Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:00 WIB

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Sabtu, 1 Agustus 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wisatawan Diminta Waspada! Macan Tutul Lembang Park Zoo Diduga Kabur ke Tangkuban Parahu

By Aga GustianaKamis, 4 September 2025 09:10 WIB2 Mins Read
Macan Tutul
Macan Tutul. (Foto: Ilustrasi/xiSerge dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana mencekam kini menyelimuti kawasan wisata alam Gunung Tangkuban Parahu. Seekor macan tutul Jawa yang lepas dari kandang karantina Lembang Park and Zoo pada Kamis (28/8/2025), diduga kuat telah masuk ke hutan lebat yang mengelilingi gunung legendaris tersebut.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Agus Arianto, mengonfirmasi bahwa macan tutul itu kemungkinan sudah keluar jauh dari area kebun binatang. Hingga kini, tidak ada satu pun laporan warga yang melihat pergerakan satwa buas itu di sekitar pemukiman.

“Kemungkinan besar sudah keluar dari kawasan Lembang Park and Zoo. Tidak ada laporan masyarakat yang melihat, itu indikasinya. Sifat macan tutul sendiri memang menghindari manusia dan keramaian,” jelas Agus, Rabu (3/9/2025).

Jejak Misterius di Arah Gunung

Tim BBKSDA bersama petugas gabungan menemukan jejak yang diduga milik macan tutul tak jauh dari lokasi kebun binatang. Dari hasil penelusuran, jarak antara titik tersebut dengan hutan Gunung Tangkuban Parahu hanya sekitar 800 meter—sebuah jarak yang bisa ditempuh hewan liar dalam sekejap.

“Jejak terakhir mengarah ke hutan terdekat. Prediksi kami, arahnya jelas menuju kawasan Tangkuban Parahu,” tegas Agus.

Gunung Tangkuban Parahu bukan hanya terkenal dengan kawah dan panorama alamnya, tetapi juga kerap dikaitkan dengan aura mistis dan kisah legenda. Kini, ketenangan wisata alam itu seolah diliputi bayang-bayang predator yang berkeliaran di balik pepohonan rimba.

Pencarian Intensif Siang Malam

BBKSDA Jawa Barat mengerahkan tim khusus setiap hari untuk menyisir jalur yang dicurigai menjadi lintasan macan tutul. Pencarian melibatkan teknologi pemantau, kamera tersembunyi, hingga tenaga ahli satwa liar. Bahkan pemerhati macan tutul serta pihak dari Taman Nasional Ujung Kulon ikut turun tangan.

“Sejak dua hari terakhir, tim terus melakukan pengecekan. Kawasan itu memang habitat yang cocok bagi macan tutul,” kata Agus.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, pihak BBKSDA membuka layanan informasi darurat bagi masyarakat. Warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Tangkuban Parahu diminta waspada dan segera melapor bila melihat tanda-tanda keberadaan satwa tersebut.

Antara Wisata dan Ancaman

Kawasan Tangkuban Parahu selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun kini, bayang-bayang keberadaan macan tutul menambah ketegangan. Hutan lebat yang biasanya menjadi daya tarik alami, berubah menjadi medan pencarian yang penuh misteri.

Agus memastikan, pihaknya tidak hanya fokus pada pencarian, tetapi juga pada keselamatan pengunjung. “Kami terus berupaya memastikan kondisi tetap aman. Edukasi kepada masyarakat juga kami lakukan agar tidak terjadi kepanikan,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gunung hutan Lembang macan tutul tangkuban parahu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.