Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perkuat Mitigasi Bencana, Pemkot Bandung Siapkan Penambahan Ruang Terbuka Hijau

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 16:09 WIB3 Mins Read
Pemkot Bandung Fokus Tambah Ruang Terbuka Hijau
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung menegaskan langkah serius dalam memperketat pengawasan kawasan Bandung Utara sebagai upaya menekan risiko bencana hidrometeorologi yang berpotensi berdampak langsung ke wilayah kota. Penguatan mitigasi hingga penambahan ruang terbuka hijau (RTH) kini menjadi fokus utama kebijakan ke depan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa posisi geografis Kota Bandung membuat wilayahnya menjadi pihak yang paling terdampak akibat perubahan tata guna lahan dan kondisi alam di Bandung Utara. Situasi tersebut menuntut kesiapan lebih tinggi dari pemerintah kota dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana.

“Kota Bandung ini penerima akibat. Jadi kita mesti lebih antisipasi menghadapi dampak-dampak tersebut,” kata Farhan usai menghadiri Launching Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) di Alun-Alun Ujungberung, Senin (26/1/2026).

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkot Bandung mulai memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus memanfaatkan teknologi untuk mendukung sistem peringatan dini. Saat ini, pemantauan ketinggian air baru dilakukan melalui satu sensor yang terpasang di Sungai Cikapundung.

Baca Juga:  Warga Bandung Diminta Ikuti Earth Hour Hari Ini, Matikan Lampu Mulai Pukul 22.00 WIB

“Sekarang ini baru satu titik di Sungai Cikapundung yang punya sensor. Kalau airnya naik dengan deras yang sangat tinggi, kita bisa tahu. Ke depan kita cari beberapa titik lain untuk diterapkan teknologi sensor,” jelasnya.

Farhan menuturkan, wilayah yang perlu pengawasan ekstra membentang luas dari Gunung Burangrang hingga Gunung Manglayang. Rentang kawasan Bandung Utara tersebut, baik di sisi barat maupun timur, menjadi sumber aliran air yang berpotensi membawa dampak langsung ke Kota Bandung.

Sejumlah sungai utama seperti Cikapundung, Cidurian, dan aliran lainnya kini masuk dalam daftar prioritas pemantauan karena berperan besar dalam dinamika banjir dan longsor di wilayah perkotaan.

Baca Juga:  Taman Ciujung Kota Bandung Bakal Disulap Jadi Pusat Olahraga dan Rekreasi

Tak hanya fokus pada sistem peringatan dini, Pemkot Bandung juga menyiapkan strategi jangka menengah dan panjang melalui penambahan ruang terbuka hijau. Saat ini, perhitungan ulang luasan RTH sedang dilakukan.

“Target kita menambah RTH. Perhitungan barunya sedang dilakukan. Selain itu, saya juga akan mencari kemungkinan CSR dari perusahaan-perusahaan besar untuk membuka RTH di Kota Bandung,” ungkap Farhan.

Ia bahkan menyebutkan opsi penataan ulang ruang hingga relokasi sebagai langkah realistis untuk mengejar target minimal 30 persen RTH, sesuai ketentuan nasional. Menurutnya, keseimbangan lingkungan menjadi kunci penting dalam mengurangi potensi bencana di masa mendatang.

Dari sisi kesiapan anggaran, Farhan memastikan Pemkot Bandung masih memiliki cadangan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat digunakan sewaktu-waktu jika terjadi bencana. Meski sebagian anggaran telah dialokasikan untuk penanganan persoalan sampah, dana darurat tetap disiagakan.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Tinjau Perayaan Malam Natal, Berjalan Kondusif dan Khidmat

“Cadangan kas kita insyaallah bisa dengan mudah dialihkan apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Farhan juga menyinggung keterlibatan Pemkot Bandung dalam membantu penanganan bencana di wilayah Bandung Barat. Bantuan yang diberikan bersifat tanggap darurat, mulai dari pengerahan personel hingga distribusi logistik yang tersedia di gudang pemerintah.

Di lapangan, dua unit pemadam kebakaran masih diterjunkan untuk membantu proses evakuasi, terutama di area berlumpur yang sulit dijangkau alat berat. Teknik penyemprotan air dipilih sebagai solusi dalam kondisi tertentu.

Dengan rangkaian langkah tersebut, Farhan berharap upaya antisipasi yang terus diperkuat dapat menekan risiko bencana dan meminimalkan dampaknya bagi masyarakat Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Utara lingkungan Bandung Mitigasi Bencana Pemkot Bandung RTH Bandung Ruang Terbuka Hijau
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.