Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api

Sabtu, 19 September 2026 06:00 WIB

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Sabtu, 19 September 2026 05:00 WIB

Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini

Sabtu, 19 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

70 Nelayan Jabar Dapat Pelatihan Kemampuan Penyelamatan di Laut

By Fahlevi MercedesRabu, 16 Agustus 2023 08:42 WIB2 Mins Read
nelayan jabar
JQR dan SAR Barakuda berikan pelatihan bagi puluhan nelayan Jabar di Pangandaran. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – 70 nelayan dari wilayah pesisir pantai Jawa Barat (Jabar) mendapat pelatihan kemampuan penyelamatan di laut. Pelatihan bernama Nelayan Rescue Training ini digelar oleh Jabar Quick Response (JQR) bekerjasama dengan SAR Barakuda di Pantai Timur, Kabupaten Pangandaran pada 11-12 Agustus 2023.

Ketua Pelaksana JQR Nelayan Rescue Training, Usman Mawardi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sebuah pemahaman kepada para nelayan mengenai perilaku saling membantu jika terjadi kecelakaan di laut.

“Jadi ketika ada masalah atau kecelakaan di laut, para nelayan tidak hanya mengandalkan tim Basarnas, Polairud, dan kepolisian saja, akan tetapi ada kesadaran dari nelayan kerelawanan untuk membantu penyelamatan,” kata Usman dalam keterangannya, Rabu (16/8/2023).

Usman menjelaskan, para peserta sudah dibekali pengetahuan materi maupun praktek, mulai dari materi-materi penyelamatan di laut. Pemateri dari kegiatan tersebut berasal dari pihak-pihak yang berkompeten seperti Polisi Air dan Udara Pangandaran, Pangkalan TNI Angkatan Laut Pangandaran dan Poltek KP Pangandaran.

Baca Juga:  Prawira Harum Bandung Juara IBL 2023, Ridwan Kamil: 25 Tahun Menunggu

Usman berharap, dari pelaksanaan kegiatan itu para peserta dapat menyebarkan materi yang didapatkan ke nelayan lainnya. Supaya meminimalisir korban dari kecelakaan di laut.

“Berharap setelah kegiatan ini selesai, mereka lebih peduli akan keselamatan dirinya saat hendak melaut mencari ikan, dan besar harapanya ilmu yang didapatnya selama pelatihan 2 hari ini, bisa meminimalisir korban nelayan yang meninggal akibat kecelakaan saat melaut,” harapnya.

Baca Juga:  Kabar Baik, Lelang Ulang Proyek Tol Getaci Ditargetkan Paling Lambat Akhir Tahun

Usman menambahkan, pelatihan ini adalah bentuk kolaborasi pentahelix dari warga, lembaga, Komunitas, media, akademisi dan swasta. Dukungan dari pihak Jaswita, Migas Utama Jabar, Ron88 membuat kegiatan bisa berjalan lancar.

Sementara itu, peserta dari Kabupaten Bekasi, Surlim (50) mengaku sangat antusias saat dirinya mendengar pelatihan yang diadakan JQR untuk melatih para nelayan.

Menurut Surlim, dirinya yang sudah puluhan tahun menjadi nelayan, belum pernah mengikuti kegiatan penyelamatan khusus untuk nelayan.

“Luar biasa menambah pengalaman, baru pertama kali mengikuti rescue kegiatan seperti ini, jadi berkesan banget,” ujar Surlim di lokasi.

Baca Juga:  Gerindra Unggul di DPRD Provinsi, Dedi Mulyadi: Hatur Nuhun Warga Jabar

Surlim mengatakan, meskipun lokasinya berada di Pangandaran, sedangkan dirinya menjadi nelayan di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi yang menjadi peserta paling jauh, sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini.

Dirinya berharap, kegiatan bagi nelayan ini bisa diadakan setiap tahunnya dan bisa dilaksanakan di kota-kota lainnya.

“Dengan adanya kegiatan harus ada lagi dan berkelanjutan, semoga tahun depan bisa ada lagi kegiatan seperti ini, kalau bisa diadakan di kota-kota lainnya juga lebih bagus, biar merata,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Jabar nelayan pelatihan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.