Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Jumat, 18 September 2026 15:54 WIB

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

Jumat, 18 September 2026 15:44 WIB

Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya

Jumat, 18 September 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan
  • Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali
  • Cari Bakso dan Mie Ayam Enak di Bandung? Ini 4 Rekomendasinya
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

97 Gempa dan 225 Ribu Sambaran Petir, Januari 2026 Jadi Bulan Mencekam di Jawa Barat

By SusanaMinggu, 1 Februari 2026 17:01 WIB2 Mins Read
ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – BMKG Stasiun Geofisika Bandung mencatat sebanyak 97 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Jawa Barat sepanjang Januari 2026.

Selain aktivitas gempa, BMKG juga merekam 225.739 kejadian petir di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama periode yang sama.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan puluhan gempa bumi tersebut memiliki kedalaman hiposenter yang bervariasi, mulai dari gempa dangkal hingga gempa dalam.

“Gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer terjadi sebanyak 80 kali, gempa menengah berkedalaman 60–300 kilometer sebanyak 16 kali, serta 1 gempa dalam dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer. Rentang kedalaman hiposenter berada antara 2 kilometer hingga 319 kilometer,” ujar Ayu, sapaan akrab Teguh Rahayu, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga:  Mengenal Flores Back-Arc Thrust: Patahan Purba di Balik Gempa M 7,7 NTT

Mayoritas Gempa Berpusat di Laut Selatan Jawa

Dari sisi kekuatan, gempa bumi yang terjadi di Jawa Barat selama Januari 2026 memiliki magnitudo terbesar M 3,8 dan terkecil M 1,3. Berdasarkan lokasi pusat gempa, 62 kejadian tercatat berpusat di laut selatan Jawa, sementara 35 gempa lainnya berpusat di daratan.

Sepanjang Januari 2026, BMKG mencatat dua gempa bumi yang dirasakan masyarakat. Salah satunya terjadi pada 30 Januari 2026 pukul 05.13 WIB dengan kekuatan M 2,7.

Baca Juga:  Prediksi BMKG: Desember Jadi Fase Puncak Musim Hujan

Gempa tersebut berpusat di koordinat 6,87 Lintang Selatan dan 107,75 Bujur Timur, atau sekitar 19 kilometer barat Kabupaten Sumedang, dengan kedalaman 5 kilometer.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Sukasari, Tanjungsari, Cileunyi, Cilengkrang, Cimenyan, Lembang, hingga Ujungberung, dengan intensitas II–III MMI.

BMKG Rekam 225.739 Sambaran Petir di Jawa Barat

Selain aktivitas seismik, BMKG Stasiun Geofisika Bandung juga memantau aktivitas kelistrikan atmosfer. Selama Januari 2026, tercatat 225.739 kejadian sambaran petir di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Potensi Banjir Jakarta 2020 Terulang Kembali

“Aktivitas sambaran petir tertinggi terjadi pada 29 Januari 2026 dengan 43.525 kejadian. Sementara aktivitas terendah tercatat pada 25 Januari 2026, hanya 2 kejadian,” jelas Ayu.

Berdasarkan data BMKG, wilayah dengan jumlah sambaran petir tertinggi meliputi Kabupaten Sumedang, Majalengka, dan Kuningan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.