Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

Kamis, 17 September 2026 21:08 WIB

Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang

Kamis, 17 September 2026 20:30 WIB
pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Kamis, 17 September 2026 20:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
  • Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang
  • Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang
  • Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung
  • Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan
  • Kabar Baik dari Ruang Pemulihan: Bek Andalan Persib Pastikan Kondisinya Aman Usai Insiden di ACL 2
  • Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini
  • Dari Ratu Model ke Kursi Panas: Sisi Lain Ida Yulidina, Istri Purbaya yang Berani Bongkar Rahasia Istana!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perkuat Mitigasi Bencana, Pemkot Bandung Siapkan Penambahan Ruang Terbuka Hijau

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 16:09 WIB3 Mins Read
Pemkot Bandung Fokus Tambah Ruang Terbuka Hijau
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung menegaskan langkah serius dalam memperketat pengawasan kawasan Bandung Utara sebagai upaya menekan risiko bencana hidrometeorologi yang berpotensi berdampak langsung ke wilayah kota. Penguatan mitigasi hingga penambahan ruang terbuka hijau (RTH) kini menjadi fokus utama kebijakan ke depan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa posisi geografis Kota Bandung membuat wilayahnya menjadi pihak yang paling terdampak akibat perubahan tata guna lahan dan kondisi alam di Bandung Utara. Situasi tersebut menuntut kesiapan lebih tinggi dari pemerintah kota dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana.

“Kota Bandung ini penerima akibat. Jadi kita mesti lebih antisipasi menghadapi dampak-dampak tersebut,” kata Farhan usai menghadiri Launching Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) di Alun-Alun Ujungberung, Senin (26/1/2026).

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkot Bandung mulai memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus memanfaatkan teknologi untuk mendukung sistem peringatan dini. Saat ini, pemantauan ketinggian air baru dilakukan melalui satu sensor yang terpasang di Sungai Cikapundung.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Lakukan Berbagai Persiapan Jelang Nataru 2024

“Sekarang ini baru satu titik di Sungai Cikapundung yang punya sensor. Kalau airnya naik dengan deras yang sangat tinggi, kita bisa tahu. Ke depan kita cari beberapa titik lain untuk diterapkan teknologi sensor,” jelasnya.

Farhan menuturkan, wilayah yang perlu pengawasan ekstra membentang luas dari Gunung Burangrang hingga Gunung Manglayang. Rentang kawasan Bandung Utara tersebut, baik di sisi barat maupun timur, menjadi sumber aliran air yang berpotensi membawa dampak langsung ke Kota Bandung.

Sejumlah sungai utama seperti Cikapundung, Cidurian, dan aliran lainnya kini masuk dalam daftar prioritas pemantauan karena berperan besar dalam dinamika banjir dan longsor di wilayah perkotaan.

Baca Juga:  Sudah 20 Hari Tak Diangkut, Ratusan Ton Sampah Menggunung di TPS Taman Cibeunying

Tak hanya fokus pada sistem peringatan dini, Pemkot Bandung juga menyiapkan strategi jangka menengah dan panjang melalui penambahan ruang terbuka hijau. Saat ini, perhitungan ulang luasan RTH sedang dilakukan.

“Target kita menambah RTH. Perhitungan barunya sedang dilakukan. Selain itu, saya juga akan mencari kemungkinan CSR dari perusahaan-perusahaan besar untuk membuka RTH di Kota Bandung,” ungkap Farhan.

Ia bahkan menyebutkan opsi penataan ulang ruang hingga relokasi sebagai langkah realistis untuk mengejar target minimal 30 persen RTH, sesuai ketentuan nasional. Menurutnya, keseimbangan lingkungan menjadi kunci penting dalam mengurangi potensi bencana di masa mendatang.

Dari sisi kesiapan anggaran, Farhan memastikan Pemkot Bandung masih memiliki cadangan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat digunakan sewaktu-waktu jika terjadi bencana. Meski sebagian anggaran telah dialokasikan untuk penanganan persoalan sampah, dana darurat tetap disiagakan.

Baca Juga:  Eva Diminta Legowo Direlokasi, Pembangunan Rudet Tamansari Harus Segera Dilakukan

“Cadangan kas kita insyaallah bisa dengan mudah dialihkan apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Farhan juga menyinggung keterlibatan Pemkot Bandung dalam membantu penanganan bencana di wilayah Bandung Barat. Bantuan yang diberikan bersifat tanggap darurat, mulai dari pengerahan personel hingga distribusi logistik yang tersedia di gudang pemerintah.

Di lapangan, dua unit pemadam kebakaran masih diterjunkan untuk membantu proses evakuasi, terutama di area berlumpur yang sulit dijangkau alat berat. Teknik penyemprotan air dipilih sebagai solusi dalam kondisi tertentu.

Dengan rangkaian langkah tersebut, Farhan berharap upaya antisipasi yang terus diperkuat dapat menekan risiko bencana dan meminimalkan dampaknya bagi masyarakat Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Mitigasi Bencana Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Jalan Penghubung Cihampelas-Cililin Rusak Parah, Pemkab Bandung Barat Turun Tangan

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.