Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?

Senin, 15 Juni 2026 01:00 WIB

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 15 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Risiko Sampah Bandung Naik, Pemkot Luncurkan Program Gaslah

By SusanaRabu, 7 Januari 2026 19:17 WIB2 Mins Read
Pemkot Bandung antisipasi risiko sampah 200 ton/hari dengan program Gaslah, RDF, dan petugas pemilah sampah di setiap RW. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung (Pemkot Bandung) mengakui adanya risiko serius pengelolaan sampah mulai 12 Januari 2026, menyusul pengurangan kuota pengiriman sampah ke TPA Sarimukti.

Kebijakan ini berpotensi meninggalkan sekitar 200 ton sampah per hari yang harus ditangani di dalam wilayah kota. Kondisi tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, untuk memastikan masyarakat memahami tantangan pengelolaan sampah di Kota Bandung.

“Kita tidak ingin menutup-nutupi. Risiko itu ada dan harus kita hadapi bersama,” ujar Wali Kota Bandung saat memberikan keterangan di Balai Kota Bandung.

Program Gaslah: Petugas Pemilah Sampah di Setiap RW

Baca Juga:  Kunci Masa Depan Bandung, Farhan Yakini Pembangunan Berkelanjutan Harus Terukur dan Teruji

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung akan segera meluncurkan program Gaslah. Program ini menghadirkan petugas pemilah dan pengolah sampah di setiap RW.

Dari total 1.597 RW di Kota Bandung, masing-masing RW akan memiliki petugas yang bertugas melakukan edukasi dan pendampingan langsung kepada warga mengenai pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Larang Tempat Hiburan Beroperasi saat Maulid Nabi 1447 H

“Petugas ini bekerja door to door. Tujuan utamanya memastikan pemilahan sampah dari sumbernya,” jelas Farhan.

Penambahan Petugas Kebersihan dan Optimalisasi Teknologi

Selain program Gaslah, Pemkot Bandung akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya. Total petugas persampahan yang dibiayai pemerintah diperkirakan mencapai 5.000–6.000 orang.

Pemkot juga fokus meningkatkan kapasitas pengolahan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) hingga lima kali lipat, serta mengoptimalkan teknologi biodigester dan insinerator dengan tetap mematuhi regulasi lingkungan.

Baca Juga:  DLH Masifkan Uji Emisi Kendaraan Guna Perbaiki Kualitas Udara Kota Bandung

“Tumpukan sampah seperti yang terjadi beberapa bulan lalu mudah-mudahan tidak terulang. Tapi kuncinya satu, partisipasi masyarakat,” tegas Wali Kota Muhammad Farhan.

Peran Masyarakat Kunci Keberhasilan Pengelolaan Sampah

Pemkot Bandung menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif warga.

Masyarakat diimbau memilah sampah organik, anorganik, dan B3 sejak di rumah agar sistem pengolahan sampah kota berjalan efektif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan Pemkot Bandung Pengelolaan sampah Bandung Refuse Derived Fuel (RDF) Bandung Sampah kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.