Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

97 Gempa dan 225 Ribu Sambaran Petir, Januari 2026 Jadi Bulan Mencekam di Jawa Barat

By SusanaMinggu, 1 Februari 2026 17:01 WIB2 Mins Read
ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – BMKG Stasiun Geofisika Bandung mencatat sebanyak 97 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Jawa Barat sepanjang Januari 2026.

Selain aktivitas gempa, BMKG juga merekam 225.739 kejadian petir di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama periode yang sama.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan puluhan gempa bumi tersebut memiliki kedalaman hiposenter yang bervariasi, mulai dari gempa dangkal hingga gempa dalam.

“Gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer terjadi sebanyak 80 kali, gempa menengah berkedalaman 60–300 kilometer sebanyak 16 kali, serta 1 gempa dalam dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer. Rentang kedalaman hiposenter berada antara 2 kilometer hingga 319 kilometer,” ujar Ayu, sapaan akrab Teguh Rahayu, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga:  Gelombang Tinggi Terjang Selatan Jabar hingga DIY, BMKG Imbau Warga Waspada

Mayoritas Gempa Berpusat di Laut Selatan Jawa

Dari sisi kekuatan, gempa bumi yang terjadi di Jawa Barat selama Januari 2026 memiliki magnitudo terbesar M 3,8 dan terkecil M 1,3. Berdasarkan lokasi pusat gempa, 62 kejadian tercatat berpusat di laut selatan Jawa, sementara 35 gempa lainnya berpusat di daratan.

Sepanjang Januari 2026, BMKG mencatat dua gempa bumi yang dirasakan masyarakat. Salah satunya terjadi pada 30 Januari 2026 pukul 05.13 WIB dengan kekuatan M 2,7.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Bandung Selatan, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Gempa tersebut berpusat di koordinat 6,87 Lintang Selatan dan 107,75 Bujur Timur, atau sekitar 19 kilometer barat Kabupaten Sumedang, dengan kedalaman 5 kilometer.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Sukasari, Tanjungsari, Cileunyi, Cilengkrang, Cimenyan, Lembang, hingga Ujungberung, dengan intensitas II–III MMI.

BMKG Rekam 225.739 Sambaran Petir di Jawa Barat

Selain aktivitas seismik, BMKG Stasiun Geofisika Bandung juga memantau aktivitas kelistrikan atmosfer. Selama Januari 2026, tercatat 225.739 kejadian sambaran petir di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Baca Juga:  Pasca Gempa, BMKG Imbau Warga Sumedang Waspada Selama Seminggu

“Aktivitas sambaran petir tertinggi terjadi pada 29 Januari 2026 dengan 43.525 kejadian. Sementara aktivitas terendah tercatat pada 25 Januari 2026, hanya 2 kejadian,” jelas Ayu.

Berdasarkan data BMKG, wilayah dengan jumlah sambaran petir tertinggi meliputi Kabupaten Sumedang, Majalengka, dan Kuningan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.