Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Kamis, 30 Juli 2026 20:39 WIB

Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi

Kamis, 30 Juli 2026 20:16 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Kamis, 30 Juli 2026 20:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • Jadwal Terakhir Grup A Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines, Arema vs DPMM Berebut Semifinal
  • Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung
  • Apa Itu Kabinet Bayangan? Mengenal Gerakan Pengawasan Publik yang Diisi 15 Menteri Tandingan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perkuat Mitigasi Bencana, Pemkot Bandung Siapkan Penambahan Ruang Terbuka Hijau

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 16:09 WIB3 Mins Read
Pemkot Bandung Fokus Tambah Ruang Terbuka Hijau
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung menegaskan langkah serius dalam memperketat pengawasan kawasan Bandung Utara sebagai upaya menekan risiko bencana hidrometeorologi yang berpotensi berdampak langsung ke wilayah kota. Penguatan mitigasi hingga penambahan ruang terbuka hijau (RTH) kini menjadi fokus utama kebijakan ke depan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa posisi geografis Kota Bandung membuat wilayahnya menjadi pihak yang paling terdampak akibat perubahan tata guna lahan dan kondisi alam di Bandung Utara. Situasi tersebut menuntut kesiapan lebih tinggi dari pemerintah kota dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana.

“Kota Bandung ini penerima akibat. Jadi kita mesti lebih antisipasi menghadapi dampak-dampak tersebut,” kata Farhan usai menghadiri Launching Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) di Alun-Alun Ujungberung, Senin (26/1/2026).

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkot Bandung mulai memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus memanfaatkan teknologi untuk mendukung sistem peringatan dini. Saat ini, pemantauan ketinggian air baru dilakukan melalui satu sensor yang terpasang di Sungai Cikapundung.

“Sekarang ini baru satu titik di Sungai Cikapundung yang punya sensor. Kalau airnya naik dengan deras yang sangat tinggi, kita bisa tahu. Ke depan kita cari beberapa titik lain untuk diterapkan teknologi sensor,” jelasnya.

Farhan menuturkan, wilayah yang perlu pengawasan ekstra membentang luas dari Gunung Burangrang hingga Gunung Manglayang. Rentang kawasan Bandung Utara tersebut, baik di sisi barat maupun timur, menjadi sumber aliran air yang berpotensi membawa dampak langsung ke Kota Bandung.

Sejumlah sungai utama seperti Cikapundung, Cidurian, dan aliran lainnya kini masuk dalam daftar prioritas pemantauan karena berperan besar dalam dinamika banjir dan longsor di wilayah perkotaan.

Tak hanya fokus pada sistem peringatan dini, Pemkot Bandung juga menyiapkan strategi jangka menengah dan panjang melalui penambahan ruang terbuka hijau. Saat ini, perhitungan ulang luasan RTH sedang dilakukan.

“Target kita menambah RTH. Perhitungan barunya sedang dilakukan. Selain itu, saya juga akan mencari kemungkinan CSR dari perusahaan-perusahaan besar untuk membuka RTH di Kota Bandung,” ungkap Farhan.

Ia bahkan menyebutkan opsi penataan ulang ruang hingga relokasi sebagai langkah realistis untuk mengejar target minimal 30 persen RTH, sesuai ketentuan nasional. Menurutnya, keseimbangan lingkungan menjadi kunci penting dalam mengurangi potensi bencana di masa mendatang.

Dari sisi kesiapan anggaran, Farhan memastikan Pemkot Bandung masih memiliki cadangan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat digunakan sewaktu-waktu jika terjadi bencana. Meski sebagian anggaran telah dialokasikan untuk penanganan persoalan sampah, dana darurat tetap disiagakan.

“Cadangan kas kita insyaallah bisa dengan mudah dialihkan apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Farhan juga menyinggung keterlibatan Pemkot Bandung dalam membantu penanganan bencana di wilayah Bandung Barat. Bantuan yang diberikan bersifat tanggap darurat, mulai dari pengerahan personel hingga distribusi logistik yang tersedia di gudang pemerintah.

Di lapangan, dua unit pemadam kebakaran masih diterjunkan untuk membantu proses evakuasi, terutama di area berlumpur yang sulit dijangkau alat berat. Teknik penyemprotan air dipilih sebagai solusi dalam kondisi tertentu.

Dengan rangkaian langkah tersebut, Farhan berharap upaya antisipasi yang terus diperkuat dapat menekan risiko bencana dan meminimalkan dampaknya bagi masyarakat Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Utara lingkungan Bandung Mitigasi Bencana Pemkot Bandung RTH Bandung Ruang Terbuka Hijau
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Apa Itu Kabinet Bayangan? Mengenal Gerakan Pengawasan Publik yang Diisi 15 Menteri Tandingan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.