Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Sabtu, 24 Oktober 2026 11:36 WIB

Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung

Sabtu, 24 Oktober 2026 09:32 WIB

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Sabtu, 24 Oktober 2026 09:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang
  • Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung
  • Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas
  • Lagi-lagi Bikin Haru! Perhatian Amanda Manopo ke Fajar Sadboy Usai Beli Rumah Cash di Usia 19 Tahun
  • Pakai Akun IKD, Begini Alur Pembaruan Profil Penerima Bansos 2027 Lewat HP
  • BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP
  • Bangga! Jajanan Kaki Lima Bandung Ini Jadi Gorengan Terbaik Kedua di Dunia
  • Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sensus Ekonomi 2026: Strategi Berbasis Data untuk Kesejahteraan Masyarakat Jabar

By SusanaRabu, 9 Oktober 2024 05:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan pada 2026 bertujuan untuk memetakan golongan masyarakat yang dapat dibantu oleh pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman, saat memberikan keynote speech dalam Diskusi Kelompok Terarah (FGD) Strategi Pengumpulan Data Sensus Ekonomi 2026 di Prime Park Hotel, Kota Bandung, pada Selasa (8/10/2024).

“Harapannya, FGD lintas pemangku kepentingan di Jawa Barat menjadi salah satu kunci dalam pembangunan untuk menyejahterakan masyarakat, sehingga perekonomian Jabar menjadi jauh lebih baik. Namun, kita harus menguasai datanya,” ungkap Herman.

Herman menilai bahwa pemetaan yang berjalan lancar akan membantu pengambil keputusan dalam menentukan kebijakan yang tepat sasaran untuk masyarakat.

Baca Juga:  Yayasan Jawa Barat Bangun Bangsa Resmi Berdiri, Siap Perkuat Misi Sosial dan Kemanusiaan

“Pengambilan keputusan bisa dilakukan mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Harapannya, para pejabat publik dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan dapat mengadopsi evidence-based policy,” tambahnya.

Dengan kebijakan berbasis data, Herman optimis bahwa program-program yang dihasilkan akan mampu menyejahterakan masyarakat.

“Ini sangat penting, bukan hanya untuk BPS, tetapi untuk Jawa Barat secara keseluruhan, agar rakyat Jabar sejahtera. Menyejahterakan hari ini tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa; harus saintifik, berbasis bukti dan data. Sensus adalah salah satu cara untuk mendapatkan data terbaik,” tuturnya.

Baca Juga:  Tinjau Uji Coba Makan Siang Bergizi Siswa SD di Sumedang, Sekda Herman: Mereka Senang

Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus menambahkan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi bertujuan untuk mendapatkan hasil yang tepat sasaran dan masif dalam memetakan program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kita sedang membangun kolaborasi dengan semua pihak untuk mendapatkan strategi yang efisien dan efektif guna memperoleh hasil maksimal sesuai yang diinginkan pemerintah. Hasilnya nanti akan digunakan untuk kesejahteraan rakyat,” ucap Darwis.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Simulasikan Efisiensi APBD 2025, Potensi Hemat hingga Rp 2 Triliun

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS RI, Ateng Hartono, menekankan pentingnya kolaborasi dalam Sensus Ekonomi 2026 sebagai rujukan untuk menentukan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Apresiasi terhadap data ini jangan sampai berhenti di sini. Data ini harus dimanfaatkan oleh pemerintah daerah. Kita perlu memperkuat kolaborasi antara BPS Jawa Barat dengan pemerintah provinsi,” sebut Ateng.

“Mudah-mudahan ini menjadikan Jawa Barat semakin unggul, terdepan, dan maju,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bansos

BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.