bukamata.id – Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).
Kapal yang membawa 243 orang tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan. Dalam perkembangan terbaru, kapal Virgo Transport 8 diketahui dalam kondisi terbalik di tengah laut.
Hingga pukul 12.00 WITA, sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi ke tiga kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan proses pencarian serta evakuasi terhadap penumpang dan awak kapal lainnya masih berlangsung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana mengatakan, proses evakuasi dilakukan oleh tiga kapal yang berada di sekitar lokasi.
TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, TB TCP mengevakuasi 38 orang, sedangkan MV Haida berhasil mengevakuasi 49 orang.
“Dari 16 orang yang dievakuasi ke TB Mauhaw IX, satu orang meninggal dunia,” kata I Putu Sudayana.
Sementara itu, seluruh penumpang yang dievakuasi ke TB TCP dan MV Haida dilaporkan dalam kondisi selamat.
Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Tengah Laut
General Manager Pelindo Pelabuhan Kotabaru, Kalimantan Selatan, Dani Rahmat, juga membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.
“Info terakhir posisi kapal, kondisinya sudah terbalik di tengah laut,” kata Dani.
Posko Operasi SAR untuk menangani kecelakaan Virgo Transport 8 didirikan di kawasan Pelabuhan Trisakti pada Minggu pagi.
Sejumlah keluarga penumpang dan awak kapal juga mulai berdatangan ke posko. Mereka menunggu informasi terbaru mengenai kondisi kerabat yang berada di dalam kapal.
Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin menerima laporan mengenai hilangnya kontak kapal Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 04.10 WITA.
Laporan tersebut disampaikan oleh Yoel Rihi selaku General Manager PT Virgo.
Berdasarkan informasi awal, kapal Virgo Transport 8 hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah dilaporkan menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 10.13.
Saat laporan diterima, kapal belum dapat dihubungi dan posisi terakhirnya berada di perairan Laut Jawa, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Tim SAR Dikerahkan Cari Penumpang Virgo Transport 8
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin langsung mengerahkan satu regu penyelamat yang terdiri dari enam personel.
Tim berangkat menuju Dermaga SAR Basirih pada Minggu sekitar pukul 04.30 WITA. Selanjutnya, tim akan menuju lokasi perkiraan posisi terakhir kapal menggunakan KN SAR Laksmana 241 dengan estimasi perjalanan sekitar lima jam.
I Putu Sudayana mengatakan pencarian dan evakuasi dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
“Mengingat jumlah penumpang dan awak kapal yang cukup banyak, kami mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal,” ujarnya.
Penumpang Dievakuasi ke Tuban dan Banjarmasin
Dari 103 orang yang telah dievakuasi, 16 orang dibawa oleh TB Mauhaw IX. Kapal tersebut selanjutnya diarahkan menuju Pelabuhan Tuban, Jawa Timur.
Sementara itu, 38 orang yang dievakuasi TB TCP dan 49 orang yang diselamatkan MV Haida akan dibawa menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Proses pencarian terhadap penumpang dan awak kapal yang belum ditemukan masih terus dilakukan.
Data Pelacakan Kapal Virgo Transport 8
Berdasarkan data dari situs pemantauan kapal VesselFinder dan MarineTraffic, Virgo Transport 8 tercatat berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 10.33 WIB.
Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Data pemantauan kapal juga mencatat bahwa Virgo Transport 8 sebelumnya bernama Ferry Kurushima. Kapal tersebut dibangun di galangan Shin Kurushima Onishi pada 1987.
Saat masih beroperasi di Jepang, kapal tersebut diketahui melayani rute penumpang antara Pelabuhan Kokura dan Pelabuhan Matsuyama. Layanan tersebut terakhir dilakukan pada 30 Juni 2025.
Hingga kini, proses pencarian dan evakuasi Kapal Virgo Transport 8 masih menjadi prioritas tim SAR. Petugas terus berupaya menemukan dan menyelamatkan seluruh penumpang serta awak kapal yang masih berada dalam pencarian.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









