bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Kota Bandung harus berangkat dari kebutuhan paling mendasar masyarakat, khususnya di lingkungan permukiman.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada estetika kota, tetapi juga memastikan infrastruktur dasar benar-benar berfungsi dan bermanfaat langsung bagi warga.
Jalan Lingkungan Jadi Prioritas Sebelum Jalan Utama
Farhan menyampaikan bahwa perbaikan jalan lingkungan menjadi prioritas utama sebelum penataan jalan-jalan besar di Kota Bandung.
“Sebelum jalan besar, jalan di kewilayahan harus beres dulu,” ujar Farhan saat meninjau pengaspalan jalan di kawasan Riung Hegar RW 10, Kamis (14/5/2026).
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bandung dalam mempercepat perbaikan infrastruktur dasar di tingkat kewilayahan.
Perbaikan Jalan, Drainase, hingga Penerangan Jalan Umum
Dalam kunjungannya, Wali Kota Bandung juga menyoroti pentingnya kelengkapan infrastruktur seperti drainase dan penerangan jalan umum (PJU).
Farhan menegaskan tidak ingin ada lagi wilayah di Kota Bandung yang mengalami jalan rusak, minim penerangan, maupun sistem drainase yang buruk.
“Prinsipnya saya tidak mau di wilayah masih ada jalan jelek dan lampu gelap, bahkan drainase yang kurang baik,” ucapnya.
Pengaspalan Jalan Riung Hegar Disertai Perbaikan Drainase
Pada kegiatan tersebut, Pemkot Bandung melakukan pengaspalan jalan di kawasan Riung Hegar RW 10 sepanjang sekitar 64 meter.
Selain itu, pembangunan juga mencakup gorong-gorong untuk memperbaiki sistem drainase lingkungan agar lebih optimal dalam mengantisipasi genangan air.
Rencana ke depan, kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan penambahan penerangan jalan umum (PJU).
Kolaborasi Pemerintah dan Warga Jadi Kunci
Pekerjaan infrastruktur di wilayah tersebut juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat melalui gotong royong.
Warga turut membantu proses pengerjaan, termasuk dukungan akomodasi selama proyek berlangsung.
Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan lingkungan yang lebih layak huni.
Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga
Farhan menegaskan bahwa pembangunan di tingkat kewilayahan merupakan program yang paling nyata dampaknya bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar yang baik akan langsung meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kualitas hidup warga Kota Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










