Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Lengkap 9 Nomor Esports Indonesia yang Lolos ke Main Event Asian Games 2026, Game Apa Saja?

Senin, 22 Juni 2026 21:27 WIB

Bukan Messi atau Mbappe, Penyerang Inilah yang Pimpin Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

Senin, 22 Juni 2026 20:58 WIB

Resmi! Persib Lepas Sergio Castel Martinez Usai Super League 2025/26

Senin, 22 Juni 2026 20:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Lengkap 9 Nomor Esports Indonesia yang Lolos ke Main Event Asian Games 2026, Game Apa Saja?
  • Bukan Messi atau Mbappe, Penyerang Inilah yang Pimpin Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026
  • Resmi! Persib Lepas Sergio Castel Martinez Usai Super League 2025/26
  • Heboh! Cut Salwa Jadi Trending di TikTok, Link Video yang Beredar Picu Rasa Penasaran
  • PLN Jabar Digugat Rp2 Ribu Akibat Sering Mati Lampu: Biar Jadi Pelajaran, Telat Bayar Saja Kita Diputus!
  • FKSS Jabar Curiga Dana Sekolah Swasta Gratis Bakal Caplok Jatah Siswa Miskin
  • Persib Siapkan Pengumuman Pemain Dilepas, Luka Menalo Dirumorkan Segera Gabung
  • Trauma dan Luka Berat, Korban Kekerasan di Bandung Bakal Jalani Operasi Bedah Plastik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 22 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Wisata Sejarah, Benteng Gedong Dalapan Cililin Simpan Harta Karun Belanda

By SusanaSelasa, 30 April 2024 13:47 WIB3 Mins Read
Benteng Gedong Dalapan, Cililin Kabupaten Bandung Barat. Foto: Instagram @heritage_gedong8.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Selain terkenal dengan tempat wisata serta kulinernya, Bandung juga dipenuhi dengan bangunan sejarah sebagai saksi bisu penjajahan Belanda-Jepang tempo dulu.

Salah satunya, bangunan yang berada di Cililin, Kabupaten Bandung Barat ini. Bangunan ini merupakan benteng peninggalan Belanda yang disebut denga Gedong Dalapan Cililin.

Benteng Gedong Dalapan adalah sebuah bangunan berbentuk benteng dan bunker yang dibangun oleh pemerintah Belanda sekitar tahun 1912 dan selesai pada tahun 1918.

Benteng dan bunker ini berhasil dibangun di bawah pimpinan bernama Tuan Bengkok dan Tuan Jackson.

Benteng dan bunker yang berada di Perbukitan Pasir Gagak ini dibangun pada lahan seluas 20 hektar dengan bagian utama bangunan memanjang dari selatan ke utara dan menghadap ke arah timur. Untuk ukuran sendiri, Benteng Gedong Dalapan ini memiliki ruangan berbentuk persegi yang masing-masing berukuran sekitar 2,5 m x 3 m.

Baca Juga:  Cipaganti: Dari Calon Ibu Kota Kolonial hingga Simbol Kemewahan Bandung

Dengan letaknya yang berada tepat di puncak bukit, menjadikan letak dari benteng dan bunker ini sangat strategis dalam mengintai keberadaan musuh, terutama pesawat tempur yang sedang melintas di kawasan Bandung Barat.

Selain itu, keberadaan dari Benteng Gedong Dalapan ini tertutup dan terlindungi oleh tanaman, menjadikan benteng dan bunker ini mampu berkamuflase dengan lingkungan disekitarnya.

Perlu diketahui, pada awalnya pembangunan dari benteng dan bunker ini adalah sebagai basis pertahanan, tempat penyimpanan senjata, tempat mengeksekusi musuh, hingga tempat pengintaian.

Selain tempat untuk mengawasi dan bertahan, Benteng Gedong Dalapan ini juga merupakan tempat untuk menyimpan senjata. Di Benteng Gedong Dalapan diyakini ada sejumlah harta karun yang dipercaya masih tersimpan didalam ruangan itu milik pemerintah Kolonial Belanda.

Baca Juga:  Liburan Bermakna! Jelajahi 3 Tempat Wisata Sejarah Jawa Barat Bersama Keluarga

Namun, pasca kekalahan tentara Belanda, area benteng dan bunker ini sempat dikuasai oleh pihak tentara Nippon atau Jepang.

Barulah setelah beberapa tahun kemudian area ini berhasil dikuasai oleh tentara Indonesia. Namun sebelum berhasil direbut, benteng dan bunker ini sempat dirusak oleh tentara Indonesia. Hal itu sengaja dilakukan agar tempat ini tak kembali dikuasai oleh penjajah yang mencoba menginvasi kembali area Bandung Barat.

Disisi lain, Benteng Gedong Dalapan juga menjadi saksi bisu kekejaman Tentara Hindia Belanda Raymond Westerling.

Raymond Westerling merupakan sosok kejam yang menoreh lembar kelam dalam sejarah Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia merupakan tokoh utama dalam tragedi Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan pada periode Desember 1946 hingga Februari 1947.

Kisah jahanam Westerling sebagai pembantai bangsa Indonesia berlanjut. Ia mendukung kudeta terhadap pemerintah yang dilakukan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Gerakan tersebut mencoba menguasai Bandung tahun 1950 namun gagal.

Baca Juga:  Taman Dewi Sartika: Oase Hijau di Tengah Kota Bandung yang Penuh Sejarah

Westerling dan para pembelot, gagal menguasai Bandung maka APRA mundur ke arah Cianjur. Sial bagi mereka, Divisi Siliwangi sudah mencegat di sana dan menghabisi para pembelot negara tersebut.

Tapi Westerling tidak ikut terbunuh dalam penghadangan itu. Ia pun melarikan diri. Bahkan, komandan pasukan elit Belanda itu juga pernah bersembunyi di sebuah di Kota Cimahi dan Bandung Barat.

Waktu berlalu, Benteng Gedong Dalapan saat ini berada pada daerah kekuasaan militer TNI Kabupaten Bandung Barat.

Secara administratif, Benteng Gedong Dalapan ini berlokasi di Perbukitan Pasir Gagak, RT. 02 RW 03, Desa Karanganyar, Kec. Cililin, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Belanda Benteng Gedong Dalapan Cililin sejarah wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Lengkap 9 Nomor Esports Indonesia yang Lolos ke Main Event Asian Games 2026, Game Apa Saja?

Heboh! Cut Salwa Jadi Trending di TikTok, Link Video yang Beredar Picu Rasa Penasaran

Banyak Dicari! Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Viral, Apa Isinya?

Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius

GRATIS! Skin dan Bundle Premium FF Bisa Kamu Dapat Hari Ini, Ini Kodenya!

Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.