Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Rabu, 21 Oktober 2026 17:29 WIB

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Rabu, 21 Oktober 2026 17:03 WIB

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Rabu, 21 Oktober 2026 17:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
  • Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
  • Lawan Persib, Presiden Madura United Ajak Suporter Pakai Sarung dan Kopiah
  • Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati
  • Dewa United Gusur Pesaing dan Puncaki Klasemen Super League, Persijap Makin Terpuruk
  • Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Wisata Sejarah, Benteng Gedong Dalapan Cililin Simpan Harta Karun Belanda

By SusanaSelasa, 30 April 2024 13:47 WIB3 Mins Read
Benteng Gedong Dalapan, Cililin Kabupaten Bandung Barat. Foto: Instagram @heritage_gedong8.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Selain terkenal dengan tempat wisata serta kulinernya, Bandung juga dipenuhi dengan bangunan sejarah sebagai saksi bisu penjajahan Belanda-Jepang tempo dulu.

Salah satunya, bangunan yang berada di Cililin, Kabupaten Bandung Barat ini. Bangunan ini merupakan benteng peninggalan Belanda yang disebut denga Gedong Dalapan Cililin.

Benteng Gedong Dalapan adalah sebuah bangunan berbentuk benteng dan bunker yang dibangun oleh pemerintah Belanda sekitar tahun 1912 dan selesai pada tahun 1918.

Benteng dan bunker ini berhasil dibangun di bawah pimpinan bernama Tuan Bengkok dan Tuan Jackson.

Benteng dan bunker yang berada di Perbukitan Pasir Gagak ini dibangun pada lahan seluas 20 hektar dengan bagian utama bangunan memanjang dari selatan ke utara dan menghadap ke arah timur. Untuk ukuran sendiri, Benteng Gedong Dalapan ini memiliki ruangan berbentuk persegi yang masing-masing berukuran sekitar 2,5 m x 3 m.

Baca Juga:  Louis van Gaal Bantah Gabung Timnas Indonesia, Ruud Gullit Lega

Dengan letaknya yang berada tepat di puncak bukit, menjadikan letak dari benteng dan bunker ini sangat strategis dalam mengintai keberadaan musuh, terutama pesawat tempur yang sedang melintas di kawasan Bandung Barat.

Selain itu, keberadaan dari Benteng Gedong Dalapan ini tertutup dan terlindungi oleh tanaman, menjadikan benteng dan bunker ini mampu berkamuflase dengan lingkungan disekitarnya.

Perlu diketahui, pada awalnya pembangunan dari benteng dan bunker ini adalah sebagai basis pertahanan, tempat penyimpanan senjata, tempat mengeksekusi musuh, hingga tempat pengintaian.

Selain tempat untuk mengawasi dan bertahan, Benteng Gedong Dalapan ini juga merupakan tempat untuk menyimpan senjata. Di Benteng Gedong Dalapan diyakini ada sejumlah harta karun yang dipercaya masih tersimpan didalam ruangan itu milik pemerintah Kolonial Belanda.

Baca Juga:  Heboh Pembangunan Wisata di Lereng Tangkuban Perahu, Netizen Soroti Potensi Kerusakan Lingkungan

Namun, pasca kekalahan tentara Belanda, area benteng dan bunker ini sempat dikuasai oleh pihak tentara Nippon atau Jepang.

Barulah setelah beberapa tahun kemudian area ini berhasil dikuasai oleh tentara Indonesia. Namun sebelum berhasil direbut, benteng dan bunker ini sempat dirusak oleh tentara Indonesia. Hal itu sengaja dilakukan agar tempat ini tak kembali dikuasai oleh penjajah yang mencoba menginvasi kembali area Bandung Barat.

Disisi lain, Benteng Gedong Dalapan juga menjadi saksi bisu kekejaman Tentara Hindia Belanda Raymond Westerling.

Raymond Westerling merupakan sosok kejam yang menoreh lembar kelam dalam sejarah Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia merupakan tokoh utama dalam tragedi Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan pada periode Desember 1946 hingga Februari 1947.

Kisah jahanam Westerling sebagai pembantai bangsa Indonesia berlanjut. Ia mendukung kudeta terhadap pemerintah yang dilakukan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Gerakan tersebut mencoba menguasai Bandung tahun 1950 namun gagal.

Baca Juga:  Misteri Pohon Kiara Miring, Asal-Usul Nama Kiaracondong di Bandung

Westerling dan para pembelot, gagal menguasai Bandung maka APRA mundur ke arah Cianjur. Sial bagi mereka, Divisi Siliwangi sudah mencegat di sana dan menghabisi para pembelot negara tersebut.

Tapi Westerling tidak ikut terbunuh dalam penghadangan itu. Ia pun melarikan diri. Bahkan, komandan pasukan elit Belanda itu juga pernah bersembunyi di sebuah di Kota Cimahi dan Bandung Barat.

Waktu berlalu, Benteng Gedong Dalapan saat ini berada pada daerah kekuasaan militer TNI Kabupaten Bandung Barat.

Secara administratif, Benteng Gedong Dalapan ini berlokasi di Perbukitan Pasir Gagak, RT. 02 RW 03, Desa Karanganyar, Kec. Cililin, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Belanda sejarah wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapa Izara Aishah? Viral Menantu Siti Nurhaliza Labrak Lesti, Respons Rizky Billar Jadi Sorotan!

Bansos

BPNT Tahap 4 Sudah Cair atau Belum? Kenali 5 Ciri Ini Sebelum Cek KKS ke ATM

Bukan Sekedar Roasting! Alasan Celetukan Oki Rengga ke Juan dan Eve Disorot Warganet

Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak

Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT

Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.