Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 12:44 WIB

Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:40 WIB

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Muslim Sebelum Melaksanakan Salat

By Putra JuangJumat, 24 Januari 2025 05:00 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Salat. (Foto: Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Salat fardu adalah ibadah yang telah diatur waktunya secara khusus. Pelaksanaannya membutuhkan persiapan fisik dan mental agar sah dan diterima di sisi Allah.

Berikut adalah empat hal penting yang harus diperhatikan sebelum melaksanakan salat seperti dilansir dari laman Muhammadiya, Jumat (24/1/2025).

– Mengetahui Masuknya Waktu Salat

Salat fardu harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan, sesuai dengan ketentuan syariat. Pelaksanaan salat di luar waktunya dianggap tidak sah. Dasar hukum ini terdapat dalam QS. Ali Imran ayat 103, yang mengingatkan umat Islam untuk menjaga ketepatan waktu dalam beribadah.

Namun, terdapat pengecualian bagi orang yang lupa atau tertidur sehingga melewatkan waktu salat. Dalam kondisi seperti itu, Rasulullah mengajarkan bahwa ketika seseorang terbangun atau teringat, ia wajib segera mengerjakan salat yang terlewat tersebut. Waktu ingat atau bangun itulah yang dianggap sebagai waktu pelaksanaan salat bagi mereka.

– Menutup Aurat

Menutup aurat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang akan melaksanakan salat. Salat tidak akan sah jika aurat dibiarkan terbuka.

Ketentuan ini berdasarkan QS. Al-A’raf ayat 31, yang memerintahkan umat Islam untuk menutup aurat ketika masuk masjid, yang bermakna juga saat melaksanakan ibadah seperti salat, tawaf, dan iktikaf.

Menutup aurat tidak hanya menjadi syarat sah salat, tetapi juga merupakan wujud penghormatan seorang hamba kepada Allah. Oleh karena itu, pastikan aurat tertutup dengan sempurna sebelum memulai salat.

– Suci Badan, Pakaian, dan Tempat Salat dari Najis

Kesucian adalah syarat mutlak dalam pelaksanaan salat. Sebelum salat, pastikan bahwa badan, pakaian, dan tempat salat bebas dari najis hissiah (najis yang tampak).

QS. Al-Baqarah ayat 222 menegaskan pentingnya kesucian dalam beribadah, karena Allah mencintai orang-orang yang senantiasa menjaga kebersihan diri.

Salat adalah bentuk komunikasi langsung dengan Allah. Oleh karena itu, menjaga kesucian bukan hanya syarat teknis, tetapi juga bentuk penghormatan dan keikhlasan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada-Nya.

– Suci dari Hadas Kecil dan Hadas Besar

Setiap muslim yang hendak melaksanakan salat harus berada dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun hadas besar. Secara istilah, hadas adalah keadaan yang secara syar’i dapat menghalangi seseorang untuk melaksanakan ibadah tertentu.

Hadas kecil meliputi hal-hal seperti buang air kecil, buang angin, menyentuh kemaluan, atau tidur dalam keadaan berbaring. Untuk menghilangkan hadas kecil, seseorang wajib berwuduk.

Sementara itu, hadas besar disebabkan oleh keluarnya mani, hubungan seksual, haid, atau nifas. Dalam keadaan ini, seseorang wajib mandi wajib untuk kembali suci.

Namun, apabila tidak memungkinkan menggunakan air karena sakit atau ketiadaan air, Islam memberikan kemudahan melalui tayamum, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Maidah ayat 6. Tayamum menjadi alternatif bagi mereka yang tidak dapat menggunakan air.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ibadah Islam muslim salat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia

Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini

Game Free Fire

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.