bandung Siapkan Penambahan Ruang Terbuka Hijau

Karena data saat ini masih bersifat awal, kesimpulan mengenai kapan wilayah tersebut benar-benar stabil belum bisa dipastikan secara presisi.

“Iya, karena ini baru 2 jam ya, nanti tentunya kalau sudah satu hari bisa ada tren per jamnya berapa [gempa susulan], sehingga kita akan bisa menyimpulkan peluruhannya sampai di berapa hari ke depan,” pungkas Rahmat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini Gempa Maluku Utara Gempa Sulawesi Utara Info BMKG Terbaru Mitigasi Bencana
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Fakta Mengejutkan KPK! CCTV Ono Surono Jadi Sorotan

Cegah Penimbunan, Polisi Intensifkan Patroli SPBU di Bandung

gempa

Gempa 7,6 SR Guncang Bitung-Manado, 1 Orang Tewas

Ilustrasi gempa

Update Gempa Hari Ini: Bitung-Manado Diguncang Magnitudo 7,3, Berpotensi Tsunami

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.