Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos BPNT Cair Agustus 2026: Cek NIK KTP Anda, 18 Juta Penerima Siap Terima Bantuan

Jumat, 21 Agustus 2026 06:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti

Jumat, 21 Agustus 2026 05:00 WIB

4 Gol dalam 7 Laga! Balsa Sekulic Jadi Mesin Gol Persib Jelang Play-off ACL Two

Jumat, 21 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos BPNT Cair Agustus 2026: Cek NIK KTP Anda, 18 Juta Penerima Siap Terima Bantuan
  • NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti
  • 4 Gol dalam 7 Laga! Balsa Sekulic Jadi Mesin Gol Persib Jelang Play-off ACL Two
  • Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP
  • Klaim Saldo DANA Gratis 21 Agustus 2026: Dapatkan Link DANA Kaget dan Bonus Saldo Langsung Cair
  • Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Masih Suka Buka LK21? Ini 21 Aplikasi Nonton Film Legal Bebas Virus dan Tanpa Iklan!
  • Malaysia Kena Imbas Karhutla di Kalimantan, 108 Sekolah Tutup Sementara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

5 Pertandingan yang Melibatkan Tim Nasional Asia yang Tercatat dalam Sejarah Turnamen Sepak Bola Bergengsi

By Aga GustianaJumat, 15 Mei 2026 07:42 WIB5 Mins Read
Ilustrasi. (Foto: AI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Merek internasional 1xBet mengisahkan lima pertandingan yang membuat seluruh dunia sepak bola membicarakan tim-tim Asia.

Korea Selatan vs Italia 2-1, 2002

Ulasan 1xBet tidak bisa tidak menyinggung turnamen tahun 2002. Setelah gol awal dari Christian Vieri, Italia berhasil mempertahankan keunggulan tipis hingga menit ke-88, saat Seol Ki-hyeon menyamakan kedudukan dan membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu. Pahlawan pertandingan tersebut adalah Ahn Jung-hwan, yang mencetak gol penentu kemenangan, membalas kegagalannya mengeksekusi penalti di babak pertama. Gol tersebut mengakhiri kariernya di Italia: presiden Perugia, klub tempat Ahn Jung-hwan bermain saat itu, memutuskan kontraknya dalam keadaan emosi.

Setelah mengalahkan Italia, Korea Selatan mengalahkan Spanyol melalui adu penalti untuk lolos ke semifinal. Di sana, tuan rumah kalah dari Jerman dan kemudian dikalahkan oleh Turki dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Tim Korea hanya selisih tipis dari medali, namun tetap mencatat sejarah: peringkat keempat tetap menjadi hasil terbaik yang pernah diraih oleh tim nasional Asia di panggung sepak bola terbesar dunia.

Jerman vs Jepang 1-2, 2022

Pada turnamen 2022, Jepang tergabung dalam salah satu grup terberat: Jerman, Spanyol, dan Kosta Rika. Dalam grup seperti itu, tim ini lebih dipandang sebagai lawan yang merepotkan bagi tim-tim besar daripada sebagai pesaing serius untuk lolos ke babak gugur.

Namun, pertandingan pertama mereka melawan Jerman menunjukkan bahwa tim asuhan Hajime Moriyasu tidak berniat untuk hanya menjadi pelengkap. Setelah kebobolan di babak pertama, tim Jepang mampu menahan tekanan dan, setelah jeda, meningkatkan tempo permainan secara signifikan berkat beberapa pergantian pemain yang cerdas. Pertama, Ritsu Dōan, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyamakan kedudukan, dan kemudian Takuma Asano, yang juga masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penentu kemenangan.

Samurai Biru mengulangi skenario ini dalam laga melawan Spanyol: mereka kembali kebobolan lebih dulu, tetapi bangkit setelah jeda untuk menang 2-1. Tim Jepang memenangkan grup mereka bersama dua raksasa Eropa, dan di babak 16 besar, kalah dari Kroasia hanya melalui adu penalti. Setelah penampilan seperti itu, menjadi jelas bahwa tim nasional Asia mampu bersaing secara setara dengan favorit utama turnamen.

Korea Utara vs Italia 1-0, 1966

Pada 19 Juli 1966, dalam turnamen di Inggris, Korea Utara berhadapan dengan Italia, salah satu tim nasional Eropa yang paling terkenal. Hampir tidak ada yang menganggap serius tim Korea Utara, dan kehadiran mereka di putaran final turnamen itu sendiri tampak tidak biasa. Mereka mendapat kesempatan ini setelah beberapa tim nasional Afrika dan Asia memboikot babak kualifikasi akibat pembagian kuota yang kontroversial.

Tim Italia datang ke turnamen sebagai salah satu favorit. Skuad asuhan Edmondo Fabbri mencakup Sandro Mazzola, Giacinto Facchetti, Giacomo Bulgarelli, dan Gianni Rivera yang kelak menjadi pemenang Ballon d’Or. Namun, susunan pemain bertabur bintang itu tak cukup: Pak Doo-ik mencetak gol tunggal, dan kemenangan 1-0 Korea Utara menjadi salah satu kejutan terbesar di turnamen tersebut.

Bagi Korea, pertandingan itu menjadi tiket mereka ke perempat final, sementara tersingkirnya La Squadra Azzurra lebih awal disambut dengan cemoohan, hinaan, dan bahkan lemparan tomat busuk dari penonton tuan rumah.

Korea Selatan vs Jerman 2-0, 2018

Pada tahun 2018, Korea Selatan berhadapan dengan Jerman di babak penyisihan grup turnamen dunia tersebut. Bagi sang juara bertahan, pertandingan ini sangat krusial dalam hal posisi mereka di klasemen grup, sedangkan bagi Taegeuk Warriors, ini lebih merupakan soal prestise, karena peluang mereka untuk lolos ke babak gugur hanyalah sekadar teori setelah mengalami kekalahan dari Swedia dan Meksiko.

Tim Jerman bertekad untuk menang: mereka mendominasi penguasaan bola, memaksa lawan mereka bertahan di area penalti mereka dalam waktu yang lama, dan terus menekan gawang. Namun, tim asuhan Shin Tae-yong mampu menahan serangan gencar Die Mannschaft dan memanfaatkan peluang mereka di waktu tambahan.

Pada menit ke-90+2, Kim Young-gwon mencetak gol setelah tendangan sudut. Gol tersebut awalnya dianulir karena offside, namun setelah tinjauan VAR, wasit membatalkan keputusannya. Dalam upaya membalas, Jerman bahkan mendorong Manuel Neuer ke depan, dan Son Heung-min memanfaatkan hal ini: pada menit ke-90+6, ia melesat menuju gawang kosong dan mengunci kemenangan – 2-0.

Meskipun kemenangan ini tidak membawa Korea Selatan lolos ke babak gugur, hal itu tidak mengurangi signifikansinya. Tim Asia ini mengeliminasi juara bertahan dari kompetisi dan menciptakan salah satu akhir babak penyisihan grup yang paling dramatis dalam sejarah terkini.

Argentina vs Arab Saudi 1-2, 2022

Turnamen 2022 ditandai dengan kejutan besar lainnya yang melibatkan tim nasional Asia. Pada babak penyisihan grup, Arab Saudi berhadapan dengan Argentina, dan hasilnya seolah sudah bisa dipastikan: tim asuhan Hervé Renard jelas-jelas diunggulkan, dan sangat sedikit yang percaya mereka bisa menang.

Pertandingan melawan juara akhirnya itu dimulai dengan buruk bagi Green Falcons, dengan Messi mencetak gol dari titik penalti di awal pertandingan. Di babak pertama, La Albiceleste mencetak tiga gol lagi, tetapi semua gol tersebut dianulir karena offside.

Arab Saudi mungkin kebobolan beberapa gol sebelum babak pertama berakhir, tetapi babak kedua mengubah segalanya. Pertama, Saleh Al-Shehri menyamakan kedudukan, lalu Salem Al-Dawsari melepaskan tendangan indah ke sudut atas gawang untuk memastikan kemenangan bersejarah 2-1 bagi negaranya.

Hari setelah pertandingan dinyatakan sebagai hari libur nasional di Arab Saudi, dan hasil tersebut menjadi pengingat lain bahwa tim nasional Asia mampu menciptakan kejutan di turnamen besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

1xBet Arab Saudi Berita Bola Internasional Jepang Korea Selatan Piala Dunia Sejarah Sepak Bola Asia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapa yang Akan Menjadi Juara Liga Premier Musim 2026–2027?

Misi Kampiun Berturut-turut: Mikel Arteta di Ambang Sejarah Mengikuti Tiga Nama Legendaris Liga Inggris

Terbongkar! Di Balik Isu Mualaf Roberto Carlos & Deretan Bintang Bola Dunia yang Pilih Masuk Islam

US Open 2026: Bisakah Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara Mereka? 

Legenda Timnas Brasil Roberto Carlos Jadi Mualaf?

Resmi! Tijjani Reijnders Tinggalkan Man City Setelah Semusim, Al Qadsiah Tebus Rp1,4 Triliun

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.