Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

500 Hektare Sawah Ujungjaya Sumedang Nyaris Gagal Panen

By Fahlevi MercedesSenin, 4 September 2023 09:27 WIB2 Mins Read
gagal panen
Petani di Ujungjaya, Sumedang hampir mengalami gagal panen. Foto ilustrasi: Internet
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Musim kemarau pada 2023 hampir melanda di seluruh Tanah Air tak terkecuali Kabupaten Sumedang. Bahkan, sekitar 500 hektare areal padi di Kecamatan Ujungjaya, Sumedang, sempat terancam gagal panen.

Beruntung Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumedang sigap. Sehingga areal tanaman padi itu dapat terselamatkan hingga petani memanennya.

Kepala Bidang Pertanian Tanaman Pangan pada DPKP Sumedang, Nunung Satia mengemukakan, untuk mengairi areal lahan seluas 500 hektar itu, petani di Ujungjaya biasanya mengandalkan aliran air dari Bendung Cariang.

“Beberapa tahun lalu Bendung Cariang jebol, tetapi meskipun jebol saluran irigasi Cariang sebenarnya masih bisa mengairi areal pesawahan. Namum begitu datang musim kemarau, air menjadi kering sehingga tak dapat mengairi areal tanaman padi yang lagi tumbuh subur. Itu terjadi sekitar bulan Juni hingga Juli 2023,” beber Nunung seperti dikutip pada Senin (4/9/2023).

Baca Juga:  DPRD Jabar Pastikan Penyusunan APBD 2024 Belum Dibahas

Nunung menjelaskan, upaya pihaknya membantu petani agar tidak gagal panen yaitu dengan cara menyedot air dari berbagai sumber.

Kemudian, lanjut Nunung, DKPP Sumedang meminjam 10 pompa air berikut pipanya ditambah pompa milik petani, hingga sampai ke areal tanaman padi.

Baca Juga:  PLN Teken Kerja Sama dengan ATR/BPN, Kebut 100 Persen Sertifikasi Aset Kelistrikan

“Begitupun dengan dana untuk BBM-nya kami bantu. Demi kelancaran dalam pembelian kami juga kerja sama dengan SPBU setempat sehingga proses pengairan areal tanaman padi dapat dilakukan,” jelas Nunung.

Nunung pun bersyukur, dengan berkolaborasi dan kerja sama semua pihak, akhirnya 500 tanaman padi yang semula nyaris gagal panen bisa terselematkan hingga petani tidak merugi.

Baca Juga:  Usut Konten Es Krim Oklin Fia, Polisi Bakal Minta Petunjuk MUI

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured gagal panen Nunung Satia petani Sumedang Ujungjaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.