Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 4 November 2026 02:00 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Rabu, 4 November 2026 01:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Risiko Sampah Bandung Naik, Pemkot Luncurkan Program Gaslah

By SusanaRabu, 7 Januari 2026 19:17 WIB2 Mins Read
Pemkot Bandung antisipasi risiko sampah 200 ton/hari dengan program Gaslah, RDF, dan petugas pemilah sampah di setiap RW. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung (Pemkot Bandung) mengakui adanya risiko serius pengelolaan sampah mulai 12 Januari 2026, menyusul pengurangan kuota pengiriman sampah ke TPA Sarimukti.

Kebijakan ini berpotensi meninggalkan sekitar 200 ton sampah per hari yang harus ditangani di dalam wilayah kota. Kondisi tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, untuk memastikan masyarakat memahami tantangan pengelolaan sampah di Kota Bandung.

“Kita tidak ingin menutup-nutupi. Risiko itu ada dan harus kita hadapi bersama,” ujar Wali Kota Bandung saat memberikan keterangan di Balai Kota Bandung.

Program Gaslah: Petugas Pemilah Sampah di Setiap RW

Baca Juga:  Bandung Bidik Investasi Lingkungan, Tiga Sektor Jadi Prioritas Farhan

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung akan segera meluncurkan program Gaslah. Program ini menghadirkan petugas pemilah dan pengolah sampah di setiap RW.

Dari total 1.597 RW di Kota Bandung, masing-masing RW akan memiliki petugas yang bertugas melakukan edukasi dan pendampingan langsung kepada warga mengenai pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Juga:  Siaga Hadapi Bencana, Pemkot Bandung Persiapkan Pembentukan BPBD

“Petugas ini bekerja door to door. Tujuan utamanya memastikan pemilahan sampah dari sumbernya,” jelas Farhan.

Penambahan Petugas Kebersihan dan Optimalisasi Teknologi

Selain program Gaslah, Pemkot Bandung akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya. Total petugas persampahan yang dibiayai pemerintah diperkirakan mencapai 5.000–6.000 orang.

Pemkot juga fokus meningkatkan kapasitas pengolahan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) hingga lima kali lipat, serta mengoptimalkan teknologi biodigester dan insinerator dengan tetap mematuhi regulasi lingkungan.

Baca Juga:  Farhan Apresiasi Anak Muda Kristen Bandung Jaga Semangat Persatuan Sumpah Pemuda

“Tumpukan sampah seperti yang terjadi beberapa bulan lalu mudah-mudahan tidak terulang. Tapi kuncinya satu, partisipasi masyarakat,” tegas Wali Kota Muhammad Farhan.

Peran Masyarakat Kunci Keberhasilan Pengelolaan Sampah

Pemkot Bandung menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif warga.

Masyarakat diimbau memilah sampah organik, anorganik, dan B3 sejak di rumah agar sistem pengolahan sampah kota berjalan efektif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.