Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg

Selasa, 5 Mei 2026 18:10 WIB

DRAMA GBK! Izin Laga Persija vs Persib Masih Digantung, Ini Penyebabnya

Selasa, 5 Mei 2026 17:02 WIB

Update Rumor Transfer Persib: Daftar 6 Pemain Bintang yang Dikaitkan dengan Maung Bandung

Selasa, 5 Mei 2026 16:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg
  • DRAMA GBK! Izin Laga Persija vs Persib Masih Digantung, Ini Penyebabnya
  • Update Rumor Transfer Persib: Daftar 6 Pemain Bintang yang Dikaitkan dengan Maung Bandung
  • Update 5 Mei 2026: Cara Cerdas Berburu Saldo DANA Gratis yang Terbukti Cair Tanpa Ribet
  • Heboh! Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah Cicendo
  • Update! Kode Redeem FF 5 Mei 2026: Klaim Bundle Langka dan Skin Senjata Gratis Hari Ini
  • Man City Gagal Menang, Chelsea Ambruk di Pekan ke-35 Premier League
  • Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 5 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

70 Nelayan Jabar Dapat Pelatihan Kemampuan Penyelamatan di Laut

By Fahlevi MercedesRabu, 16 Agustus 2023 08:42 WIB2 Mins Read
nelayan jabar
JQR dan SAR Barakuda berikan pelatihan bagi puluhan nelayan Jabar di Pangandaran. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – 70 nelayan dari wilayah pesisir pantai Jawa Barat (Jabar) mendapat pelatihan kemampuan penyelamatan di laut. Pelatihan bernama Nelayan Rescue Training ini digelar oleh Jabar Quick Response (JQR) bekerjasama dengan SAR Barakuda di Pantai Timur, Kabupaten Pangandaran pada 11-12 Agustus 2023.

Ketua Pelaksana JQR Nelayan Rescue Training, Usman Mawardi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sebuah pemahaman kepada para nelayan mengenai perilaku saling membantu jika terjadi kecelakaan di laut.

“Jadi ketika ada masalah atau kecelakaan di laut, para nelayan tidak hanya mengandalkan tim Basarnas, Polairud, dan kepolisian saja, akan tetapi ada kesadaran dari nelayan kerelawanan untuk membantu penyelamatan,” kata Usman dalam keterangannya, Rabu (16/8/2023).

Usman menjelaskan, para peserta sudah dibekali pengetahuan materi maupun praktek, mulai dari materi-materi penyelamatan di laut. Pemateri dari kegiatan tersebut berasal dari pihak-pihak yang berkompeten seperti Polisi Air dan Udara Pangandaran, Pangkalan TNI Angkatan Laut Pangandaran dan Poltek KP Pangandaran.

Baca Juga:  Mencicipi Lezatnya Ragam Kuliner Malam di Jalan Lengkong Kecil Bandung

Usman berharap, dari pelaksanaan kegiatan itu para peserta dapat menyebarkan materi yang didapatkan ke nelayan lainnya. Supaya meminimalisir korban dari kecelakaan di laut.

“Berharap setelah kegiatan ini selesai, mereka lebih peduli akan keselamatan dirinya saat hendak melaut mencari ikan, dan besar harapanya ilmu yang didapatnya selama pelatihan 2 hari ini, bisa meminimalisir korban nelayan yang meninggal akibat kecelakaan saat melaut,” harapnya.

Baca Juga:  Sensus Ekonomi 2026: Strategi Berbasis Data untuk Kesejahteraan Masyarakat Jabar

Usman menambahkan, pelatihan ini adalah bentuk kolaborasi pentahelix dari warga, lembaga, Komunitas, media, akademisi dan swasta. Dukungan dari pihak Jaswita, Migas Utama Jabar, Ron88 membuat kegiatan bisa berjalan lancar.

Sementara itu, peserta dari Kabupaten Bekasi, Surlim (50) mengaku sangat antusias saat dirinya mendengar pelatihan yang diadakan JQR untuk melatih para nelayan.

Menurut Surlim, dirinya yang sudah puluhan tahun menjadi nelayan, belum pernah mengikuti kegiatan penyelamatan khusus untuk nelayan.

“Luar biasa menambah pengalaman, baru pertama kali mengikuti rescue kegiatan seperti ini, jadi berkesan banget,” ujar Surlim di lokasi.

Baca Juga:  Catat, Ini Daftar Tanggal Merah di Bulan September 2023

Surlim mengatakan, meskipun lokasinya berada di Pangandaran, sedangkan dirinya menjadi nelayan di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi yang menjadi peserta paling jauh, sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini.

Dirinya berharap, kegiatan bagi nelayan ini bisa diadakan setiap tahunnya dan bisa dilaksanakan di kota-kota lainnya.

“Dengan adanya kegiatan harus ada lagi dan berkelanjutan, semoga tahun depan bisa ada lagi kegiatan seperti ini, kalau bisa diadakan di kota-kota lainnya juga lebih bagus, biar merata,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Jabar JQR laut nelayan pelatihan Usman Mawardi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg

Ilustrasi Meninggal Dunia

Heboh! Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah Cicendo

Cetak Skor Nyaris Sempurna, Polresta Bandung Juara Umum Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya

Bukan Keajaiban! Rahasia Abdul Malik, Anak SD yang Tembus Fakultas Kedokteran UPI di Usia 9 Tahun

Polemik Razia Rambut Siswi di Garut: Antara Penegakan Aturan dan Luka Psikologis Anak Didik

Gebrakan Besar! RF Hospitality Luncurkan Hotel Mewah Ashva di Jantung Ubud

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.