Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada! Kasus Saluran Pernapasan di Jabar Melonjak, Dinkes Ungkap Gejala Ganas Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 15:39 WIB
peredaran narkoba

Bikin Geger! Dua Pria Diduga Transaksi Narkoba Modus Tempel Ditangkap di Antapani

Senin, 21 September 2026 15:30 WIB

PARAH! Ibadah Gereja Dihentikan Paksa Warga, Nasib Pria Ini Bikin Netizen Geram!

Senin, 21 September 2026 15:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada! Kasus Saluran Pernapasan di Jabar Melonjak, Dinkes Ungkap Gejala Ganas Influenza Tipe A
  • Bikin Geger! Dua Pria Diduga Transaksi Narkoba Modus Tempel Ditangkap di Antapani
  • PARAH! Ibadah Gereja Dihentikan Paksa Warga, Nasib Pria Ini Bikin Netizen Geram!
  • Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pemkot Bandung Siapkan Strategi Hidupkan Pasar Baru
  • Catat Jadwalnya! Perjalanan Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai Pekan Ini
  • Video Penemuan Tengkorak Manusia di Kuningan Viral, Identitas Korban Akhirnya Terungkap
  • Persib Bersiap Kembali ke Asia! Port FC Jadi Lawan Pertama di ASEAN Club Championship
  • Ditempa Perjalanan Ekstrem 17 Hari, Igor Tolic Bangga Perjuangan Habis-habisan Skuad Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

JOHN HERDMAN SALAH STRATEGI?! Terlalu Pede, Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam di Rumah Sendiri!

By SusanaSelasa, 4 Agustus 2026 10:02 WIB6 Mins Read
Timnas Indonesia. Foto: Instagram @timnasindonesia.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Stadion Pakansari, Bogor, awalnya dipersiapkan menjadi panggung pembuktian Timnas Indonesia. Dengan dukungan penuh suporter dan modal dua kemenangan beruntun, skuad Garuda datang menghadapi Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 dengan keyakinan tinggi.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bahkan menyebut duel kontra Vietnam sebagai momentum bagi timnya untuk mengambil kendali persaingan grup.

Namun, sepak bola tidak selalu berjalan sesuai skenario. Harapan besar yang dibangun sebelum pertandingan justru berakhir dengan kenyataan pahit. Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026) malam.

Kekalahan tersebut menjadi tamparan keras bagi skuad Garuda sekaligus pengingat bahwa perjalanan menuju gelar juara Piala AFF 2026 masih sangat panjang.

Sebelum Laga, John Herdman Yakin Timnas Indonesia Siap Menang

Sebelum menghadapi Vietnam, suasana di kubu Timnas Indonesia berada dalam kepercayaan diri tinggi.

Indonesia datang dengan catatan sempurna setelah meraih dua kemenangan pada laga sebelumnya. Garuda membuka Piala AFF 2026 dengan kemenangan besar 5-1 atas Kamboja, kemudian kembali tampil meyakinkan dengan mengalahkan Timor Leste 3-0.

Hasil tersebut membuat Indonesia berada di jalur positif untuk lolos ke semifinal.

Di sisi lain, Vietnam juga bukan lawan sembarangan. Sang juara bertahan membuka turnamen dengan kemenangan besar 7-0 atas Timor Leste sebelum bermain imbang tanpa gol menghadapi Singapura.

Pelatih John Herdman memahami bahwa Vietnam merupakan salah satu kekuatan terbesar sepak bola Asia Tenggara. Namun, ia menegaskan anak asuhnya tidak datang untuk bertahan.

“Lawan Vietnam akan menjadi ujian berat dan kami sangat gembira menyambutnya, karena hal seperti ini yang dinantikan dalam sebuah turnamen,” ujar Herdman sebelum pertandingan.

Menurut Herdman, laga tersebut merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kualitas menghadapi tim terbaik kawasan.

“Menghadapi tim terbaik yang akan menentukan buat kedua tim. Bagi kami, ini adalah momen untuk mengambil kendali. Sementara bagi Vietnam, mereka harus menang atau imbang untuk terus melaju,” katanya.

Baca Juga:  Panas! Jeje Balas Sindiran Bung Towel ke STY: Tolong Jaga Etika!

Herdman juga memastikan persiapan Indonesia tidak dilakukan secara berlebihan.

Menurutnya, fokus utama tim adalah memperbaiki kekurangan dari pertandingan sebelumnya, terutama dalam menjaga konsistensi permainan.

“Tidak ada yang spesial dalam persiapan kami. Kami fokus evaluasi dari laga kontra Timor Leste,” ujar pelatih asal Inggris tersebut.

Rivalitas Panjang Indonesia vs Vietnam Jadi Latar Pertarungan Besar

Pertemuan Indonesia melawan Vietnam selalu memiliki cerita panjang.

Sejak pertama kali bertemu pada 1991, kedua negara telah berhadapan sebanyak 31 kali di berbagai ajang.

Indonesia mencatat 11 kemenangan, Vietnam meraih sembilan kemenangan, sementara 11 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Produktivitas gol kedua tim juga hampir berimbang. Indonesia mencetak 36 gol ke gawang Vietnam, sedangkan Vietnam membalas dengan 35 gol.

Khusus di ajang Piala AFF, kedua tim telah bertemu sebanyak 11 kali sejak edisi 1996.

Indonesia mencatat tiga kemenangan, Vietnam meraih dua kemenangan, dan enam pertandingan lainnya berakhir imbang.

Namun, duel di Pakansari menjadi cerita berbeda. Vietnam datang dengan organisasi permainan yang lebih matang dan mampu mengeksploitasi kelemahan Indonesia.

Realita di Lapangan: Vietnam Hancurkan Strategi Garuda

Ketika pertandingan dimulai, harapan kemenangan Indonesia perlahan berubah menjadi tekanan.

Vietnam langsung menunjukkan karakter sebagai tim yang disiplin dan berpengalaman.

Baru enam menit pertandingan berjalan, Nguyen Van Vi berhasil membobol gawang Nadeo Argawinata dan membawa Vietnam unggul 1-0.

Indonesia belum sempat menemukan ritme permainan ketika Nguyen Hai Long kembali mencetak gol pada menit ke-15.

Dua gol cepat tersebut membuat Vietnam semakin percaya diri.

Memasuki babak kedua, Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, justru Vietnam yang berhasil menambah keunggulan melalui Nguyen Xuan Son pada menit ke-71.

Baca Juga:  FIFA Matchday 2026: Link Live Streaming dan Jadwal Tayang Indonesia vs Oman Malam Ini

Skor akhir 3-0 menjadi bukti bahwa Vietnam tampil lebih efektif dibandingkan Indonesia.

Kemenangan tersebut membuat Vietnam naik ke puncak klasemen Grup A dengan tujuh poin dari tiga laga.

Sementara Indonesia harus turun ke posisi ketiga dengan koleksi enam poin.

Kritik Suporter: “Dimana Mental Kalian?”

Usai pertandingan, kekecewaan terlihat dari para pendukung Timnas Indonesia.

Suporter yang hadir memberikan pesan langsung kepada para pemain agar menjadikan kekalahan tersebut sebagai evaluasi sebelum menghadapi Singapura.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @skorindonesia, seorang suporter meminta pemain tidak kembali mengulangi kesalahan.

“Kenapa malam ini kalian kalah, di mana mental kalian? Kekalahan malam ini jangan terulang ketika nanti lawan Singapura. Kami tunggu janji kalian menang di Singapura, karena akan membawa kita ke semifinal. Kami menunggu lama lihat kamu angkat piala,” ujar suporter tersebut.

Kritik tersebut bukan semata bentuk kekecewaan, tetapi juga menggambarkan harapan besar publik terhadap Timnas Indonesia.

Netizen Soroti Strategi, Pemain, hingga Mental Bertanding

Kekalahan dari Vietnam juga memunculkan banyak komentar dari warganet.

Sebagian besar menyoroti keputusan strategi John Herdman, performa pemain, hingga kesiapan mental menghadapi pertandingan besar.

Salah satu netizen menilai komposisi pemain dan posisi beberapa pemain tidak berjalan maksimal.

“Sudah salah strategi sejak awal, menurunkan Amat sejak awal, bukannya jelek, tapi tidak cocok lawan Vietnam yang pemainnya kencang-kencang. Ridho dites ditugaskan fullback, hancurlah,” tulis akun @mhd***.

Komentar lain mempertanyakan keputusan memainkan Nadeo Argawinata sebagai penjaga gawang.

“Waktu Nadeo starting sudah curiga kebobolan banyak. Setidaknya kalau bek blunder, kipernya punya insting bagus mungkin bisa beda skornya,” tulis akun @ahm***.

Ada juga netizen yang mengingatkan bahwa kemenangan atas tim seperti Kamboja dan Timor Leste tidak bisa menjadi ukuran kekuatan sebenarnya.

“Sudah dibilang, ujian sesungguhnya di Vietnam dan Thailand. Jangan terlalu senang dulu pas lawan Kamboja dan Timor Leste,” tulis akun @waw***.

Baca Juga:  Training Match: Tak Ada Gol Tercipta di Laga Timnas Indonesia Vs Tanzania

Sementara komentar lain menilai masalah utama Indonesia ada pada mental bertanding.

“Terlalu overconfidence, merasa lebih hebat dan kuat. Ini bukan soal kualitas pemain, tapi soal mental,” tulis akun @hus***.

Peluang Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026

Meski kalah dari Vietnam, peluang Timnas Indonesia belum sepenuhnya tertutup.

Indonesia masih memiliki satu pertandingan terakhir melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Namun, laga tersebut menjadi pertandingan wajib menang bagi skuad Garuda.

Jika Indonesia kalah atau bermain imbang, peluang lolos ke semifinal akan sangat sulit bahkan bisa berakhir gagal.

Saat ini Vietnam dan Singapura berada di posisi teratas dengan tujuh poin, sementara Indonesia mengoleksi enam poin.

Masihkah Indonesia Bisa Juara Piala AFF 2026?

Kekalahan dari Vietnam membuat jalan Indonesia menuju gelar juara Piala AFF 2026 menjadi lebih berat.

Namun, peluang belum tertutup sepenuhnya.

Jika mampu melewati fase grup dan lolos ke semifinal, Indonesia tetap memiliki kesempatan karena fase gugur akan menghadirkan pertandingan dengan tekanan berbeda.

Skuad Garuda memiliki modal kualitas pemain seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, Thom Haye, Marc Klok, hingga Ivar Jenner.

Akan tetapi, untuk mengangkat trofi Piala AFF, Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar talenta.

Mental juara, konsistensi permainan, dan kemampuan menghadapi tekanan besar harus segera diperbaiki.

Kekalahan 0-3 dari Vietnam menjadi alarm bagi John Herdman dan anak asuhnya.

Sebab, untuk menjadi juara Asia Tenggara, Indonesia tidak cukup hanya tampil bagus saat melawan tim yang berada di bawah levelnya.

Garuda harus mampu memenangkan pertandingan besar.

Dan laga melawan Singapura akan menjadi kesempatan pertama untuk membuktikan bahwa kekalahan dari Vietnam hanyalah sebuah pukulan sementara, bukan akhir dari perjalanan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

John Herdman Piala AFF 2026 Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Catat Jadwalnya! Perjalanan Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai Pekan Ini

Cuma 2 Tahun Main Teqball, Sumaya Langsung Tembus Final Asian Games 2026

Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

4,65 Detik Mengubah Segalanya: Jejak Robby dari Gresik hingga Jadi Raja Speed Dunia

Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara

Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.