bukamata.id – Hasil positif berhasil diamankan Persib Bandung saat melawat ke kandang Persijap Jepara dalam lanjutan kompetisi Super League 2026/2027. Skuad berjuluk Maung Bandung tersebut sukses memetik kemenangan tipis 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Minggu malam, 20 September 2026.
Tambahan tiga angka ini dinilai sangat krusial mengingat beban fisik yang harus ditanggung para pemain dalam sebulan terakhir. Sebelum melawat ke Jawa Tengah, Maung Bandung baru saja merampungkan agenda internasional yang melelahkan ke Korea Selatan guna menantang FC Seoul dalam ajang AFC Champions League Two.
Juru taktik Persib, Igor Tolic, membeberkan bahwa anak asuhnya harus melahap jarak perjalanan darat dan udara yang luar biasa jauh serta melakoni serangkaian laga away yang menguras tenaga melawan Persija, FC Seoul, hingga Persijap.
“Akhirnya saya merasa senang setelah saya rasa menempuh perjalanan sekitar 13.000 atau 14.000 kilometer dalam 17 hari terakhir, dan melakoni tiga pertandingan, kami mengakhirinya dengan tiga poin. Saya pikir ini sangat layak kami dapatkan,” kata Igor.
Dalam duel tersebut, tim tamu sempat dikejutkan oleh gol cepat tuan rumah. Persijap membuka keunggulan lebih dulu lewat titik putih yang sukses dieksekusi oleh Jose Lopez pada menit ke-13. Namun, respons cepat ditunjukkan skuad Pangeran Biru. Hanya berselang delapan menit, Thom Haye berhasil membawa timnya imbang lewat sundulan terarah di menit ke-21.
Selepas jeda, momentum beralih sepenuhnya ke kubu tamu. Memasuki menit ke-55, Uilliam Barros memanfaatkan blunder fatal di lini pertahanan tuan rumah untuk membalikkan kedudukan menjadi 2-1 sekaligus mengunci kemenangan.
Meski menang, pelatih asal Kroasia tersebut merasa skuadnya seharusnya bisa membukukan margin skor yang lebih besar jika mampu memaksimalkan seluruh peluang emas yang tercipta di sepanjang 90 menit laga.
“Kami punya momen-momen yang sangat, sangat bagus hari ini. Kamin bisa mencetak gol, tidak hanya dua gol, tapi kita seharusnya bisa mencetak beberapa gol lagi. Tetapi, inilah sepakbola,” ujarnya.
Lebih lanjut, Igor turut melayangkan pujian bagi kubu lawan meski Laskar Kalinyamat saat ini tertahan di zona merah klasemen sementara akibat rentetan hasil negatif di awal musim. Menurutnya, secara taktik Persijap tampil cukup solid dan terorganisir dengan baik.
“Kami bertanding melawan tim tuan rumah yang sangat terorganisasi, yang saat ini berada di posisi bawah klasemen, tapi saya yakin setelah beberapa pertandingan ke depan mereka tidak akan ada di sana lagi karena mereka adalah tim yang bagus,” katanya.
Hasil manis di Jepara ini sekaligus memutus tren minor Persib saat bersua Persijap pada musim-musim sebelumnya. Pada edisi kompetisi lalu, Maung Bandung gagal mendulang kemenangan dalam dua pertemuan, yakni takluk 1-2 di Jepara pada Agustus 2025 dan tertahan imbang tanpa gol di Bandung pada Mei 2026.
Igor mengakui bahwa misi mencuri poin penuh di kandang lawan kali ini membutuhkan pengorbanan ekstra di tengah kelelahan fisik yang mendalam.
“Tidak mudah datang ke sini. Kami tentu saja pada akhirnya sudah menduga bahwa tim lawan akan memberikan tekanan, tetapi inilah karakter kami, kami berjuang sampai akhir. Dan kemudian kami berhasil membawa pulang tiga poin, yang merupakan hal paling penting,” tuturnya.
Menatap ke depan, skuad utama Persib akan diberikan waktu pemulihan yang cukup memanfaatkan jeda kompetisi, sebelum kembali dihadapkan pada jadwal padat sepuluh laga beruntun berikutnya.
“Sekarang kami akan beristirahat dan bersiap untuk siklus berikutnya, yaitu sepuluh pertandingan berturut-turut,” ujarnya.
Senada dengan sang pelatih, kapten tim Marc Klok tidak menampik bahwa faktor kelelahan perjalanan serta rekor buruk masa lalu membuat laga tandang ini menjadi ujian berat bagi rekan-rekan setimnya.
“Seperti coach bilang, kita ada perjalanan cukup jauh, jadwal sangat padat dan kita tahu melawan Persijap itu tim yang sulit. Lama kita tidak bisa menang. Jadi saya bangga dengan performa tim,” kata Klok.
Pemain naturalisasi tersebut mengapresiasi mentalitas rekan-rekannya yang tetap tampil spartan dan menunjukkan etos kerja tinggi di atas lapangan meskipun situasi eksternal tidak sepenuhnya mendukung.
“Walaupun capek, walaupun jauh, walaupun fasilitas kurang, kita datang ke sini dengan sikap sangat baik, dengan kerja keras sangat baik, dan juga dengan permainan yang hebat. Skor 2-1 mungkin saya bisa happy hari ini, tapi pada akhirnya saya sangat senang dengan ini,” ujarnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










