Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Sabtu, 22 Agustus 2026 05:00 WIB

Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali

Sabtu, 22 Agustus 2026 04:00 WIB

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

7 Alumni PMII yang Duduk di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran

By Putra JuangSenin, 21 Oktober 2024 16:16 WIB5 Mins Read
7 Alumni PMII yang Duduk di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran. (Foto: NU Online)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Prabowo Subianto telah melantik menteri dan pejabat setingkat menteri di Istana Negara Jakarta pada Senin (21/10/2024).

Prabowo melantik 48 menteri dan 5 pejabat setingkat menteri yang akan bertugas membantunya di Kabinet Merah Putih (KMP).

Dari jumlah tersebut, ada 7 alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang ditugaskan Prabowo menjadi menteri dan wakil menteri.

Siapa saja mereka? Berikut ini ulasannya, dilansir dari laman NU Online:

1. KH Nasaruddin Umar

KH Nasaruddin Umar merupakan kader PMII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Alauddin Ujung Pandang. Ia meraih gelar sarjana di kampus yang kini bernama UIN Alauddin Makassar itu pada 1984.

Setelah lulus S1 dari IAIN Ujung Pandang, Nasaruddin Umar melanjutkan pengembaraan intelektualnya dengan melanjutkan S2 (1990-1992) dan S3 (1993-1998) di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta hingga meraih gelar Guru Besar bidang Tafsir di UIN Syarif Hidayatullah pada 2002.

Nasaruddin Umar kader PMII yang konsisten di jalur intelektual. Alumnus Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang itu saat ini menjabat Rais Syuriyah PBNU dan Imam Besar Masjid Istiqlal.

Ia juga pernah mengemban jabatan Wakil Rektor UIN Jakarta, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, dan Wakil Menteri Agama. Dengan demikian, diangkatnya Nasaruddin Umar menjadi Menteri Agama oleh Presiden Prabowo melengkapi karier puncaknya di Kementerian Agama.

2. Arifatul Choiri Fauzi

Arifatul Choiri Fauzi merupakan kader PMII kelahiran Madura pada 28 Juli 1969. Khidmah di NU ia lanjutkan di Muslimat NU.

Organisasi perempuan NU itu bergerak di banyak bidang, di antaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi, kesejahteraan sosial, termasuk masalah-masalah perempuan dan anak.

Baca Juga:  Prabowo Tetap Jalankan Tugas Menhan Jelang Debat Cawapres Malam Ini

Arifatul Choiri Fauzi banyak terlibat kegiatan pemberdayaan perempuan dan anak di Muslimat NU. Saat ini, ia dipercaya menjadi Pj Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU masih di era kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa.

Arifatul Choiri Fauzi juga menjabat sebagai anggota Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Pusat. Arifatul Choiri Fauzi yang ditunjuk sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) akan dibantu Veronica Tan sebagai wakil menteri.

3. Abdul Muhaimin Iskandar

Abdul Muhaimin Iskandar atau kerap disapa Cak Imin pernah menapak karier puncak di PMII sebagai Ketua Umum Pengurus Besar PMII periode 1994-1997.

Sejak kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1991, Cak Imin memang sudah bergelut di bidang aktivisme mahasiswa. Karier politik Cak Imin berlanjut di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia diajak pamannya, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ke PKB hingga akhirnya ia sendiri berkonflik dengan Gus Dur di PKB. Saat ini, ia masih aktif sebagai Ketua Umum DPP PKB dan Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) PMII.

Pada periode pemerintahan sebelumnya, Cak Imin menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI. Ia juga pernah menjadi Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Kini Cak Imin diangkat Presiden Prabowo menjadi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat.

4. Nusron Wahid

Nusron Wahid juga pernah menggapai kepemimpinan puncak di PMII sebagai Ketua Umum PB PMII pada 2000-2003. Nusron aktif di PMII sejak kuliah di program studi Ilmu Sejarah Universitas Indonesia (UI).

Pria kelahiran Kudus, 12 Oktober 1973 itu juga pernah memimpin Gerakan Pemuda Ansor sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor periode 2011-2016.

Baca Juga:  Terkait Usulan Debat Bahasa Inggris, TPN Amin: Kami Siap dengan Format Apapun

Namun, karier politik sudah ia bangun sejak 2004 yang terpilih menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar hingga 2019.

Di periode pertama era Presiden Joko Widodo, Nusron Wahid dipercaya menjadi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada 2014-2019.

Kini, ia ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

5. Juri Ardiantoro

Juri Ardiantoro aktif di PMII sejak kuliah di Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta (kini UNJ) jurusan Ilmu Pendidikan. Ia juga pernah aktif di kepengurusan PKC PMII DKI Jakarta.

Setelah 2003 selesai di kepengurusan PMII, pria kelahiran Brebes, 6 April 1973 itu aktif di kajian kepemiluan. Juri tercatat sebagai salah satu pelopor pendirian Komisi Independen Pemantau Pemilu (KIPP).

Aktif di bidang kepemiluan menjadikan Juri pernah dipercaya menjadi Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta hingga KPU RI. Karier puncak di KPU pernah ia raih dengan menjadi Ketua KPU RI di sisa masa jabatan 2016-2017.

Saat ini, peraih doktor di Universitas Malaya Malaysia ini masih menjabat sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia). Sebelumnya, ia dipercaya menjadi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) 2019-2024.

Juri juga pernah ditunjuk menjadi Staf Khusus (Stafsus) Presiden Jokowi di sisa jabatan tahun 2024. Di era Presiden Prabowo, Juri diangkat menjadi Wakil Menteri Sekretaris Negara.

6. Abdul Kadir Karding

Abdul Kadir Karding mengawali aktivisme di PMII ketika kuliah di Universitas Diponegoro (Undip). Ia pernah menjadi Ketua Komisariat PMII di kampus yang berlokasi di Semarang itu pada 1995-1996.

Baca Juga:  Relawan Erick Thohir Alumni AS Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

Sebelumnya, Karding juga menjabat sebagai Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan Undip pada 1994-1995. Sejak 2009, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sebelum di DPR RI, pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, 25 Maret 1973 itu juga sudah aktif menjadi anggota DPRD Jawa Tengah. Karding juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKB periode 2014-2019.

Abdul Kadir Karding dipercaya Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI)/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

7. Aminuddin Ma’ruf Aminuddin

Ma’ruf merupakan kader PMII termuda di Kabinet Merah Putih (KMP) Presiden Prabowo Subianto. Pria kelahiran Karawang, 27 Juli 1986 itu aktif di PMII sejak kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Dia menjadi Ketua Komisariat PMII di kampus yang terletak di Rawamangun itu. Aminuddin juga pernah menjadi Ketua Pengurus Cabang PMII Jakarta Timur. Pucuk karier di PMII ia raih ketika terpilih menjadi Ketua Umum PB PMII 2014-2017 hasil Kongres PMII di Jambi 2014.

Ia mulai bergelut di bidang politik nasional ketika menjadi Sekjen Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi). Samawi merupakan salah satu organisasi relawan pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu.

Menangnya Jokowi pada 2019 membuat Aminuddin ditunjuk sebagai Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial. Pada Pilpres 2024, ia kembali aktif dalam tim pemenangan sebagai Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Kini Aminuddin Ma’ruf ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

alumni Kabinet Merah Putih menteri PMII Prabowo-Gibran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.