Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB

Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer

Selasa, 16 Juni 2026 20:57 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak

Selasa, 16 Juni 2026 20:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wisatawan Diminta Waspada! Macan Tutul Lembang Park Zoo Diduga Kabur ke Tangkuban Parahu

By Aga GustianaKamis, 4 September 2025 09:10 WIB2 Mins Read
Macan Tutul
Macan Tutul. (Foto: Ilustrasi/xiSerge dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana mencekam kini menyelimuti kawasan wisata alam Gunung Tangkuban Parahu. Seekor macan tutul Jawa yang lepas dari kandang karantina Lembang Park and Zoo pada Kamis (28/8/2025), diduga kuat telah masuk ke hutan lebat yang mengelilingi gunung legendaris tersebut.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Agus Arianto, mengonfirmasi bahwa macan tutul itu kemungkinan sudah keluar jauh dari area kebun binatang. Hingga kini, tidak ada satu pun laporan warga yang melihat pergerakan satwa buas itu di sekitar pemukiman.

“Kemungkinan besar sudah keluar dari kawasan Lembang Park and Zoo. Tidak ada laporan masyarakat yang melihat, itu indikasinya. Sifat macan tutul sendiri memang menghindari manusia dan keramaian,” jelas Agus, Rabu (3/9/2025).

Baca Juga:  Aspal dan Beton 'Murahan', Jalan Ciputri Lembang Jadi Saksi Bisu Kualitas Pembangunan di KBB?

Jejak Misterius di Arah Gunung

Tim BBKSDA bersama petugas gabungan menemukan jejak yang diduga milik macan tutul tak jauh dari lokasi kebun binatang. Dari hasil penelusuran, jarak antara titik tersebut dengan hutan Gunung Tangkuban Parahu hanya sekitar 800 meter—sebuah jarak yang bisa ditempuh hewan liar dalam sekejap.

“Jejak terakhir mengarah ke hutan terdekat. Prediksi kami, arahnya jelas menuju kawasan Tangkuban Parahu,” tegas Agus.

Gunung Tangkuban Parahu bukan hanya terkenal dengan kawah dan panorama alamnya, tetapi juga kerap dikaitkan dengan aura mistis dan kisah legenda. Kini, ketenangan wisata alam itu seolah diliputi bayang-bayang predator yang berkeliaran di balik pepohonan rimba.

Baca Juga:  Nikmati Suasana Alam di Akhir Pekan, Ayo Jalan-Jalan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Pencarian Intensif Siang Malam

BBKSDA Jawa Barat mengerahkan tim khusus setiap hari untuk menyisir jalur yang dicurigai menjadi lintasan macan tutul. Pencarian melibatkan teknologi pemantau, kamera tersembunyi, hingga tenaga ahli satwa liar. Bahkan pemerhati macan tutul serta pihak dari Taman Nasional Ujung Kulon ikut turun tangan.

“Sejak dua hari terakhir, tim terus melakukan pengecekan. Kawasan itu memang habitat yang cocok bagi macan tutul,” kata Agus.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, pihak BBKSDA membuka layanan informasi darurat bagi masyarakat. Warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Tangkuban Parahu diminta waspada dan segera melapor bila melihat tanda-tanda keberadaan satwa tersebut.

Baca Juga:  Peneliti Akhirnya Temukan Gunung Berapi yang Letusannya Dinginkan Suhu Bumi

Antara Wisata dan Ancaman

Kawasan Tangkuban Parahu selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun kini, bayang-bayang keberadaan macan tutul menambah ketegangan. Hutan lebat yang biasanya menjadi daya tarik alami, berubah menjadi medan pencarian yang penuh misteri.

Agus memastikan, pihaknya tidak hanya fokus pada pencarian, tetapi juga pada keselamatan pengunjung. “Kami terus berupaya memastikan kondisi tetap aman. Edukasi kepada masyarakat juga kami lakukan agar tidak terjadi kepanikan,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gunung hutan Lembang macan tutul tangkuban parahu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Video Cut Salwa di Hotel Full Durasi Viral, Warganet Cari Link Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.