bukamata.id – Fitur FaceTime yang dirancang Apple untuk mempermudah komunikasi keluarga dan rekan kini disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Apple bersama Federal Trade Commission (FTC) baru saja mengeluarkan peringatan darurat bagi para pengguna iPhone dan iPad terkait maraknya aksi penipuan berbasis social engineering (rekayasa sosial) yang memanfaatkan fitur video call tersebut.
Pola Licik Penipu: Dari SMS ke Video Call
Modus penipuan ini biasanya diawali dengan taktik yang cukup sistematis. Korban awalnya akan menerima SMS palsu yang mengatasnamakan bank atau lembaga keuangan. Pesan tersebut biasanya berisi peringatan palsu mengenai aktivitas mencurigakan di rekening atau kartu kredit korban.
Penipu kemudian menggiring korban untuk menghubungi nomor telepon yang tertera dalam pesan tersebut, atau menghubungi korban secara langsung dengan dalih proses verifikasi. Setelah terbangun komunikasi, pelaku akan membujuk korban untuk beralih ke FaceTime dengan alasan untuk mempercepat “penyelesaian masalah”.
Baca Juga: Bocoran iPhone 18 Bikin Geger! Layar 120Hz Masuk iPhone Non-Pro, Era Baru Apple Dimulai?
Saat sesi video call berlangsung, inilah saat krusial bagi pelaku. Mereka akan meminta korban melakukan fitur berbagi layar (screen sharing). Saat layar terbuka, pelaku akan menuntun korban untuk mengakses aplikasi perbankan, memasukkan kode keamanan, hingga akhirnya berhasil menguras saldo di rekening korban.
Penipuan Dukungan Teknis Palsu
Selain menargetkan nasabah bank, modus ini juga menyasar pengguna yang diklaim memiliki masalah perangkat. Pelaku berpura-pura menjadi tim dukungan teknis resmi yang menyatakan ada kerusakan sistem.
“Saat melakukan panggilan FaceTime, korban akan diarahkan oleh penipu untuk berbagi layar dan mengubah pengaturannya. Hal ini memberikan kesempatan bagi penipu untuk menyarankan username dan password, atau melihatnya saat diketik oleh korban,” demikian catatan dalam laman dukungan Apple.
Cara Melindungi Diri dari Jebakan FaceTime
Agar tidak menjadi korban berikutnya, sangat penting untuk memahami batasan prosedur resmi perusahaan. Perlu diingat bahwa pihak bank maupun Apple tidak akan pernah menghubungi Anda melalui FaceTime untuk meminta kata sandi (password), kode verifikasi, atau informasi sensitif lainnya.
Baca Juga: Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
Berikut adalah langkah preventif yang harus segera Anda lakukan:
- Jangan Pernah Berbagi Layar: Tolak mentah-mentah permintaan untuk melakukan screen sharing dengan orang yang tidak Anda kenal atau nomor yang tidak terverifikasi.
- Jangan Berikan Kredensial: Jangan pernah membocorkan username, password, atau kode OTP dalam kondisi apa pun, baik melalui suara maupun visual saat video call.
- Waspada Urgensi: Jika penelepon menekan Anda untuk segera mentransfer uang atau bertindak dengan tergesa-gesa, segera tutup telepon tersebut. Itu adalah indikasi kuat sebuah penipuan.
- Hubungi Saluran Resmi: Jika menerima SMS mencurigakan perihal perbankan, jangan hubungi nomor di dalam SMS tersebut. Segera telepon call center resmi bank Anda melalui nomor yang tertera di kartu debit atau situs web resmi bank tersebut.
Jika Anda mendapati panggilan FaceTime yang mencurigakan, Apple menyarankan untuk segera mengambil tangkapan layar (screenshot) informasi panggilan tersebut dan mengirimkannya melalui email ke reportfacetimefraud@apple.com. Tetaplah waspada dan jangan biarkan privasi digital Anda dicuri oleh pelaku kejahatan siber.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










